“Anak Suka Belajar Tapi Benci Untuk Dipaksa Belajar”, Bagaimana Seharusnya ?

Penulis Dzikir Pikir | Ditayangkan 14 Jun 2016

“Anak Suka Belajar Tapi Benci Untuk Dipaksa Belajar”, Bagaimana Seharusnya ?
Anak suka belajar, belum tentu dapat dipaksa untuk belajar
Anak ibarat kertas kosong, apa yang kita tulis, apa yang kita catat akan selalu ada dan membekas.
Bagaimana menyikapi anak yang sebenarnya suka belajar, tapi saat disuruh belajar ia malas. Begitu pula dengan membaca. Anak suka membaca tapi benci dipaksa belajar.
Jangankan dipaksa, disuruh membaca saja tidak suka.

Salah satu cara belajar adalah dengan membaca. Anak anda mungkin saja suka membaca, tapi kembali pada “kertas kosong” yang tadinya harus diisi dengan catatan dulu malah tidak ada catatan “Bacalah”, maka apa yang terjadi? Ya tidak jadi membaca.

Baca Juga : 7 Manfaat Ajak Anak Main Diluar tanpa Gadget

Kemudian bagaimana? Orang tua dalam hal ini jangan memaksakan tapi memulai dengan sedikit demi sedikit.

Dikutip dari temankita.com, salah satu kiat agar anak suka membaca adalah dengan mengajaknya ke tempat yang banyak bukunya (seperti perpustakaan atau toko buku). Pepatah lama mengatakan, berkumpul dengan maling, jadi maling; berkumpul dengan orang alim, jadi orang alim. Ingin anak anda cerdas? Berkumpullah dengan orang cerdas. Salah satu tempat berkumpulnya orang cerdas ya di perpustakaan/toko buku.

Manfaat mengajak anak misal kita ambil ke toko buku,

1. Pergi ke toko buku membuat anak menyaksikan orang-orang yang tertarik dengan buku. Pemandangan yang akan membuatnya tertarik untuk mencoba membaca. Kalau orang lain suka membaca, mengapa saya tidak mencoba? Pada fase berikutnya mengetahui orang lain suka membaca akan merawat semangatnya untuk membaca dan belajar.

Baca Juga : Cara AMPUH dan AMAN Mengusir Nyamuk untuk Bayi

2. Pergi ke toko buku membuat anak menyaksikan buku sebagai sesuatu yang berharga. Orang bersedia mengeluarkan uang untuk membaca apa yang disukainya. Pasti ada misteri di balik buku sampai orang mau bersusah payah mendapatkannya. Saya juga ingin tahu misteri yang ada dalam buku.

3. Pergi ke toko buku membuat anak berjumpa beragam buku, berbagai genre, berbagai jenis, banyak penulis dan beragam kategori usia pembaca. Anak akan mendapat beragam stimulasi, apapun kegemarannya, apapun kecerdasan majemuknya. Suka cerita? Ada. Suka memasak? Ada. Suka robot? Ada. Suka memancing? Ada. Suka menyanyi? Ada. Dan banyak kegemaran lainnya.

Baca Juga : Lakukan Hal ini, Bila Anak Malas Belajar !

4. Pergi ke toko buku membuka kesempatan untuk berjumpa dengan anak lain yang mempunyai kegemaran atau minat yang sama. Berkenalan dengan teman yang mempunyai minat yang sama merupakan salah satu faktor yang merawat ketekunan belajar anak.

Jadi tunggu apalagi, segera dan sering-sering ajak anak ke toko buku/perpustakaan,  pada saat liburan atau pada saat akhir pekan. Tumbuhkan kegemarannya membaca, rawat ketekunan mengembangkan bakatnya.

SHARE ARTIKEL