Memang Terbukti Cepat, Namun Bolehkah Sedot Lemak Menurut Pandangan Islam?

Komentar

sedot lemak via klikdokter.com


Demi mengubah penampilannya menjadi ideal, banyak kaum perempuan yang rela melakukan berbagai cara agar terlihat lebih cantik dan menawan. Salah satunya yaitu, sedot lemak.

Bolehkah melakukan sedot lemak menurut pandangan Islam?

Yuk langsung saja kita membahas selengkapnya tentang sedot lemak ini.

Fungsi sedot lemak ?

Sedot lemak adalah prosedur bedah yang dilakukan oleh dermatologis dan ahli bedah plastik untuk menyingkirkan lemak dari area tubuh tertentu. Prosedur ini dilakukan untuk tujuan kecantikan dan bukan untuk pengurangan berat badan atau alasan kesehatan lainnya.

Apakah sedot lemak berbahaya ?

Apakah sedot lemak berbahaya bagi tubuh? Tentu saja ya! Karena sedot lemak ini memiliki banyak sekali resiko. Dikarenakan kita melakukan operasi, maka tubuh punberesiko mendapatkan infeksi. Yuk kita bahas selengkapnya berikut ini.

Apa efek sedot lemak ?

efek sedot lemak via sukalive.com

Berikut komplikasi-komplikasi yang mungkin terjadi setelah operasi sedot lemak, seperti dilansir Mayoclinic

1. Penyimpangan kontur
Kulit Anda mungkin tampak bergelombang, berkerut, atau 'layu' karena pembuangan lemak tidak merata, elastisitas kulit buruk dan penyembuhan yang tidak biasa. Perubahan ini mungkin permanen. Kerusakan di bawah kulit dari tabung tipis (cannula) yang digunakan selama liposuction dapat membuat kulit berbintik secara permanen.

2. Akumulasi cairan
Kantong cairan sementara (seromas) dapat terbentuk di bawah kulit. Cairan ini mungkin perlu dikeluarkan dengan jarum.

3. Mati rasa
Anda mungkin merasa mati rasa sementara atau permanen di daerah yang dioperasi. Iritasi saraf juga mungkin terjadi.

4. Infeksi
Infeksi kulit bisa terjadi, meski hanya pada kasus-kasus tertentu. Infeksi kulit yang parah mungkin mengancam nyawa.

5. Lubang internal
Meski jarang terjadi, kanulai yang menembus terlalu dalam bisa menusuk organ internal. Ini mungkin memerlukan pembedahan darurat.

6. Emboli lemak
Potongan lemak yang menempel dapat melepaskan diri dan terjebak dalam pembuluh darah, berkumpul di paru-paru atau melakukan perjalanan ke otak dan menyebabkan emboli. Emboli lemak merupakan keadaan darurat medis.

7. Masalah ginjal dan jantung
Pergeseran tingkat cairan seperti cairan yang disuntikkan dan disedot keluar dapat menyebabkan ginjal dan masalah jantung yang berpotensi mengancam nyawa.

Risiko-risiko komplikasi meningkat jika ahli bedah bekerja pada permukaan yang lebih besar dari tubuh Anda, atau melakukan beberapa prosedur selama operasi yang sama. Pertimbangkan efek samping ini dengan baik sebelum Anda memutuskan melakukan operasi sedot lemak.

Bagaimana cara sedot lemak ?

Metode sedot lemak modern meliputi:


  • Sedot lemak tumescent - Bius digunakan untuk membuat bagian tubuh dimana tabung akan dimasukkan, mati rasa. Bius juga diaplikasikan ke jaringan lemak untuk disingkirkan sebelum melakukan penyedotan.
  • Sedot lemak dengan ultrasound - Gelombang ultrasound digunakan untuk meluruhkan lemak, kemudian lemak akan disingkirkan melalui penyedotan.
  • Sedot lemak dengan laser - Prosedurnya hampir sama dengan sedot lemak dengan ultrasound tetapi menggunakan gelombang energi rendah untuk meluruhkan lemak sebelum penyedotan dilakukan.


Pertama-tama, Anda harus berkonsultasi dengan ahli bedah tentang prosedur sedot lemak. Setelah menerima beberapa rincian dasar tentang jenis-jenis sedot lemak, Anda akan menjalani pemeriksaan latar belakang kesehatan untuk memastikan Anda cukup sehat untuk melakukan prosedur ini. Ahli bedah perlu mengetahui alergi Anda, maupun pengobatan serta suplemen herbal yang sedang Anda konsumsi/jalani.

Apabila ahli bedah sudah menyatakan Anda sebagai kandidat yang cukup mampu menjalani sedot lemak, maka Anda akan diminta untuk berhenti sejenak mengkonsumsi alkohol beberapa hari sebelum jadwal operasi. Ini juga berarti diet Anda akan dikontrol sebelum prosedur dilakukan.

Normalnya, sedot lemak adalah prosedur bedah yang dapat dilakukan dalam sehari, tetapi juga tergantung pada kondisi fisik pasien dan jumlah lemak yang ingin dihilangkan. Anda juga mungkin diharuskan untuk tinggal di rumah sakit setelah prosedur selesai agar kondisi Anda dapat dipantau. Tetapi apabila kondisi fisik Anda sehat dan tidak banyak lemak yang harus dihilangkan, maka Anda dapat kembali ke rumah segera setelah prosedur selesai.

Sebelum pembedahan yang sebenarnya, Anda akan diberikan bius. Bius total biasa digunakan pada kasus di mana ahli bedah harus menghilangkan lemak dalam jumlah banyak. Ketika bius telah bekerja, ahli bedah akan membuat sayatan kecil di area yang diinginkan. Ultrasound atau laser akan digunakan untuk meluruhkan lemak, yang mana akan dihilangkan melalui pompa penyedot.

Fakta sedot lemak 

fakta sedot lemak via hellosehat.com

1. Sedot lemak bukan untuk orang gendut obesitas
Sedot lemak atau liposuction adalah prosedur medis untuk menghilangkan lemak, tapi ini bukan bentuk pengobatan atau cara menurunkan berat badan bagi orang yang mengidap obesitas. Jika Anda ingin sedot lemak, baiknya Anda harus berada pada ukuran 30% lebih berat dari berat badan ideal tubuh Anda.

2. Operasi sedot lemak dilakukan dokter kulit dan bedah plastik
Operasi sedot lemak paling sering dilakukan oleh ahli bedah plastik dan dan dokter kulit. Seorang dokter bedah plastik berperan pada bedah estetika dan rekonstruksi tubuh yang akan disedot lemaknya. Lalu, seorang dokter kulit berperan kepada pemulihan pada bentuk dan hasil kulit setelah operasi.

3. Cara kerja operasi sedot lemak
Saat melakukan operasi, dokter akan membuat sayatan kecil di kulit dan menyuntikkan anestesi berbasis mineral. Teknik operasi ini disebut teknik “tumescent” yang bekerja dengan mencegah kehilangan darah yang berlebihan tetapi menimbulkan bengkak dan memar pada area yang disedot lemaknya.

Setelah itu, dokter akan memasukkan tabung kosong yang disebut cannula ke sayatan kecil tadi, berguna menghancurkan timbunan lemak yang mengeras dan mengisap lemak pada bagian tubuh tertentu. Lemak yang disedot akan ditampung dalam wadah tabung dengan hasil berwarna kuning kecoklatan.

4. Teknologi laser dan ultrasonik sebagai cara terbaru
Teknik  terbaru untuk sedot lemak saat ini umumnya menggunakan tenik laser dan sinar ultrasonik. Kedua teknik ini dapat mencairkan lemak dan membuatnya lebih mudah untuk diserap atau dihilangkan. Teknik ini  juga dapat mengurangi memar dan bengkak dan mempercepat pemulihan pasca operasi penghilangan lemak.

5. Perlu beberapa bulan untuk melihat hasilnya
Sebelum dan sesudah operasi sedot lemak, Anda tidak langsung menghasilkan perubahaan yang fantastis. Anda perlu memakai perban elastis atau pakaian khusus yang melapisi ketat seluruh badan setelah operasi untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu. Anda perlu diet ketat untuk melihat hasil akhir yang maksimal selama beberapa bulan. Jika berat badan Anda bertambah setelah operasi, lemak berpotensi besar dapat muncul di tempat-tempat baru dan tak terduga.

6. Risiko sedot lemak
Sedot lemak intinya masih tetap dilakukan dengan prosedur operasi, yang pasti akan menimbulkan dampak jangka pendek maupun panjang pada kesehatan tubuh Anda. Tanyakan kepada dokter Anda untuk menjelaskan semua potensi risiko dan komplikasi yang dapat terjadi.

Risiko terbesar yang bisa terjadi adalah pembekuan darah atau gumpalan lemak yang bergerak melalui aliran darah menuju paru-paru atau otak. Risiko yang lebih umum biasanya, adanya pendarahan, infeksi, memar, perubahan warna kulit, dan mati rasa pada bagian yang disedot lemaknya.

7. Biaya sedot lemak
Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan sedot lemak, baiknya cari tahu berapa banyak biaya yang akan dikeluarkan. Umumnya di Jakarta, prosedur sedot lemak berkisar dengan harga 80 juta rupiah lebih, namun masih jarang asuransi kesehatan yang meng-cover risiko dari prosedur sedot lemak. Kebanyakan ahli bedah plastik akan mengatur dan mengalokasikan pembayaran operasi tersebut, tetapi Anda masih akan membayar untuk anestesi, rawat inap, obat-obatan, dan risiko komplikasi yang mungkin terjadi.

8. Lemak yang disedot bisa menjadi alat untuk ketahanan tubuh ke depannya
Ternyata sel-sel lemak  yang dibuang dapat menjadi berharga di masa depan. Itu karena sel-sel lemak yang diperoleh dari sedot lemak merupakan sumber yang sangat baik dari sel induk lemak yang diserap (lemak baik), jenis sel induk lemak tersebut berfungsi untuk menghasilkan tulang, tulang rawan, otot, dan jaringan lain pada tubuh. Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa sel-sel induk dari lemak dapat membantu orang dengan penyakit jantung, diabetes, dan penyakit saraf.

Sedot lemak dalam islam

Apakah sedot lemak haram dalam islam ? Simak berikut ini.

Pada prisipnya Islam membolehkan semua aktifitas selama tidak ada dalil yang melarangnya, sebagaimana kaidah fiqih menyebutkan :

1. Asal suatu perbuatan itu hukumnya boleh, kecuali ada dalil yang mengharamkannya.
2. Tidak boleh melakukan perbuatan yang berbahaya dan membahayakan.
3. Kemudaratan itu mesti dihilangkan.
4. Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah menurunkan pula obatnya.
5. Kondisi darurat membolehkan sesuatu yang terlarang.

Operasi plastik secara umum terbagi dua, pertama berupa pengobatan (rekonstruktif) untuk mengobati cacat yang ada di badan atau disebabkan kecelakaan atau kebakaran. Artinya memulihkan (mengembalikan kepada keadaan semula) anggota badan yang cacat dan tidak dapat berfungsi akibat kecelakaan ataupun penyakit.

Misalnya lahir dalam keadaan bibir sumbing, jumlah jari kaki atau tangan yang berlebih, luka bakar pada wajah atau semua operasi yang bertujuan untuk pengobatan. Bentuk operasi plastik seperti ini dibenarkan dan dibolehkan di dalam syariat Islam, sesuai dengan hadis yang di riwayatkan oleh Abi Hurairah bahwa Rasulullah bersabda “Allah tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan pula obatnya” (HR Bukhori no.5246).

Sedot lemak (dalam istilah kedokteran disebut dengan Liposuction) termasuk salah satu jenis operasi kosmetik yang digunakan untuk menghilangkan lemak tubuh. Operasi ini biasanya dilakukan pada daerah yang masih berlemak ketika telah melakukan diet dan olahraga namun belum mampu membakar lemak tersebut.

Bila sedot lemak dilakukan atas dasar kesehatan dan bertujuan membantu orang yang memiliki penyakit obesitas dan gangguan penyakit lain seperti hipertensi, diabetes, jantung dll yang diakibatkan oleh timbunan lemak yang terlalu banyak di dalam tubuh, maka hukumnya mubah.

Namun hukum mubah bisa menjadi haram apabila tujuannya hanya untuk kelihatan lebih menarik. Sebab beberapa penelitian menyebutkan komplikasi yang dapat terjadi pada operasi sedot lemak ini antara lain adalah terjadinya kerusakan organ internal, luka bakar, gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh, jaringan parut dan terjadinya alergi dan infeksi.

Dalam hal ini berlakulah kaidah “Tidak boleh melakukan perbuatan yang berbahaya dan membahayakan”.

Adapun hukum memanfaatkan teknologi kecantikan (non-operasi) yang saat ini makin canggih untuk menghilangkan kerutan, memperbaiki kontur wajah yang turun, dan menjaga kulit agar tetap terlihat muda, maka :

1. Hukumnya tergantung dari niat dan tujuan untuk apa melakukannya, boleh jika niatnya untuk menjaga kesehatan sekaligus memperindah tubuh dan menyenangkan suami. Bisa hukumnya haram apabila perbuatan tersebut berpotensi dapat membahayakan tubuh (kaidah “Tidak boleh melakukan perbuatan yang Berbahaya dan Membahayakan”).

2. Tidak mengubah ciptaan Allah SWT.

3. Bahan yang dipergunakan adalah halal dan tidak najis.

4. Tidak menghalangi air untuk bersuci ke kulit atau rambut.

5. Tidak menyerupai orang kafir.

“Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk mereka” (HR Ahmad dan Abu Daud).

Jadi intinya, hakekat kecantikan dalam pandangan Islam bersumber pada hati dan jiwa (ruhani). Kecantikan ruhani tidak akan dapat ditelan oleh waktu dan zaman, beda halnya dengan kecantikan jasmani.

Seiring dengan perjalanan waktu, wajah yang cantik mulai tua dan mengeriput serta tidak akan menarik lagi. Maka percantiklah rohani Anda dengan memperkuat aqidah karena kecantikan rohani berakar pada kekuatan aqidah. Wallahu A’lam.
Top