Berhijab Bikin Kepala Gerah? Begini Cara Mengatasinya

 27 Mar 2017  Unknown
Menutup aurat hukumnya wajib bagi semua umat muslim, terutama muslimah yang harus ditutup semua bagian tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan, sebgaimana firman Allah SWT “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (QS. Al-Ahzab: 59).

Berhijab Bikin Kepala Gerah? Begini Cara Mengatasinya

BACA JUGA: Kok Cepet Banget Sahalatnya? Pasti Gak Khusyu' Nih

Begitu pentingnya hijab bagi perempuan sampai ditulis dalam Al-Quran. Tapi sayangnya, banyak wanita yang tidak berhijab, alasan utamanya adalah panas. Hmm.. jangan dijadikan alasan karena sudah ada solusinya kok. Ini dia seperti yang dikutip dari inspiradata.

1. Rambut Harus Dalam Keadaan Kering

Bagi Anda yang sering berkeramas karena aktivitas luar ruangan yang membuat keringat keluar tanpa terkontrol, maka salah satu langkah yang dapat Anda lakukan adalah mengusahakan agar rambut Anda dalam keadaan kering sebelum mengenakan hijab. Gunakanlah handuk kering khusus untuk mengeringkan rambut atau hair dryer otomatis agar rambut Anda lebih cepat kering.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kerontokan berlebih pada rambut Anda. Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bau apek dan juga ketombe setelah seharian beraktivitas. Maka dari itu, usahakan untuk mempersiapkan diri minimal 30 menit sebelum Anda melakukan kegiatan.

2. Pemilihan Bahan Hijab yang tepat

Biasanya, menggunakan hijab identik dengan keringat berlebih yang bisa membuat rambut cepat lepek atau kepala menjadi gatal. Jika tidak ditanggulangi, keringat berlebih ini bisa menyebabkan kerontokan dan juga ketombe di rambut Anda. Bau apek pun bisa disebabkan oleh kepala yang ditutup terlalu lama.

Untuk mengatasinya, Anda perlu mempertimbangkan untuk memilih bahan hijab yang memiliki daya serap tinggi terhadap keringat. Sehingga, beberapa masalah rambut tersebut dapat dihindari. Jenis bahan hijab yang memiliki daya serap keringat tinggi adalah yang berbahan dasar katun atau juga kaos.

3. Pemilihan Sampoo yang pas

Anda perlu mempertimbangkan untuk beralih ke shampoo berbahan natural seperti ginseng, susu kambing atau teh hijau sebagai substitusi perawatan rambut Anda. Shampoo berbahan dasar natural terbukti lebih aman bagi rambut, karena dapat meminimalisir terjadinya alergi pada kulit kepala Anda.

Untuk menambah khasiatnya, Anda juga dianjurkan untuk menggunakan masker rambut berbahan dasar alami seperti lidah buaya, yoghurt atau bahan lainnya untuk menutrisi rambut agar kembali sehat setelah setiap hari ditutup menggunakan hijab. Lakukan hal ini minimal seminggu sekali ketika Anda sedang tidak melakukan kegiatan dengan mobilitas yang tinggi. Selain menutrisi rambut, masker rambut alami juga menciptakan efek rileks yang Anda butuhkan setelah setiap hari harus beraktivitas.

4. Berikan Nutrisi pada Rambut

Bagian dalam tubuh Anda pun perlu diberikan nutrisi, agar kesehatan rambut Anda terjaga dari luar maupun dalam. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin E, B kompleks, dan juga C seperti yang biasa terkandung di dalam buah-buahan maupun sayur mayur yang Anda konsumsi setiap hari.

Selain itu, konsumsi makanan dengan protein tinggi seperti ikan, kacang-kacangan dan juga daging harus Anda cukupi. Sehingga, Anda tidak pelru mengeluarkan biaya untuk perawatan terlalu mahal bagi rambut Anda. Asalkan, nutrisi harian terpenuhi, maka rambut Anda secara langsung pun akan sehat sepanjang waktu.

Nah, dengan mengikuti tips diatas, masih aja beralasan untuk tidak mengenakan hijab?

KOMENTAR