13 Penyebab Asam Lambung Naik Serta Gejala dan Cara Mengatasinya

Penulis duwi Pebrianti | Ditayangkan 11 Jul 2018


Penyebab asam lambung naik via gokilbro.com

Penyakit maag dan asam lambung 'akrab' dalam kehidupan masyarakat Indonesia. 

Penyakit asam lambung ini merupakan kondisi yang di tandai dengan nyeri ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat pola hidup yang buruk. 

Jika Anda sering sakit lambung lebih dari dua kali seminggu, ini mungkin tandanya Anda punya GERD. 

Asam lambung terjadi karena salah makan dan kelelahan fisik. 

Saat terkena penyakit asam lambung, kita perlu mengatur pola makan sebaik mungkin. 

Yuk kenali selengkapnya tentang penyakit asam lambung beserta penyebabnya.

Asam lambung adalah zat asam yang ada di dalam lambung. 

Masuk kedalam golongan asam hidroklorat (HCl), zat ini berfungsi untuk membantu lambung dalam menghancurkan makanan menjadi lebih lunak dan ukuran yang kecil. 

Sehingga dapat diproses oleh tubuh menjadi energi, ini disebut proses metabolisme.

Asam lambung, adalah zat yang penting, tetapi bila intensitasnya tinggi. 

Selanjutnya malahan dapat memicu masalah kesehatan antara lain, maag, maag kronis, hingga masalah yang lebih serius seperti tukak lambung.

Fungsi Asam Lambung

Asam lambung bukan sebuah penyakit atau nama penyakit. Asam lambung berada dalam tubuh kita untuk mengerjakan fungsinya dalam organ pencernaan dan sistem tubuh.

Jika tidak ada asam lambung maka sistem metabolisme dalam tubuh kita tidak akan berjalan dengan baik. Jadi, berikut ini beberapa fungsi asam lambung yang sangat penting untuk tubuh.

Berikut fungsinya:

  • Asam lambung memiliki fungsi yang sangat penting untuk sistem pencernaan manusia. asam lambung membantu tubuh dalam mengolah protein.
  • Asam lambung berperan untuk membuat produksi enzim khusus yang bekerja untuk melawan semua kuman dan bakteri yang masuk ke sistem pencernaan dari makanan dan minuman.
  • Asam lambung juga berperan untuk membantu tubuh dalam melakukan penyerapan terhadap vitamin B12. Vitamin B12 diperlukan oleh tubuh untuk membantu sistem produksi darah merah dan menjaga sistem otak dan syaraf.

Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus.

Esofagus yang juga dikenal sebagai kerongkongan adalah bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung.

Penyakit asam lambung merupakan masalah kesehatan yang cukup umum terjadi di masyarakat.

Gejala asam lambung via kumparan.com

Penyebab asam lambung bisa disebabkan oleh berbagai kondisi seperti kebiasaan makan tidak teratur, diet yang buruk, kadar asam alami, dan lain sebagainya. 

Dan penyebab lain adalah makanan seperti coklat, soda dan makanan yang mengandung alkohol.

Faktanya semua orang pasti pernah mengalami masalah asam lambung, tingkat sakit serta rasa kurang nyaman karena asam lambung naik pasti sangat mengganggu aktifitas kita.

Gejala Gangguan Asam Lambung Naik

Orang yang mengalami masalah asam lambung mungkin akan merasa kurang nyaman terutama pada bagian lambung. 

Beberapa orang merasa nyeri, perih dan sakit pada bagian lambung. 

Namun semua jenis keluhan ini biasanya diawal dengan gejala khusus. 

Berikut ini beberapa gejala asam lambung yang sering terjadi:

  • Rasa tidak nyaman pada bagian perut seperti nyeri, kembung dan panas.
  • Sering mengeluarkan gas lewat sendawa.
  • Gangguan pencernaan seperti diare, sembelit, mual dan muntah.
  • Nafsu makan yang turun karena perut selalu merasa kenyang.
  • Perut terasa lapar tapi tidak nyaman bila makan.
  • Tubuh terasa lemah dan mudah terserang penyakit.

13 Penyebab Asam Lambung Naik:

Asam lambung memiliki fungsi yang sangat penting untuk manusia. Beberapa orang bisa menghadapi kondisi asam lambung yang tidak seimbang. 

Hal ini akan menyebabkan tubuh menjadi tidak nyaman terutama sakit perut yang terjadi dalam waktu lama. 

Berikut ini adalah penyebab asam lambung naik.

1. Kekurangan vitamin D

Orang yang mengalami kekurangan vitamin dan mineral rentan terhadap gangguan asam lambung. 

Vitamin dan mineral penting untuk menjaga keseimbangan asam lambung sehingga tubuh menjadi nyaman.

2. Diet ketat

Orang yang sedang diet ketat rentan untuk mengalami gangguan asam lambung. 

Diet yang tidak memperhatikan keseimbangan nutrisi untuk tubuh akan membuat produksi asam lambung terganggu. 

Orang yang sedang diet umumnya memiliki asam lambung yang terlalu tinggi.

3. Mengkonsumsi makanan pedas

Konsumsi makanan yang terlalu pedas bisa memicu naiknya asam lambung dan menyebabkan nyeri pada lambung. 

Makanan pedas akan meningkatkan asam lambung namun jumlah tersebut tidak memiliki manfaat yang baik karena akan membuat penderita merasa sakit perut dan gangguan pencernaan lain.

4. Kurangnya penyerapan nutrisi pada lambung

Kurangnya penyerapan nutrisi pada lambung. Hal ini disebabkan karena asupan yang kurang mengandung hipoklorida sehingga lambung tidak bisa memproduksi asam lambung.

5. Gangguan emosi 

Gangguan emosi seperti stres. Stres menjadi salah satu penyebab naiknya produksi asam lambung yang sering menjadi penyakit maag atau gangguan lambung.

6. Mengkonsumsi alkohol berlebih

Kebiasaan mengkonsumsi alkohol yang berlebihan. Alkohol memiliki efek yang sangat buruk untuk lambung karena bisa menghentikan sistem kerja sel dalam lambung yang menghasilkan asam lambung.

7. Infeksi bakteri

Infeksi bakteri (helicobacter pylori) yang menyebabkan tubuh tidak dapat menghasilkan asam lambung. 

Bakteri ini bisa masuk ke tubuh manusia dari makanan atau minuman yang kurang bersih.

8. Orang lanjut usia

Orang lanjut usia lebih rentan terhadap gangguan asam lambung karena sistem tubuh mereka tidak bisa memproduksi asam lambung yang seimbang, karena itu mereka lebih rentan kembung atau diare.

9. Mengkonsumsi makan serat berlebih

Konsumsi makanan yang mengandung serat berlebihan. Serat dapat menyebabkan organ pencernaan membutuhkan waktu khusus untuk mencerna makanan dan hal ini akan membuat produksi asam lambung terus meningkat.

10. Kanker jantung

Kanker yang menyerang pada lambung. Jenis kanker yang menyerang lambung juga dapat menyebabkan produksi asam lambung yang berlebihan.

11. Makan tidak teratur

Waktu makan yang tidak teratur. Orang yang makan secara tidak teratur dapat menyebabkan gangguan sistem pada pencernaan. 

Hal ini dapat terjadi karena jarak waktu kerja sistem pencernaan yang terlalu jauh sehingga menyebabkan kenaikan asam lambung.

12. Istirahat tidak teratur

Orang yang istirahat secara tidak teratur atau sering kurang tidur memiliki potensi yang bersat untuk memproduksi asam lambung yang berlebihan.

13. Konsumsi kafein berlebih

Konsumsi kafein yang berlebihan. Kafein yang berasal dari kopi bisa meningkatkan asam lambung karena memicu produksi asam lambung yang berlebihan 



Asam lambung via spesialislambung.com

Cara Mencegah dan Mengatasi Asam Lambung Naik

Asam lambung yang terlalu tinggi atau terlalu rendah memang tidak baik untuk tubuh. 

Jika tubuh Anda kekurangan asam lambung maka bisa membuat tubuh mudah terserang penyakit dari bakteri yang masuk ke tubuh lewat makanan atau minuman. 

Jika asam lambung berlebihan maka bisa menyebabkan nyeri berlebihan pada perut. 

Berikut ini adalah beberapa langkah untuk mengatasi menjaga asam lambung agar seimbang:

  • Konsumsi makanan yang seimbang dengan asupan vitamin, mineral dan protein.
  • Hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas dan asam.
  • Hindari makanan yang mengandung lemak berlebih seperti lemak pada daging merah dan daging ayam.
  • Konsumsi ikan yang penuh dengan nutrisi yang baik untuk pencernaan seperti salmon, sarden atau ikan tuna.
  • Konsumsi buah dan sayuran yang banyak mengandung serat seperti alpukat, stroberi, nanas, bayam, sawi dan beberapa jenis lain.
  • Hindari melakukan diet ketat yang tidak seimbang nutrisi tubuh. Diet yang baik harus tetap memperhatikan keseimbangan kebutuhan nutrisi untuk tubuh.
  • Atur waktu istirahat secara teratur sehingga tubuh tetap sehat dan produksi asam lambung juga bisa stabil.
  • Lakukan olahraga secara teratur. Anda bisa melakukan olahraga ringan selama 10 menit setiap hari dan konsumsi air putih minimal 10 gelas per hari.
  • Atur porsi makan agar organ pencernaan tetap sehat, seperti makan sedikit dengan porsi yang kecil namun sering.
  • Hindari minuman atau makanan yang terlalu dingin untuk menjaga sistem pencernaan agar tetap stabil.
  • Hindari makan berlebihan saat malam hari. Makan malam berlebihan pada malam hari memiliki dampak yang sangat buruk pada kesehatan. bahkan organ pencernaan bisa mengalami dampak langsung dengan produksi asam lambung yang berlebihan.
  • Asam lambung banyak dipengaruhi oleh jenis makanan yang masuk ke tubuh, perhatikan asupan makanan secara teratur, dan jaga waktu makan Anda.

ciri asam lambung naik via hellosehat.com

8 Ciri-Ciri Asam Lambung Naik 

1. Nyeri di dada (Heartburn) 

Ciri-ciri asam lambung naik yang pertama ditandai dengan nyeri di dada. 

Kondisi ini terjadi akibat asam lambung yang naik ke esofagus atau kerongkongan, sehingga menyebabkan heartburn atau rasa sakit di dada yang disertai rasa panas seperti terbakar. 

Umumnya orang sering terkecoh dengan gejala ini, dan menganggapnya sebagai serangan jantung. 

Wajar saja, karena heartburn dan nyeri dada akibat serangan jantung sepintas memiliki kemiripan.

Untuk membedakannya perhatikan gejala-gejala khas heartburn berikut ini: 

Rasa nyeri biasanya tidak menyebar ke bahu, punggung atau lengan. 

Berbeda dengan serangan jantung yang seringkali rasa sakitnya dengan cepat menyebar ke bagian tersebut, khususnya sisi kiri tubuh.

Nyerinya akan terasa lebih menyakitkan setelah makan atau ketika membungkuk. 

Akan langsung mereda setelah mengonsumsi obat asam lambung seperti antasida,

Berbeda dengan serangan jantung yang akan tetap berlanjut meski telah dilakukan pengobatan. 

Umumnya tidak disertai dengan keringat dingin. Lebih lanjut mengenai gejala serangan jantung.

Anda bisa mengenali ciri-ciri dan gejala serangan jantung secara mandiri. Namun untuk lebih memastikannya, lebih baik segera periksakan diri ke dokter, terlebih jika gejala ini sering dialami.

2. Mulut terasa pahit ketika asam lambung naik

Maka zat asam dapat menyebar ke bagian belakang tenggorokan (faring), sehingga akan menimbulkan sensasi asam atau pahit di mulut seperti akan tersedak atau muntah (refluks). 

Biasanya gejala ini datang di malam hari ketika sedang beristirahat atau berbaring. 

Akibat dari konsumsi makanan berlebih, konsumsi makanan pedas atau waktu makan yang tidak tepat.

Untuk meredakan gejala ini, dapat mengkonsumsi obat-obatan penetral asam lambung. 

Seperti Antasid, obat golongan proton pump inhibitor (Omeprazol) dan obat golongan antagonis reseptor H2 (Cimetidine).

3. Suara serak 

Pernah mengalami suara yang mendadak serak setelah makan? Jika ya, kemungkinan besar ini merupakan ciri-ciri asam lambung naik.

Naiknya asam lambung hingga ke kerongkongan (esofagus) mengiritasi pita suara, sehingga suara akan terdengar serak dan berbeda dari biasanya.

4. Sakit tenggorokan 

Ciri-ciri asam lambung naik yang satu ini bisa dibilang mirip dengan gejala flu. 

Namun yang membedakannya dengan gejala flu, umumnya sakit tenggorokan ini tidak disertai dengan gejala lain seperti demam, bersin-bersin dan seringkali datang hanya setelah makan.

Gejala asam lambung naik yang satu ini dapat diatasi dengan konsumsi obat-obat pereda asam lambung seperti omeprazole dan ditambah dengan obat antiradang.

5. Batuk dan sesak nafas 

Naiknya asam lambung secara terus-menerus dapat mempersempit saluran pernafasan dan menimbulkan peradangan. Kondisi ini lambat laun dapat menyebabkan penderitanya mengalami batuk-batuk dan kesulitan bernapas.

Para ahli juga menduga, naiknya asam lambung dapat memicu saraf di dada untuk menyempitkan tabung pernafasan sebagai respon pencegahan masuknya asam lambung. 

Untuk memastikan apakah gejala ini benar disebabkan oleh naiknya asam lambung, maka sebaiknya kunjungi dokter untuk melakukan tes pengukuran pH atau keasaman di esofagus.

6. Mual 

Ciri asam lambung naik berikut ini diakibatkan oleh rasa nyeri yang hebat di lambung dan ulu hati, sehingga penderita GERD seringkali merasa mual bahkan muntah-muntah. 

Tak jarang rasa mual ini datang tepat setelah makan. Untuk mengatasinya, dapat mengonsumsi obat antasida yang dapat menetralkan asam lambung.

7. Produksi air liur berlebih (Hipersalivasi) 

Seseorang yang mengalami acid reflux atau asam lambung naik biasanya akan mengalami peningkatan air liur yang berlebih. 

Kondisi ini merupakan respon alami tubuh untuk menetralisir asam lambung yang naik ke tenggorokan.

8. Kesulitan menelan 

Naiknya asam lambung secara terus menerus, seiring waktu akan melukai kerongkongan dan memicu timbulnya jaringan parut atau pembengkakan yang menyebabkan terjadinya penyempitan kerongkongan.

Sehingga membuat penderitanya mengalami kesulitan atau nyeri saat menelan makanan.

Untuk ciri-ciri lebih lengkap anda bisa cek artikel kami disini.

Sebenarnya dalam tahap ringan, penyakit ini dapat diatasi dengan cara sederhana, seperti mengubah menu makanan dan mengkonsumsi obat-obatan yang dapat meredakan gejalanya. 

Namun, apabila gejalanya sudah parah dan sering terjadi, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik.



gambar lambung via atasiasamlambung.wordpress.com

Untuk menghindari masalah asam lambung naik, maka mulai sekarang kita bisa menghindari semua larangan yang menyebabkan gangguan asam lambung dan memperhatikan asupan makanan. 

Asam lambung sangat penting untuk tubuh dan asam lambung bukan penyakit. 

Masalah asam lambung yang terlalu tinggi atau rendah adalah penyakit yang menyebabkan gangguan asam lambung.

Semoga dengan membaca artikel tentang 13 penyebab asam lambung naik beserta gejala dan cara mengatasinya bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda.

loading...