Bencana Hari Ini! 5 Kali Gempa, Banjir Bandang di Tasikmalaya Hingga Puting Beliung di Batam

Komentar

Rangkuman bencana hari ini, mulia dari gempa, banjir bandang dan puting beliung. (foto diolah dari istimewa)

Innalillahi Wainailaihi Rojiun...

Turut berduka cita sedalam-dalamnya bagi korban bencana hari ini. Semoga korban meninggal diterima amal ibadahnya oleh Allah SWT, dan korban lainnya selalu dibrikan ketabahan.

Berikut rangkuman bencana yang terjadi di berbagai wilayah hari ini!

Bencana memang tak henti-hentinya terjadi di negara kita.

Perbanyak istiqfar, semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan melindungi kita.

Berikut rangkuman bencana hari ini, mulai dari gempa, banjir bandang hingga angin puting beliung yang melanda.

5 Kali Gempa Diberbagai Wilayah Indonesia

5 gempabumi mengguncang beberapa wilayah di Indonesia hari ini, Selasa 6 November 2018.

Berdasarkan data BMKG, hingga pukul 09.09 WIB, telah terjadi 5 kali gempa di beberapa tempat yang berbeda dengan magnitudo yang berbeda.

1. Gempa pertama terjadi dini hari pada pukul 01:35:53 WIB di Mamasa, Sulawesi Barat.

Gempa bermagnitudo 5,5 tersebut berpusat di 12 km tenggara Mamasa.

Gempa dirasakan di IV Mamasa, III-IV Mamuju, III-IV Toraja, III-IV Polewali, III-IV Majene, dan III Palopo.

2. Gempa kedua juga terjadi pada dini hari pukul 01:57:01 WIB di Badung.

Gempa bermagnitudo 3,6 tersebut berpusat di 8 km timur laut Badung.

Gempa dirasakan di wilayah Denpasar dengan skala II.

3. Gempa ketiga kembali terjadi di Mamasa pada pukul 07:25:25 WIB.
Gempa bermagnitudo 3,4 tersebut berpusat di timur laut Mamasa.

Gempa dirasakan di wilayah Mamasa dengan skala II.

4. Gempa keempat terjadi pada pukul 08:00:14 WIB di Lombok Timur.
Gempa bermagnitudo 4,6 tersebut berpusat di timur laut Lombok Timur.

Gempa dirasakan di beberapa daerah dengan skala yang berbeda, yaitu Lombok Utara (V), Lombok Timur (V), Lombok Barat (IV), Mataram (IV), Lombok Tengah (III).

5. Gempa kelima terjadi pada pukul 09:09:51 WIB di Sangihe, Sulawesi Utara.
Gempa bermagnitudo 5,3 tersebut berpusat di laut, 21 km barat daya Kepulauan Sangihe.

Gempa dirasakan di Sangihe dengan skala MMI III-IV.

Meski terjadi 5 kali gempa, tidak dilaporkan adanya korban dalam musibah ini.

Banjir Bandang di Tasikmalaya, 4 Orang Tewas dan 2 Hilang


Jembatan Pasanggrahan, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, putus total terbawa arus sungai (foto: kompas.com)

Dilansir dari detik.com, sedikitnya 4 orang tewas dan 2 hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018). Selain itu, puluhan rumah mengalami kerusakan akibat diterjang banjir

Berdasarkan data dari Basarnas Jabar, warga Kecamatan Culamega yang meninggal yaitu Elsa (10) dan Mardin (60), sedangkan Aning (50) masih dalam pencarian.

Di Kecamatan Cipatujah tercatat dua orang tanpa identitas meninggal akibat hanyut terseret banjir Sungai Ciandum. Di Kecamatan Cikalong, seorang bocah, Fajar Fian (10), yang terbawa arus Sungai Ciloje masih dalam pencarian.

"Empat orang meninggal dunia, dua orang dalam pencarian," kata Jubir Basarnas Jabar Joshua Banjarnahor via pesan singkat.

Menurut Joshua, sejumlah kawasan terdampak bencana tersebut.


Banjir Bandang Terjang Tiga Kecamatan di Tasikmalaya (foto: istimewa/detikcom)

Banjir di Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, mengakibatkan 3 rumah rusak dan 17 rumah terendam.

Di Kampung Jajaway, Pasanggrahan dan Singkur, Desa Cipatujah, tercatat 15 rumah rusak dan 35 rumah terendam.

Di Dusun Ciginting, Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, puluhan rumah terendam.

Sementara itu, Adjat Sudrajat, ketua RT di Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, mengatakan 20 rumah di wilayahnya hancur. Banjir menerjang kampung tersebut sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi.

Puting Beliung Hantam Rumah Warga di Pantai Batam


Sebuah rekaman video amatir warga merekam detik-detik saat angin puting beliung menghantam puluhan rumah warga di Pesisir Pantai Pulau Pecong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Selasa (6/11/2018), selain berputar-putar di tengah laut, pusaran angin kencang juga sempat menghampiri permukiman. Akibatnya, dua rumah panggung roboh dan tenggelam ke laut, sedangkan 28 rumah lainnya rusak berat.

Puluhan keluarga kini mengungi, dan 4 orang terluka akibat kejadian tersebut.
Top