Huruf Huruf Hijaiyah dan Tanda Bacanya

 14 Oct 2019  Isfatu Fadhilatul

Huruf Huruf Hijaiyah dan Tanda Bacanya

Ilustrasi huruf hijaiyah - Image from id.pinterest.com

Bagi kita umat Islam, membaca Alquran dengan baik dan benar merupakan salah satu kewajiban. Salah satu alasannya karena pada saat melaksanakan ibadah sholat, kita pasti membaca surat-surat pendek yang terdapat dalam Alquran. Hal itu tentu bukan hal instan yang langsung dapat kita praktekkan, namun kita harus belajar membaca Al-Quran sejak dini yaitu dimulai dengan mengenali huruf-huruf hijaiyah.

Huruf hijaiyah merupakan huruf alfabet yang berasal dari Arab. Huruf-huruf hijaiyah dan cara membacanya mempunyai aturan urutan yang berbeda dengan terminologi abjad. Meskipun Alquran diturunkan dengan huruf hijaiyah bukan berarti hanya ditujukan untuk golongan orang Arab saja, tetapi juga bagi seluruh umat Islam yang tersebar di seluruh dunia.

Untuk bisa memahami isi dari kitab suci Alquran, kita harus memahami huruf huruf hijaiyah dan tanda bacanya terlebih dahulu. Berikut artikel ini akan membahas mengenai huruf-huruf hijaiyah lengkap.

Huruf-Huruf Hijaiyah

Huruf hijaiyah ditulis dari kanan ke kiri, mengapa begitu? baca disini : Mengapa Tulisan Arab Ditulis dari Kanan ke Kiri? Ternyata Ini Faktanya!

Untuk mempelajari huruf-huruf hijaiyah, kita harus niat secara ikhlas terlebih dahulu. Karena tiap kegiatan yang dilandasi dengan niat insya Allah akan dipermudah oleh-Nya. Berikut huruf huruf hijaiyah dan cara membacanya.

ا  alif

ب   ba

ت   ta

ث   tsa

ج   jim

ج    ha

خ    kho

د     dal

ذ     dzal

ر     ro

ز     zay, zayy atau za

س    sin

ش    syin

ص   shod

ض   dhod

ط     tho

ظ     zho

ع     ain

غ     ghoin

ف    fa

ق    qof

ك    kaf

ل    lam

م    mim

ن   nun

و   wau

هـ   ha

لا   lam alif

ء   hamzah

ي   ya


Untuk mempermudah, perhatikan gambar huruf-huruf hijaiyah berikut.

Huruf Huruf Hijaiyah dan Tanda Bacanya

Gambar huruf hijaiyah - Image from id.pinterest.com

Huruf Huruf Hijaiyah Tunggal

Adapun semua huruf hijaiyah memiliki bentuk tunggal, namun terdapat huruf hijaiyah yang dapat disambung akan tetapi tidak dapat menyambung. Huruf inilah yang disebut sebagai huruf-huruf hijaiyah tunggal.

Adapun huruf yang dapat disambung akan tetapi tidak dapat menyambung berjumlah 6 huruf , yakni : ا , د , ذ , ر , ز , و

Maksud dari dapat disambung akan tetapi tidak dapat menyambung yakni apabila huruf tersebut berada di tengah atau di belakang dia bisa disambung oleh huruf didepannya , tetapi apabila huruf tersebut berada diawal kata maka huruf itu tidak dapat menggandeng huruf setelahnya.

Contohnya pada Q.S Al-Hijr ayat 1 berikut:

الٓر ۚ تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ وَقُرْءَانٍۢ مُّبِينٍۢ

Pada ayat diatas, huruf (ر) ro bisa disambung dengan huruf (ل)lam, akan tetapi ia tidak dapat disambung dengan huruf (ت) ta.

Huruf-Huruf Hijaiyah Bersambung

Jika tadi terdapat huruf hijaiyah tunggal, maka terdapat pula huruf-huruf hijaiyah bersambung. Yakni huruf yang dapat disambung dan dapat menyambung.
Adapun yang termasuk dalam huruf ini adalah huruf hijaiyah kecuali ا , د , ذ , ر , ز , و

Untuk mempermudah, silahkan perhatikan huruf hijaiyah bersambung pada huruf 
(ك)  kaf pada gambar berikut.

Huruf Huruf Hijaiyah dan Tanda Bacanya

Huruf hijaiyah bersambung - Image from id.pinterest.com

Huruf-Huruf Hijaiyah Dan Tanda Bacanya

Adapun tanda baca pada huruf hijaiyah disebut sebagai harakat. Harakat ini berfungsi sebagai penentu bagaimana huruf hijaiyah dilafadzkan.

Ilmu yang mempelajari huruf hijaiyah beserta tanda baca dan hukumnya disebut tajwid, baca selengkapnya tentang tajwid disini :
1. Pengertian, Tujuan, dan Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid
2. Cara Cepat Belajar Tajwid Untuk Pemula

Berikut ini macam-macam tanda baca huruf hijaiyah :

1. Tanda baca fathah

Fathah adalah harakat yang berbentuk seperti garis horizontal kecil ( َ ). Tanda baca ini penempatan nya terletak pada atas huruf hijaiyah, dan cara pengucapannya adalah dengan membuka mulut serta mengeluarkan nafas dalam pembacaan tiap huruf hijaiyahnya. Misalkan pembacaan huruf (ت) ta ketika diberi harakat fathah, maka cara membacanya yaitu “ta”. Hal ini berlaku pada huruf hijaiyah lainnya, sehingga sudah menjadi hal baku.

2. Tanda baca kasrah

Kasrah adalah harakat yang berbentuk seperti garis horizontal kecil ( ِ ). Penempatan tanda baca ini terletak pada bawah huruf hijaiyah. Yang mana cara membacanya yaitu misalkan huruf (ت) ta, maka ketika diberi harakat kasrah akan berbunyi “ti”. Pembacaan harakat kasrah ini pun juga berlaku untuk semua huruf hijaiyah.

3. Tanda baca dhammah

Dhammah adalah harakat yang berbentuk seperti huruf waw (و) kecil yang diletakkan di atas suatu huruf arab ( ُ ). Dalam pembacaannya pun seperti hal nya menambahkan huruf vokal “u” di tiap hurufnya.

4. Tanda baca tanwin fathah

Tanwin fathah disebut juga fathatain. Tandanya adalah ـَــًـ .
Tanwin fathah pada tulisan arab untuk menyatakan bahwa huruf pada akhir kata tersebut diucapkan layaknya bertemu dengan huruf nun mati dengan a.
Misalkan ketika sebuah huruf (ت) ta diberi harakat fathah tanwin, maka dibaca “tan”.

5. Tanda baca tanwin kasrah

Tanwin kasrah disebut juga kasrahtain. Tandanya adalah ـِــٍـ .
Tanwin kasrah pada tulisan arab untuk menyatakan bahwa huruf pada akhir kata tersebut diucapkan layaknya bertemu dengan huruf nun mati dengan i.
Misalkan ketika sebuah huruf (ت) ta diberi harakat fathah tanwin, maka dibaca “tin”.

6. Tanda baca tanwin dhammah

Tanwin dhammah disebut juga dhammahtain. Tandanya adalah ـُــٌـ.
Tanwin dhammah pada tulisan arab untuk menyatakan bahwa huruf pada akhir kata tersebut diucapkan layaknya bertemu dengan huruf nun mati dengan u.
Misalkan ketika sebuah huruf (ت) ta diberi harakat fathah tanwin, maka dibaca “tun”.

7. Tanda baca sukun

Sukun adalah harakat yang berbentuk bulat layaknya huruf ha (ه) yang ditulis di atas huruf hijaiyah. Maksud dari harakat sukun yaitu mematikan atau menahan akan huruf hijaiyah yang menggunakan harakat sukun.Contohnya jika kita akan membaca huruf (ن) nun kemudian pada huruf tersebut terdapat harakat sukun, maka cukup dilafadzkan dengan “n” saja. Hal ini berlaku untuk seluruh huruf hijaiyah yang ada tanpa terkecuali.

8. Tanda baca tasydid

Sebuah huruf yang mendapatkan harakat tasydid ini cara pengucapannya adalah dengan huruf hijaiyah dasar digandakan. Sehingga misalkan huruf yang kita baca (ن) nun, maka imbuhan pada cara pembacaannya yaitu seperti “nnun”. Digandakan pada huruf dasar yaitu huruf “n”.

Demikian artikel tentang huruf huruf hijaiyah latin dan tanda bacanya ini. Semoga dapat bermanfaat.