Terungkap, Remaja Juga Butuh Sentuhan! Orang Tua Wajib Mengenali Hal Ini


Ketika anak-anak masih belum duduk di bangku sekolah, terutama di usia nol hingga lima tahun, mereka terlihat sangat lucu dan membuat orangtua tidak tahan untuk berhenti menyentuh atau mencium. Hal ini sangat berbeda ketika anak memasuki usia remaja. Di usia ini, seringkali anak merasa enggan untuk diberikan sentuhan sayang seperti ciuman atau pelukan dari orangtuanya.

Baca juga : Nenek Kesepian Ini Berani Bayar Jumlah Besar Wanita untuk Pura-Pura Jadi Anak! Tertarik?

Hal ini lumrah terjadi pada remaja, ucap Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psikolog Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI).

Pada usia remaja, mereka tidak ingin lagi terlihat sebagai anak yang manja kepada orangtuanya, bahkan mereka akan merasa risih jika Anda terlalu memperlakukannya seperti anak kecil. Akan tetapi, hal ini bukan berarti sentuhan orangtua, terutama ibu, bisa hilang begitu saja.

Sebab, anak remaja pun sebenarnya masih membutuhkan sentuhan tersebut. Jika pada saat anak-anak usia balita orang tua sering menyentuh mereka, maka jangan salah, saat usia remaja pun mereka masih membutuhkan sentuhan tersebut. Maka dari itu sebaiknya, jangan abaikan kekuatan dari sentuhan ini. Saat mereka sudah remaja, sentuhan orangtua bisa mengembalikan anak kepada rasa kenyamanan yang dirasakannya saat kecil.

Baca juga : Tau Nggak Sih, Mitos Ini Ternyata Masih Kamu Lakukan Sampai Hari Ini! Lho Kok Bisa?

Selain itu, hal ini juga ditekankan Vera berguna dalam mengurangi stres pada remaja. Menurut dia, beranikan diri untuk menyentuh anak yang di usia remaja. Sebab kontak fisik ini tetap perlu. Setidaknya Anda bisa mengusap atau memegang dahi mereka ketika sedang sakit karena hal-hal tersebut merupakan sesuatu yang bermakna lebih bagi anak.
Top