BAHAYA! Jangan Pencet Jerawat di Dagu! Bisa Kena Sindrom Berbahaya

Penulis Unknown | Ditayangkan 23 Mar 2017

Jerawat sering muncul dalam tubuh manusia, terutama di bagian wajah. Padahal jerawat di wajah benar-benar mengganggu apalagi mengurangi tingkat ke-pd an mu.

BAHAYA! Jangan Pencet Jerawat di Dagu! Bisa Kena Sindrom Berbahaya

BACA JUGA: Sudah Pacaran Lama, Tapi Belum Juga Dilamar. Terimakasih!

Jerawat memang tidak dianjurkan untuk dipencet. Hal itu dikarenakan membuat bekas jerawat yang sulit hilang. Bahkan anda bisa juga terkena penyakit berbahaya. Apalagi di bagian dagu.

Dikutip dari liputan6, tumbuhnya jerawat di dagu rupanya menandakan adanya ketidakseimbangan hormon. "Jerawat di dagu atau di sepanjang garis rahang dapat menandakan polikistik ovarium sindrom atau jenis-jenis kelainan hormonal yang jika tidak diobati dapat meningkatkan risiko diabetes dan infertilitas," kata dermatolog Anne Chapas, M.D., dari Union Square Laser Dermatology, New York City.

Untuk meredakannya, anda bisa memakan makanan yang mempu menjaga kadar insulin yang dapat mengatur metabolism karbohidrat dan glukosa pada tubuh. Insulin inilah yang dapat merangsang hormone yang dapat memicu tumbuhnya jerawat.

"Beberapa studi menunjukkan bahwa biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran dapat mengurangi rangsangan hormonal yang menyebabkan jerawat," tambah Chapas.

Chapas juga merekomendasikan untuk menggunakan produk yang mengandung asam salisilat dan sulfur. Cukup dengan mengoleskan pada jerawat dan sekitarnya sehingga asam salisilat dapat membuka dan membersihkan pori-pori yang sebabkan jerawat. Sedangkan sulfur mampu mengurangi peradangan jerawat.

Nah ladies.. Jangan pencet jerawat ya. Bukannya reda, jerawat kita malah lama banget ilangnya.

SHARE ARTIKEL