Daftar Nama Calon Jemaah Haji Reguler Tahun Keberangkatan 2017

Komentar

Daftar nama calon jemaah haji reguler tahun ini / Pic source : okezone

Salah satu ibadah yang sangat dinanti oleh setiap umat Islam, bukan hanya karena menjadi salah satu bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT saja.

Namun orang-orang yang telah melaksanakan ibadah ini guna menjadikan semua rukun Islam bisa menjadi lengkap.

Ibadah apakah itu?

Also read : Bagi yang Ingin Berhaji, Bismillah Inilah Bekal Ilmunya! InsyaAllah Tahun Depan Bisa

Setiap orang pastilah menginginkan untuk melaksanakannya, sampai mereka semua rela menunggu beberapa tahun lamanya untuk berharap di tahun kemudian bisa segera berangkat dan mendirikan ibadah yang agung tersebut.

Benar, itulah ibadah haji yang mungkin kita sendiri pun sangat berharap bisa menjalankannya walau hanya sekali seumur hidup.

Berbicara mengenai ibadah haji, dimana pada tahun ini pastilah banyak yang menanti apakah namanya tercetak pada sistem informasi untuk diberangkatkan ke tanah suci nantinya.

Sehubungan dengan hal tersebut, info keberangkatan haji tahun ini bisa menjadi acuan bagi para jemaah yang ingin mengetahui data mereka apakah sudah terverifikasi ataukah belum.

Oleh karena itulah perkiraan keberangkatan haji tahun ini bisa diketahui lewat daftar nama calon jemaah haji reguler yang berhak lunasi BPIH 2017.

Di mana proses pelunasan bisa dilakukan dengan cara mengunjungi Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH tempat setoran awal dengan cara menunjukan bukti pembayaran setoral awal BPIH lembar pertama.

Berikut adalah Daftar Nama Calon Jamaah Haji Tahun 2017 yang berhak lunas BPIH yang bisa dilihat secara langsung pada ulasan ini, dilansir dari laman haji kemenag.

Berhak Lunas Haji Reguler Tahap Kedua Tahun 1438H/2017M


Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Aceh Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Bangka Belitung Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Bali Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Banten Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Bengkulu Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi DKI Jakarta Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Gorontalo Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Jawa Barat Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Jambi Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Jawa Tengah Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Jawa Timur Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Yogyakarta Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Kalimantan Barat Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Kalimantan Timur Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Kepulauan Riau Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Lampung Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Maluku Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Maluku Utara Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Papua Barat Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Papua Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Riau Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sulawesi Barat Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sulawesi Utara Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sumatera Barat Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sumatera Selatan Tahun 1438H/2017M



Berhak Lunas Haji Reguler Provinsi Sumatera Utara Tahun 1438H/2017M



Setelah mengetahui perihal perkiraan berangkat haji jemaah Indonesia pada tahun ini, lantas bagaimana dengan kita yang merasa masih jauh untuk menunaikan ibadah tersebut?

Bisa ditelisik dari daftar nama calon jamaah haji reguler tahun keberangkatan 2016, yakni dengan bertanya kepada mereka yang telah kembali ke tanah air.

Sehingga bagi kita yang mungkin saja ingin segera menabung dan berharap bisa menginjakkan kaki di tanah suci, selain memperbanyak berdoa dan amalan kebaikan.

Pun dengan menggunakan motto haji pintar 2016 untuk digunakan pada haji di tahun yang dikehendaki.

Apa itu haji pintar?

Also read : Bolehkah Menunaikan Umroh Dengan Biaya Dari Berhutang? Ini Penjelasannya

Haji Pintar Anjuran Menag (Menteri Agama)

Setiap tahun pastilah akan ada jemaah yang diberangkatkan haji atau pun umrah.

Apalagi setelah kunjungan Raja Arab Saudi beberapa waktu lalu, kuota haji pun ditambah sebagai bentuk kerja sama bilateral antara kedua negara.

Dari hal tersebut Menteri Agama pun menganjurkan kepada para jemaah yang ingin mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji untuk menjadi haji pintar.

Yakni dengan mengetahui estimasi keberangkatan haji reguler setiap tahunnya, atau bahasa kerennya aktif untuk cek kuota haji secara berkala.

Cara mudahnya dengan menerangkan SPPH atau Surat Pendaftaran Pergi Haji dengan nomor porsi yang tertera.

Dilanjutkan untuk mengunjungi situs laman Kementerian Agama Republik Indonesia, http://haji.kemenag.go.id dan memeriksa nomor porsi pada halaman perkiraan berangkat.

Perlu diketahui bahwa perkiraan berangkat dapat berubah sesuai dengan regulasi, maka kita bisa memperbanyak berdoa agar waktu untuk pergi berhaji yang kita inginkan bisa terlaksana dengan baik.

Kemudian setelah melanjutkan untuk menekan tombol cari pada laman tersebut, akan tertera beberapa informasi yang diantaranya adalah identitas diri jemaah lengkap dengan estimasi perkiraan kapankah bisa berangkat berhaji.

Setelah mengetahui hal tersebut, lantas apa yang harus dilakukan oleh para jemaah yang ingin segera melengkapi apa-apa saja yang dianjurkan sebelum pergi berangkat haji?


Persiapan Jemaah Haji

Setelah mengetahui kapankah perkiraan keberangkan haji para jemaah nantinya, salah satu yang harus dilakukan sebagai bentuk persiapan diri adalah dengan yang pertama, yaitu dianjurkan untuk melunasi BPIH yang telah diulas sebelumnya.

Kemudian setelah seluruh biaya dan juga data dilengkapi, maka persiapan selanjutnya adalah dengan memantapkan ilmu manasik haji. Pun dengan memperbanyak berdoa dan amalan kebaikan agar segera menginjakkan kaki di tanah suci.

Selanjutnya yang mungkin dianggap sepele namun malah menjadi kunci sukses ketika berhaji maupun umrah adalah dengan rutin berolahraga.

Atur pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya serat dan penuhi asupan gizi.

Kemudian lakukan olahraga secara teratur dan istirahat yang cukup agar menjadikan tubuh kita fit dan tidak drop saat berada di sana.

Nah bagaimana, sudah mengerti bukan bagaimana seharusnya calon jemaah haji bersikap sebelum tanggal keberangkatannya tiba?

Selain itu, apa saja hal-hal yang mungkin bisa dilakukan oleh orang yang ingin berhaji namun masih dalam rangka menabung dan belum mendaftarkan diri untuk pergi?

Tolak Ukur Haji dan Caranya

Barangsiapa yang mampu berangkat menuju Mekkah dengan berbagai sarana yang ada, maka dia wajib berhaji dan berumrah.

Apabila dia mampu berjalan dan mengangkut barangnya, atau menjumpai orang lain yang dapat mengangkutnya, maka dia wajib berhaji dan berumrah.

Demikian pula, jika dia mampu membayar biaya transportasi untuk menggunakan alat transportasi modern seperti kapal laut, mobil, dan pesawat, maka haji dan umrah wajib baginya.

Apabila dia memiliki bekal dan kendaraan untuk berhaji, namun tidak mampu menemukan orang yang bisa menjaga barang dan keluarganya, atau dia tidak memiliki uang untuk dinafkahkan kepada keluarganya selama dia berhaji, maka haji tidak wajib baginya karena adanya masyaqqah.

Demikian pula, apabila ternyata jalur perjalanan adalah jalur yang rawan atau dia khawatir akan adanya perampok, adanya pajak yang teramat memberatkan, atau waktu tidak cukup untuk sampai ke Mekkah.

Atau dia tidak mampu menaiki berbagai alat transportasi yang ada dikarenakan sakit atau adanya bahaya, maka kewajiban haji gugur darinya dan dia wajib mencari orang untuk menggantikannya berhaji apabila dia memiliki kemampuan finansial untuk itu.

Namun jika dia tidak memiliki kemampuan finansial untuk itu, maka haji tidak wajib baginya. Wallahu a’lam.

Dari hal tersebut bisa disimpulkan jikalau haji bisa dilakukan oleh mereka yang memang benar-benar dikehendaki oleh Allah SWT untuk berkunjung ke tanah suci.

Akan tetapi, jika sedang menabung dan berharap suatu saat bisa mendaftarkan diri sebagai calon jemaah haji, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan melihat bagaimana biaya naik haji 2016 kemarin misalnya.

Sampai pada akhirnya nanti pada tahun yang akan datang saat semua tabungan bisa tergenapi adanya.

Nah, membahas perihal biaya haji, dimana telah dikutip dari berbagai sumber yang mana panitia kerja komisi VIII DPR bersama Kementerian Agama menyepakati biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 1438H atau 2017M yang dibayarkan jemaah atau direct cost sebesar Rp. 34.890.312.

Perihal rincian bisa ditelisik lebih lanjut pada laman Proses Penetapan Biaya Haji yang bisa menjadi acuan untuk mengecek biaya haji pada tahun-tahun berikutnya.

Jadi tak perlu risau dengan biaya yang ada, karena pastilah ketika ada niatan dan usaha yang keras maka InsyAllah akan ada jalan untuk kita berangkat ke tanah suci nantinya.
Top