Sungguh Memalukan, Wanita Cina Ini Perlakukan Pasangannya Seperti Anjing!


Banyak yang mengatakan bahwa kekerasan dalam rumah tangga adalah salah satu perbuatan yang tidak baik dalam sebuah hubungan. Apalagi jika menilai pasangan yang seharusnya saling melengkapi dalam suatu hubungan. Ketika si perempuan mengalami kesulitan, si laki-laki membantu dan begitu sebaliknya.

Baca juga : Hukum Adat Berbicara, Arak Turis Pencuri, Warga Gili Trawangan Jadi Viral di Media Luar Negeri

Maksud manusia menjalani hubungan dengan lawan jenis adalah untuk mendapatkan kebahagiaan. Baik itu kebahagiaan lahiriyah maupun batiniyah. Oleh karena itu kekerasan dalam sebuah hubungan adalah haram hukumnya. Namun, apa jadinya jika ada pasangan yang rela disakiti dan dipermalukan didepan umum?

Kejadian tidak manusiawi terjadi di Tiongkok, tepatnya terjadi di jalan Fuzhou, Ibukota Provinsi Fujian, Cina. Seorang wanita memperlakukan seorang pria layaknya anjing. Hal tersebut membuat gempar jagat maya. Bagaimana tidak, pria ini diikatkan tali di lehernya dan dituntun seperti seekor anjing. Wanita tersebut memakai haighheels dan dress berwarna biru, berjalan di tengah keramaian jalanan.


Dilansir dari laman mirror, wanita dan pria tersebut merupakan sepasang kekasih. Lantas kenapa bisa diperlakukan seperti itu? Perlakuan yang membuat miris tersebut sontak membuat para pengguna jalan berhenti untuk melihatnya. Orang-orang yang menyaksikan kejadian tersebut langsung mengambil ponsel dan memotretnya. Sebagian saksi lain menyebutkan bahwa perlakuan wanita yang memperlakukan pria yang berbaju hitam itu merupakan tanda-tanda S & M.

Baca juga : Anak Konglomerat Korsel Mengamuk di Pesawat, Penyanyi Richard Marx Kawatirkan Kejadian Tersebut!

S & M merupakan singkatan dari sadisme dan masokisme. Masokisme merupakan kesenangan yang berasal dari rasa sakit fisik atau psikologis yang ditimbulkan pada diri sendiri baik oleh diri sendiri atau orang lain. Menurut saksi di tempat itu, sang wanita kadang berhenti dan mengelus kepala si pria dan mengatakan kepada orang yang lewat bahwa pria tersebut adalah anjing.

Keramaian yang dibuat oleh sepasang kekasih tersebut, mengundang polisi Fuzhou untuk datang. Polisi meminta si wanita untuk menghentikan perbuatannya. Kemudian wanita tersebut akhirnya melepaskan tali di leher si pria dan pergi ke pusat perbelanjaan.
Top