Ternyata Ini yang Jadi Penyebab Gempa Situbondo, Hingga Terasa 14 Kali Gempa Susulan

Komentar

Sumber gambar tribunnwes.com

Sepertinya gempa tidak ada hentinya melanda negeri ini.

Jika dijelaskan secara ilmiah ternyata ini menjadi penyebab utama gempa terus menerjang indonesia.

Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR terjadi di timur laut Situbondo, Jawa Timur, pukul 01.44 dini hari tadi.

Gempa berkedalaman 10 KM di titik 7.42 lintang selatan dan 114.47 BT itu terasa keras di Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Pasuruan, Malang hingga ke Surabaya.

Gempa juga terasa hingga Bangkalan, Madura.

Di Banyuwangi dan Jember, getaran gempa bumi sampai membuat orang terbangun dan berhamburan keluar rumah.

Baca juga : Setelah Gempa di Situdondo Sekarang Merembet Ke Papua Nugini Hingga 7.0 Sr

Penyebab Utama Terjadinya Gempa di Situbondo

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa Situbondo, Jawa Timur, yang terjadi pukul 01.44 WIB, disebabkan oleh sesar naik Flores. Hasil penelitian ilmuwan, sesar tersebut memang sedang aktif di beberapa bagian.

"Ini sesar naik yang ada di Flores memang lagi aktif di beberapa tempat," ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG, Muhamad Sadly, di kantor BMKG, Jakarta.

Baca juga : Baca Doa Ini Setiap Usai Shalat Agar Selamat dari Bencana dan Mara Bahaya

14 Kali Gempa Susulan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 14 kali lindu susulan usai gempa Situbondo, Jawa Timur bermagnitudo 6,3 yang mengguncang Kamis dini hari tadi. Namun, kekuatan lindu susulan ini tidak sebesar gempa Situbondo pukul 01.44 WIB tadi.

"Kekuatan gempa terus mengecil. Kekuatannya magnitudo 2,5-3,5 ya," ujar Humas BMKG Hary Djatmiko, seperti yang dikutip dari liputan6.com.

Hingga saat ini tercatat gempa yang terjadi menelan 3 korban jiwa, korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri.
Top