Sering Disangka Jerawat Timbul Akibat Jatuh Cinta Pada Seseorang, Ini Jawaban Para Medis

Komentar

Cinta tulus via lyceum.id

Benarkah jatuh cinta bisa menyebabkan jerawat?

Kan sering yang biasanya kalau ada teman mendadak muncul jerawatnya terus kita ledekin

"lagi ada yang dipikiran ya..., sapa nih?" Sebenarnya apa benar hal ini  dan bagaimana dari segi medis?

Sebenarnya, jerawat bisa timbul karena beberapa faktor seperti stres atau pola makan. Ternyata anggapan jerawat karena lagi "cinta-cintaan" tuh salah besar! Jerawat sama sekali nggak ada hubungannya sama jatuh cinta.

Tapi sebenarnya apakah jatuh cinta bisa menimbulkan jerawat? Itu hanya mitos belaka ataukah fakta, ingin tahu penjelasan yang sebenarnya? Simak penjelasannya dibawah ini.

Benarkah Jatuh Cinta Menyebabkan Jerawat?

Sebenarnya ada banyak faktor pemicu yang menyebabkan jerawat muncul, dapula diantaranya adalah muka yang kurang bersih dan produk kosmetik yang tidak cocok, oke selanjutnya kita bahas mengapa jerawat muncul dan bagaikana cara mengatasinya.

Apa sih hormon penyebab jerawat?

Hormone pemicu jerawat adalah hormone libido, dimana hormone ini akan cepat berkembang ketika seseorang memilikii keingintahuan tentang hal hal yang dewasa, dengan begitu, ketika sedang jatuh cinta tak jarang remaja saat ini akan memikirkan kearah situ.  jadi penyebab bahwa ketika sedang jatuh cinta akan timbul berbagai macam jerawat. Apalagi jika jatuh cinta pada usia yang sudah dewasa pastinya pemikiran akan cepat ke arah situ. Pada uraian diatas dapat dikatakan jatuh cinta menyebabkan jerawat dapat dikatakan adalah fakta. Namun, terlepas dari hal itu penyebab jerawat dapat terjadi karena berbagai faktor.


Jatuh cinta via beritagar.id

Faktor-faktor penyebab jerawat 

Inilah faktor yang menyebabkan jerawat muncul pada wajah Anda.

1.  Pemilihan kosmetik yang salah 
Bagi  kaum hawa kosmetik adalah hal yang wajib dibawa kemana-mana, tak jarang bagi kaum hawa memiliki berbagai produk kosmetik dari berbagai pabrik, padahal dengan sering bergonta-ganti kosmetik malah menyebabkan wajah menjadi iritasi.

2. Terlalu sering mencuci muka
ternyata terlalu sering mencuci muka juga tidak baik untuk wajah, kareana akan membuat kelenjar minyak menjadi meningkat. Sehingga justru akan mempercepat jerawat menjadi tumbuh. Untuk itu paling tidak mencuci wajah dengan saabun muka 2-3 kali saja dalam sehari.

3. Terlalu sering menyentuh kulit wajah
Kadang tangan terlalu gatal untuk selalu menyentuh kulit wajah, padahal kulit wajah yang sering tersentuh malah menybabkan jerawat, karena bisa saja saat kita menyentuh kulit wajah saat itu tangan sedang tidak bersih, atau banyak debu yang menempel pada tangan yang digunakan untuk menyentuh. Oleh karena itu cucilah tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh kulit wajah.

4. Stress
Ketika sedang stress  hormon pertumbuhan jerawat akan mudah meningkat, biasanya hal ini dialami oleh stress karena terlalu banyak pikiran, karena sering di tolak cintanya (miris banget) .hal tersebutlah yang harus dihindari dengan cara menenangkan diri dengan cara mendengarkan musik,dan hindari hal-hal yang membuat stress.

5. Sering begadang 
Sering begadang ternyata selain tidak baik bagi kesehatan, ternyata jua bisa menimbulan jerawat. Ketika kita begadang kulit wajah akan terlihat pucat  dan kulit menjadi kurang sehat.

6. Kurangnya menjaga kebersihan lingkungan
benda-benda yang ada didekat anda, terutama pakaian, bantal, guling dan tempat tidur. Ketika kita tidur, wajah akan menempel pada kasur, jika kasur tidak sering dibersihkan maka kotoran yang ada dikasur akan menempel pada wajah. Begitu juga dengan bantal, guling dan pakaian.

7. Pola makan yang tidak sehat
Pola makanan yang tidak sehat adalah salah satu factor yang sangat mempengharui, makan makanan yang mengandung banyak minyak, makanan yang terlalu pedas, dan juga makanan yang banyak mengandung kafein, untuk menjaga kecantikan, sebaiknya jangan terlalu berlebih dalam mengkonsumsi makanan ataupun minuman tersebut. 

Benarkah jatuh cinta adalah penyakit? Dalam sebauh catatan sejarah kono, jatuh cinta dianggap sebagai penyakit berbahaya yang harus dijauhi, seorang profesor bernama Mary Wack, asal Inggris di Universitas Stanford menjelaskan alasannya.

Beberapa tulisan di abad pertengahan menghubungkan penyakit cinta dengan penyakit bipolar. Karena pada masa itu dalam ilmu kedokteran beranggapan bahwa tubuh dan jiwa saling terkait erat. Tubuh diperkirakan bisa mencerminkan keadaan jiwa.

Gagasan semacam itu berdasarkan pada seorang dokter terkemuka asal Yunani Kuno yang merupakan ahli filsuf di Kekaisaran Romawi. Orang yang telah jatuh cinta akan merasakan perubahan suasana hati dan deperesi dengan cepat. Hal tersebut diibaratkan dengan gejala kekerasan dan kegilaan yang melankolis.


Cinta dalam islam via news.gunadarma.ac.id

Lalu apa saja 5 hormon jatuh cinta? Apakah jatuh cinta itu takdir? Inilah jawaban serta penjelasan lengkapnya.

5 Hormon Saat Jatuh Cinta

Untuk mengetahui dan memahami jenis dan peran hormon dalam tubuh saat seseorang jatuh cinta, berikut ini penjelasannya.

1. Feromon
Feromon berasal dari kata phero (pembawa) dan mone (sensasi). Feromon adalah suatu zat kimia yang berasal dari kelenjar endokrin makhluk hidup untuk mengenali individu lain di luar dirinya. Feromon bersifat tak kasat mata, tidak dapat dirasakan oleh indra manusia dan mudah menguap. Ketika terhirup, feromon akan diteruskan ke hipotalamus (bagian otak yang mengatur emosi). Feromon inilah yang disinyalir berperan dalam timbulnya ketertarikan dengan lawan jenis yang dalam bahasa manusianya disebut dengan jatuh cinta.

2. Hormon PEA (Phenyl Etil Amine)
PEA inilah yang paling berperan dalam menumbuhkan cinta. PEA merupakan semacam amphetamine yang diproduksi oleh tubuh dari hasil sekresi melalui sistem saraf dan aliran darah yang menciptakan respon yang setara dengan narkotika. PEA ini berperan dalam membuat jantung berdebar-debar, tangan berkeringat, dan hati merasakan kegembiraan ketika bertemu dengan orang yang dicintai.

3. Hormon Dopamin
Hormon dopamin berperan dalam sistem “keinginan dan kesenangan” sehingga meningkatkan rasa senang. Pada orang yang sedang jatuh cinta, dopamin berperan dalam menghadirkan energi besar, kegembiraan, hilangnya selera, meningkatkan aktivias mental, menunda rasa lelah, menurunkan kebutuhan tidur, dan meningkatkan fokus perhatian. Itulah sebabnya orang yang jatuh cinta mempunyai energi yang luar biasa, berkurangnya kebutuhan tidur dan makan, dan keberanian mengambil resiko yang tinggi, walaupun sebenarnya ia seorang penakut.

4. Hormon Norephineprine (NE)
Hormon ini mempunyai efek yang hampir sama dengan dopamin dan juga adrenalin, yaitu menimbulkan efek mempercepat aliran darah, mengobarkan semangat, dan membuat seseorang lebih energik serta gembira. Itulah sebabnya orang yang jatuh cinta merasa berdebar-debar. Di samping memberikan rasa gembira, norepinephrine juga dapat memberikan perasaan tenang dan nyaman saat berada dekat dengan orang yang dicintai.

5. Hormon Serotonin
Hormon serotonin merupakan hormon yang terkait dengan munculnya obsesi. Ketika seseorang jatuh cinta, hormon serotonin akan menurun. Hal ini menyebabkan seseorang menjadi terobsesi dengan orang yang dicintainya, wajahnya selalu terbayang-bayang di kepala. Keadaan otak terkait dengan kadar serotonin pada orang yang sedang jatuh cinta itu mirip dengan keadaan orang yang mengalami gangguan OCD (Obsessive Compulsive Disorder).

Jadi, itulah 5 hormon yang bereaksi karena jatuh cinta. Jatuh cinta kepada lawan jenis adalah hal normal dan sangat dianjurkan, Islam tidak melarang seseorang untuk jatuh cinta, mencintai dan dicintai. Oleh sebab itu, jatuh cinta adalah takdir sementara berjuang adalah pilihan, dan jodoh ada ditangan Tuhan. Lalu bagaimana jatuh cinta dalam islam? 


Kebahagiaan cinta via intisari.grid.id

Jatuh Cinta Dalam Islam

Setiap manusia yang hidup pasti akan memiliki rasa cinta. Rasa cinta adalah fitrah yang sudah wajar dimiliki dan merupakan anugerah Allah SWT. Tidak ada manusia yang ingin disakiti melainkan ingin mendapatkan rasa cinta yang mendalam dalam hidupnya. Begitupun Allah memerintahkan manusia untuk terus memiliki rasa cinta dan kasih sayang antar sesama manusia dan khususnya sesama muslim agar terjalin rasa persaudaraan dan keluarga.

Yang menjadi berbeda adalah, tentang jatuh cinta kepada sesama manusia yaitu lawan jenis. Jatuh cinta pada lawan jenis hendaknya dipahami, bahwa ada batasan-batasan tertentu dan tidak boleh sembarangan dalam mengaktuskan rasa cinta. Hal ini karena islam memiliki batasan-batasan tertentu. Berikut adalah penjelasan mengenai jatuh cinta dalam islam yang benar.

Mengapa Manusia Jatuh Cinta?

Jatuh cinta yang merupakan anugerah Allah sengaja Allah berikan agar manusia dapat melangsungkan kehidupannya di muka bumi sesuai dengan Tujuan Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama. Perasaan jatuh cinta ini tentunya memiliki fungsi dan juga peranan yang sangat banyak. Diantaranya adalah:

1. Memberikan Rasa Kebahagiaan
Jatuh cinta memang memberikan rasa kebahagiaan. Untuk itulah, manusia membutuhkan rasa cinta agar dapat memberikan semangat dan kebahagiaan di dunia. Rasa kebahagiaan tentu saja muncul jika manusia jatuh cinta secara benar bukan dalam rangka mengumbar hawa nafsu.

2. Mengawali Manusia Untuk Berkeluarga
Rasa jatuh cinta Allah berikan untuk manusia bisa berkeluarga dan menjalin hubungan yang halal antara suami dan istri. Rasa jatuh cinta ini tentu sangat mendukung manusia untuk bisa mejalin hubungan atau berkomitmen dalam rumah tangga, karena cinta menyertainya.

Sebabnya bisa berbagai macam. Bisa karena aqidah atau agama, kecantikan, harta atau kekayaan, jabatan, kedudukan, atau latar belakang keluarga. Hal ini bisa membuat semua manusia memiliki sebab awal untuk jatuh cinta.

3. Terbentuk Keluarga yang Sakinah Mawaddah Wa Rahmah
Keluarga yang sakinah mawaddah dan wa rahmah tentu akan terbentuk jika suami istri satu sama lain bisa memiliki perasaan jatuh cinta. Perasaan jatuh cinta hanya akan bisa muncul jika keduanya memiliki perasaan dan pandangan yang sama akan suatu hal dan mampu mengesampingkan perbedaan yang ada.

Jatuh cinta dalam islam tentu saja bukan hanya berkaitan dengan perasaaan atau hawa nafsu semata. Perasaan jatuh cinta dalam islam menuntut laki-laki dan perempuan tetap menjaga diri dan tidak tergoda oleh syetan yang selalu mengarahkan kepada kemaksiatan.


Mensyukuri cinta via uget.uget.com

Syarat Jatuh Cinta dalam Pergaulan Islam

Karena jatuh cinta adalah hal yang fitrah dan menjadi lumrah bagi manusia, maka hal ini tentu tidak dilarang. Jatuh cinta dalam pergaulan islam tentu saja diperbolehkan asalkan tidak dilarang dan mengganggu syariat islam. Melanggar syariat islam tentu saja menjadi jatuh cinta yang dilarang. Berikut adalah syarat agar jatuh cinta dalam islam tidak melanggar syariat dan tidak menjadi hal yang diharamkan oleh Allah SWT.

1. Tidak Mendekati Zinah
“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk” (QS Al Isra : 32)

Jangan sampai jatuh cinta kita menjadi arah pada mendekati zinah. Mendekati zinah tentunya adalah hal yang sangat dilarang dan diharamkan oleh Allah. Untuk itu jangan sampai kita melakukan khalwat atau berdua-duaan dengan lawan jenis, walaupun dalam konteks kita sedang jatuh cinta. Karena balutan rasa jatuh cinta sangat mudah mendukung seseorang untuk melakukan hal-hal yang medekati perzinahan.

Mendekati zinah misalnya saja, memegang lawan jenis yang bukan mahram karena alasan cinta, berduaan di tempat yang sepi, berkata-kata yang tidak senonoh, dan juga melakukan sesuatu yang melampaui batas seperti membuka aurat bahkan hingga mendekati perzinahan.

2. Tidak Mengikuti Langkah-Langkah Syetan
“Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.” (QS Al Baqaarah : 168-169)

Langkah-langkah syetan tentu saja adalah langkah-langkah yang mengarah pada penjerumusan. Langkah-langkah syetan selalu dibalut oleh keindahan. Salah satu keindahan tersebut adalah adanya perasaan jatuh cinta. Maka jangan sampai manusia terjerumus pada langkah-langkah syetan dan merasa terlena olehnya. Karena syetan selalu senang dengan hal-hal yang menjerumuskan dan menghancurkan manusia hingga pada kedosaan.

Contoh langkah-langkah syetan misalnya adalah, dari awal jatuh cinta. Kita memiliki rasa cinta pada seseorang yang kita kagumi. Lalu lama-lama ia meminta kita untuk selalu membantunya, mengikuti apa yang dia inginkan, sampai kita tidak ingin kehilangan dia. Padahal apa yang ia minta menjauhkan kita kepada Allah dan melanggar aturan Allah. Dengan alasan perasaan cinta, langkah-langkah halus tersebut bisa membawa kita pada rusaknya nilai-nilai islam kita.

3. Mengarahkan Kepada Hal yang Halal
Rasa jatuh cinta adalah hal yang bisa menjermuskan jika kita tidak sadar. Rasa jatuh cinta harus diarahkan pada cinta yang halal yaitu cinta yang mengarah kepada pernikahan dan balutan ridho Allah SWT. Rasa jatuh cinta tentu bisa mengantarkan kita kepada jodoh yang nantinya akan menemani kita.

 “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu Yang menciptakan kamu dari satu jiwa dan darinya Dia menciptakan jodohnya, dan mengembang-biakan dari keduanya banyak laki-laki dan perempuan; dan bertakwalah kepada Allah swt. yang dengan nama-Nya kamu saling bertanya, terutama mengenai hubungan tali kekerabatan. Sesungguhnya Allah swt. adalah pengawas atas kamu”. (QS An Nisa : 1)

Untuk itu, jatuh cinta harus diarahkan pada hal yang menjadi keridhoan dan syariat islam yaitu pernikahan. Jika memang tidak bisa menunju pernikahan atau menghalangi pernikahan maka kita harus berjaga-jaga dari perasaan tersebut.

Semoga kita selalu menjalankan syariat islam, dan merasakan jatuh cinta tanpa harus melanggar rukun iman dan rukun islam. Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bisa menambah pengetahuan serta bermanfaat bagi Anda.
Top