Bayi ini Dilahirkan dengan Memiliki DNA yang Terdiri dari Tiga Orangtua


Masa kini dan dulu seorang anak tentu biasanya dilahirkan dari seorang ibu dan ayah, hal ini sehingga bayi tersebut memiliki DNA yang serupa, baik dari pihak ayahnya atau ibunya. Namun hal tersebut telah membuktikan bayi yang telah lahir merupakan darah daging dari kedua orangtua yang jelas. Namun pada sekarang ini ilmu pengetahuan dan teknologi telah memungkinkan bahwasannya semua yang tidak sewajarnya dapat terjadi. Dengan hal ini yaitu salah satunyanya yang melahirkan bayi dengan sebuah teknik terbaru dan terkini yaitu melahirkan sosok bayi 'tiga orangtua'.

Teknik melahirkan bayi dari tiga orangtua tersebut yang artinya bayi yang telah dilahirkan memiliki DNA dari tiga orangtua. Namun keadaan ini supaya menghindari kondisi dari genetik mematikan yang dapat saja diturunkan oleh ibu bayi.

Dilansir dari Aishanews, seorang peneliti Dusko Ilic dari King College London, yang telah mengatakan bahwa teknik ini terbilang revolusioner. Melahirkan dengan metode ini sudah jelas disahkan di Inggris pada tahun lalu.

BACA JUGA : Kreatif, Bule Norwegia ini Ciptakan Lagu Berjudul "NASI PADANG", Nadanya bikin Kagum!

Teknologi dengan penemuan mutakhir dan terkini telah dilatarbelakangi dengan marak-maraknya DNA mitokondria yang telah diturunkan oleh perempuan, untuk yang sangat memungkinkan bayi dengan mengidap penyakit yang telah diderita oleh orangtuanya. Namun hal ini sehingga dengan kombinasi DNA ini dengan kemungkinan bayi akan terlahir sehat sejak berada di kandungan lebih besar.

Selanjutnya pada kasus terbarunya, sebuah teknik melahirkan tiga orangtua telah diterapkan pada orangtua yang berada di Yordania. Akan tetapi hal tersebut dilakukan karena pada ibu bayi memiliki penyakit sindrom Leigh, dengan kelainan neurometabolisme yang akan berdampak pada sistem saraf pusat yang dapat berakibat pada gangguan fatal di sistem saraf yang akan diwariskan dengan melalui DNA.

Ibu yang tidak disebutkan namanya tersebut sudah 20 tahun lebih mengidap penyakit sindrom Leigh. Namun hal ini menyebabkan dirinya kehilangan dua bayinya yang akibatnya kelainan saraf yang diderita pada bayi. Akhirnya teknik kombinasi DNA tersebut telah dipraktikan pada kehamilan yang selanjutnya.

Kombinasi DNA tersebut telah sukses dengan teknik ini dengan bayi yang ketiga, lahir dalam keadaan selamat yaitu tanpa ada kelainan saraf. Kelahiran bayi pada sekarang ini telah berumur 8 bulan yang artinya bayi pertama lahir dengan teknik kombinasi tiga orangtua telah suskses.
Top