FPI Banyuwangi Peringatkan Festival Gandrung Sewu 2018, Ini Tanggapan Panitia!

Komentar

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi (Foto: Kemenpar)


Tak ingin bencana melanda...

FPI Banyuwangi beri peringatan agar festival Gandrung Sewu batal di gelar.

Namun, seperti ini tanggapan dari panitia festival tersebut!

Berbagai bencana yang terjadi di Indonesia jadi alasan FPI Banyuwangi menolak digelarnya Gandrung Sewu.

"Sifatnya hanya nasihat. Jika memang itu tidak diindahkan ya tidak apa-apa. Kami tidak akan melakukan aksi penertiban acara itu (Gandrung Sewu)," ujar Ketua DPW-FPI Banyuwangi, Kamis (18/10/2018).

Menurutnya, setiap hari banyak terjadi bencana di Indonesia. Ini dikarenakan kemaksiatan tumbuh subur di Indonesia. Ini, kata dia sebagai bentuk peringatan, jangan sampai bencana terjadi di Banyuwangi.

"Akhir ini kita semua diuji. Ada gempa bergilir, gunung meletus, lahar, tsunami, lumpur ya intinya nasihat lah. Banyuwangi dekat pantai sudah pengalaman kena tsunami. Kami hanya ingin memberi nasihat tidak untuk melakukan penertiban. Hanya aksi moral saja," tambahnya.

Dia mengamini jika bencana gempa bumi dan tsunami muncul karena ada tumbukan lempengan, yang sesuai dengan penjelasan BMKG. Namun yang terpenting adalah bagaimana masyarakat tidak lagi melakukan maksiat di muka bumi ini.

"Allah memberikan bencana itu sifat kasih sayang supaya kita tidak kebablasan. Karane terbukti setelah bencana pasti Allah menumbuhkan lagi daerah itu lebih baik lagi," pungkasnya.

Secara resmi, DPW FPI Banyuwangi menolak digelarnya kegiatan Festival Gandrung Sewu 2018. FPI mengeluarkan surat pernyataan sikap yang tertuang dalam surat No. 0003/SK/DPW-FPI Banyuwangi/II/1440 Tertanggal 11 Oktober 2018.

Tanggapan panitia atas himbauan FPI tersebut


Foto: kompas.com

Panitia Gandrung Sewu mengungkapkan, penolakan dari DPW FPI tidaklah menjadi masalah yang substansial.

Festival Gandrung Sewu tetap akan digelar di Pantai Boom Banyuwangi, Sabtu (20/10/2018).

"Kami merasa gak ada masalah yang substansial. Gandrung Sewu ini kan pagelaran seni sehingga menganut kaidah-kaidah teknis seni. Apapun yang kita lakukan kan biasalah ada yang senang dan tidak senang atau ada yang setuju atau tidak setuju," ujar Budianto, Ketua Panitia Gandrung Sewu 2018 seperti dilansir dari detikcom, Kamis (18/10/2018).

Baca Juga:

Menurut Budianto, digelarnya acara Gandrung Sewu pasti dilandasi niat yang baik.

"Sehingga kalau ada yang kurang pas ya kami anggap itu sebagai kritik yang mengingatkan kami untuk lebih baik di masa yang akan datang," tambah Budianto.

Untuk pagelaran Gandrung Sewu tahun ini, tambah Budianto, untuk teknis pelaksanaan hampir sama dengan tahun lalu. Sementara untuk tema memang berbeda dengan tahun kemarin.

"Tema setiap tahun memang berbeda dan ditentukan oleh Dinas Pariwisata dan Dewan Kesenian Blambangan," pungkas Budianto.

Nah bagaimana menurut Anda?
Top