Miris Sekolah di Batam Sediakan Penjara Untuk Siswanya yang Kabur

Komentar

Sumber gambar video.tribunnews.com

Miris sekali jika dunia pendidikan di indonesia masih di temukan praktik kekerasan di lingkungan sekolah.

Tak hanya praktik kekerasan di dalam sekolah pun seperti militer lengkap dengan sel tahanan untuk menghukup murid yang berbuat kesalahan.

"KPAI dan KPPAD Kepulauan Riau (Kepri) menerima laporan mengejutkan terkait adanya siswa yang dimasukkan dalam sel tahanan di sebuah SMK swasta di Batam," kata Retno saat konferensi pers di Kantor KPAI yang dikutip dari intisari.grid.id.

Temuan kasus seperti ini berawal dari kejadian salah satu murid yang berinisial RS(17) dituduh mencuri uang saat melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Korban menjelasakan jika ia tidak melakukannya namun tetap dipaksa untuk mengakuinya, hinnga membuatnya melarikan diri untuk kembali ke Kota Batam Melalui Bandara Hang Nadim.

Malangnya ia dijemput paksa oleh pelaku berinisial ED yang merupakan anggota kepolisian sekaligus pemilik modal sekolah tersebut.

Baca Juga Viral, Sholawatan dan Pengajian di Klub Malam Bali! Ternyata Ini Alasannya

Saat penjemputan paksa tersebut, RS diborgol sehingga disaksikan publik, dan dipukul oleh pelaku ketika sudah berada dalam mobil.

Setelah itu, RS dijebloskan ke "penjara" di sekolah dan kembali menerima tindak kekerasan.

Menurut informasi yang diterima Retno, proses belajar mengajar tidak berjalan selayaknya sekolah pada umumnya, siswa tidak fokus untuk belajar namun lebih di fokuskan pada latihan semimiliter.

Siswa-siswa diajarkan menembak dengan senapan angin. Selain itu juga mengemudikan mobil dalmas milik sekolah

Atas ditemukannya kasus ini, KPAI berencana menempuh jalur hukum agar kasus serupa tidak terulang.
Top