Selesai Sejarah Peradaban Islam di Jawa

 22 Jun 2019  Putri Alh
Selesai Sejarah Peradaban Islam di Jawa

Images rumah.123.com

Indonesia memiliki baragam agama, suku adat serta kebudayaannya. Ahli sejarah berpendapat bahwa penyebar Islam di Jawa adalah para Wali Songo. Mereka tidak hanya berkuasa dalam keagamaan, tetapi juga hal pemerintahan dan politik. Kejayaan kerajaan Islam di indonesia diperkirakan pada abad ke-13 sampai ke-16. Tanda-tanda Islam masuk ke tanah jawa yaitu dengan ditemukannya Makam Maulana Malik Ibrahim. Sejarah tradisi islam di pulau Jawa yaitu tahlilan, dan sekaten,

Jauh sebelum islam masuk ke tanah jawa, mayoritas masyarakat di tanah jawa menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Selain kepercayaan tersebut masyarakat jawa dipengaruhi oleh Hindu-Budha yang berasal dari india. Islam masuk ke tanah Jawa melewati Gujarat dan Persi.  Bukti sejarah islam di pulau jawa yaitu di temukannya batu nisan kubur yang bernama Fatimah binti Maimun.

Islam masuk ke tanah Jawa

Islam masuk melaui pesisir utara pulau jawa ditandai dengan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun bin Hibatullah yang wafat pada tahun 475 Hijriah atau 1082 Masehi di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Gresik.

Sejarah Peradaban Islam di Jawa

1. Masyarakat jawa sebelum islam datang

a. Pada masa pra Hindu-Budha

Kehidupan religius masyarakat di tanah Jawa sebelum datangnya Islam. Sebelum Hindu-Budha, masyarakat jawa telah memeluk kepercayaan animisme dan dinamisme. Pandangan orang jawa mengarah pada pembentukan kesatuan numinos antara alam nyata , masyarakat, dan alam adikrodati.

b. Pada masa Hindu-Budha 

Pengaruh Hindu-Budha dalam masyarakat Jawa bersifat ekspansif. Ciri lain dari budaya Jawa yang dihasilkan pada masa Hindu-Budha yaitu bersifat teokratis. Pengkultulsari terhadap raja sebagai titisan dewa adalah buktinya. Di pulau Jawa terdapat tiga kerajaaan masa Hindu-Budha yaitu kerajaan Taruma, Ho-Ling, dan Kanjuruhan.

2. Peranan Wali Songo

Era Wali Songo adalah era berakhirnya masa Hindu-Budha di Jawa. Wali Songo adalah para wali yang menyebarkan islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Di pulau Jawa penyebaran agama islam dilakukan oleh walisongo, wali ialah orang yang sudah mencapai tingkatan tertentu ini dekat dengan kalangan istana.

Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim) wali yang pertama datang ke tanah Jawa pada abad ke-13 dan menyiarkan Islam di sekitar gersik dan di makamkan di Gresik, Jawa Timur.

Sunan Ampel (Raden Rahmat) menyebarkan agama islam di Ampel, Surabaya, Jawa Timur. Sunan Ampel merupakan perancang pembangunan Masjid Demak

Sunan Drajat(Syarifudin) anak dari sunan Ampel menyiarkan agama islam di sekitar Surabaya, seorang sunan yang sangat berjiwa sosial.

Sunan Bonang (Makdum Ibrahim) anak dari sunan Ampel menyiarkan agama disekitar Tuban, Lasem dan Rembang, seorang yang sangat bijaksana.

Sunan Kalijaga (Raden Mas Said/Jaka Said) murid sunan Bonang menyiarkan Islam di Jawa Tengah, seorang pemimpin, pujangga, dan filosof.

Sunan Giri (Raden Paku) menyiarkan agama Islam di luar jawa yaitu Madura, Bawean, Nusa Tenggara, dan Maluku, menyiarkan dengan metode bermain.

Baca Juga : 

Sunan Kudus (Jafar Sodiq) menyiarkan Islam di Kudus Jawa tengah dan seorang ahli seni bangunan.

Sunan Muria (Raden Umar Said) menyiarkan islam di lereng gunung Muria, terletak diantara Jepara dan Kudus, Jawa Tengah.

Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) menyiarkan Islam di Banten, Sunda Kelapa dan Cirebon seorang pemimpin yang berjiwa besar.

Salah satu cara penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh para wali yaitu berdakwah, dengan menggunakan pendekatan sosial budaya yaitu menggunakan jenis budaya setempat yang dialiri dengan agama Islam.

3. Paska Wali Songo 

Setelah para wali menebarkan agama Islam, kepercayaan Hindu-Budha sera animisme dan dinamisme sedikit berubah dan termasuki oleh nilai-nilai Islam. Derajat orang-orang miskin mulai terangkat sehingga tidak tertindas dari penguasa kerajaan. Salah satu generasi yang meneruskan perjuangan para wali sampai islam tersebar ke pelosok desa.

Demikian ulasan mengenai artikel sejarah peradaban islam semoga bermanfaat.

KOMENTAR