3 Keistimewaa Nisfu Sya'ban dan Bacaan Doanya

 28 Oct 2019  Fajar R

Nisfu Sya'ban merupakan suatu peringatan pada tanggal 15 bulan Sya'ban atau bulan kedelapan dari kalender Islam atau dalam kalender Hijriah.

Nisfu Sya'ban ini juga disebut Laylatul Bara'ah atau Laylatun Nisfe min Sha'ban di dunia Arab, dan sebagai Shab-e-barat di Afghanistan, Bangladesh, Pakistan, Iran dan India.

Arti Nisfu Sya'ban atau makna malam nisfu sya ban adalah bila dipenggal untuk diartikan maka hasilnya seperti berikut : Nisfu secara bahasa artinya adalah pertengahan, maka malam Nisfu Sya’ban artinya adalah malam pertengahan bulan Sya’ban.

Tidak hanya Nisfu Sya'ban saja yang diperingati, tetapi malam sebelum hari Nisfu Sya'ban pun juga diperingati oleh umat Islam.

Apabila merujuk pada kalender Hijriyah, maka malam Nisfu Sya’ban jatuh pada tanggal 14 Sya’ban karena pergantian tanggal sesuai penanggalan Hilaliyah atau berdasarkan patokan rembulan adalah ketika matahari dalam keadaan terbenam atau malam tiba. 

Pada malam ini seluruh umat Islam di seluruh dunia termasuk di Indonesia umumnya melaksanakan ibadah yang dianjurkan pada malam ini serta amalan-amalan sunah pada malam Nisfu Sya'ban.

Bila malam Nisfu Sya’ban telah datang, maka perbanyaklah beribadah di malamnya dan puasalah pada siang harinya, karena sesungguhnya Allah SWT menurunkan rahmatNya dan para Malaikatnya pada malam Nisfu Sya'ban.

Sekilas mengenai Nisfu Sya’ban dan pengertian Nisfu Sya’ban diatas, mungkin beberapa dari sobat wajibbaca.com masih penasaran, mengapa pada hari tersebut dan malam sebelum tersebut begitu istimewa.

Nah untuk menjawab rasa penasaran sobat wajibbaca.com maka ulasan kali ini akan membahas mengenai hari yang istimewa tersebut, yang terdiri keistimewaan Nisfu Sya'ban hingga

3 Keistimewaa Nisfu Sya'ban dan Bacaan Doanya

3 Keistimewaa Nisfu Sya'ban dan Bacaan Doanya - Image from quickcorp.co.id

Keistimewaan Nisfu Sya'ban

Malam Nisfu Sya'ban memiliki keistimewaan-keistimewan diantaranya adalah :

1. Dosa Diampuni

Allah SWT berjanji mengampuni dosa siapa pun yang memohonkan ampunan pada malam Nisfu Syaban.

Keistimewaan ini akan hancur kecuali kepada mereka yang menyekutukan Allah dan orang yang saling bermusuhan.

"Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb (salah satu kabilah yang punya banyak kambing)"
(HR At-Tabarani dan Ahmad).

2. Dikabulkannya Doa

Selain diampuni dosanya, Allah juga berjanji mengabulkan doa siapapun yang meminta pada malam Nisfu Syaban.

Hadits riwayat Ali bin Abi Thalib menerangkan permintaan umat Islam yang berdoa pada malam Nisfu Sya'ban akan dikabulkan.

Misalnya berdoa untuk meminta rezeki, maka insyAllah akan dikabulkan oleh Allah.

Baca Juga: Agar Doa Cepat Terkabul, Ketahui Waktu yang Tepat Untuk Berdoa Karena Pintu Langit Terbuka

3. Diringankan Bebannnya

Bagi orang yang mendapatkan cobaan berat, maka apabila orang tersebut memohon untuk diringankan, maka insyAllah akan Allah kabulkan hingga fajar menyingsing.

Do'a Nisfu Sya'ban

Pada hari dan malam yang istimewa ini terdapat beberapa amalan yang dianjurkan, diantaranya adalah puasa Nisfu Sya'ban dan menghidupkan malam Nisfu Sya'ban dengan cara memperbanyak ibadah lainnya dan melakukan amalan baik lainnya.

Salah satunya dengan do'a khusus berikut ini.

Bisa juga dengan 3 (tiga) kali membaca Surat Yasin disela doa tersebut.

Dari Sayyid Utsman bin Yahya menyatakan doa berikut ini yang dibaca saat malam nisfu Sya’ban.

اللَهُمَّ يَا ذَا المَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ.
اللَهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَارَ رِزْقِي، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الحَقُّ فِي كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ

Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in‘âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn.

Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât.

Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn.

Baca Juga: 4 Sunnah Rasulullah ini Kamu Amalkan, Semua Penyakit Tak Akan Berani Mendatangimu

Artinya:

“Wahai Tuhanku yang maha pemberi, engkau tidak diberi.
Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan.
Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat.

Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku.

Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki.

Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.

Sekian ulasan mengenai Nisfu Sya'ban. Semoga dapat menambah wawasan mengenai Nisfu Sya'ban.