Kisah Nono, Pria yang Selamat Dari Gelombang Tsunami Saat Sholat Isya' di Mushola

 26 Dec 2018  Alif Hamdan
Kisah Nono, Pria yang Selamat Dari Gelombang Tsunami Saat Sholat Isya' di Mushola

Suasana pantai karang bolong, Anyer, Banten (Republika)

Masya Allah.... ini bukti nyata bahwa rumah allah adalah tempat berlindung paling aman.

Hal ini dibuktikan oleh salah satu warga yang selamat, saat sedang melakukan sholat isya' di mushola.

"Kami tidak terseret gelombang sedikitpun di dalam mushola itu" Ungkapnya.

Nono (40 tahun), warga Bekasi bersama keluarganya selamat dari terjangan gelombang pasang saat menunaikan shalat isya di mushala. Dia mengaku saat itu gelombang menerjang dengan ketinggian tujuh meter.

"Kami tidak terseret gelombang sedikitpun di dalam mushala itu," kata Nono, saat ditemui di Kantor Kecamatan Panimbang, Pandeglang.

Baca Juga :

Dia mengaku heran karena air laut sama sekali tidak masuk mushala. Saat itu, dirinya melaksanakan shalat isya pukul 21.20 WIB. Saat itu ia mendengar suara bergemuruh akibat gelombang pasang tersebut.

"Orang-orang di luar teriak sambil meminta pertolongan, terlebih ada hiburan dangdut," katanya yang dilansir oleh tribunnews.com

Ia selamat bersama istri dan dua anaknya dari gelombang pasang. Anaknya yang bernama Alif (10) terlempar ke luar pagar pembatas Tanjung Lesung.

Sedangkan, istri dan anaknya yang lain melarikan diri ke bukit. "Istri dan dua anak tidak luka-luka," katanya.