Mati Bisa Datang Secara Tiba-tiba, Hafal dan Amalkan Doa Penghindar Mati Mengerikan "Su'ul Khotimah"

Komentar

Sumber gambar islamidia.com

Mati menjadi sebuah misteri yang tidak ada seorangpun di dunia ini yang mengetahui

Karena setiap mahluk yang bernyawa pasti akan menemui kematian.

Sehingga setiap manusia harus mempersiapkan dirinya dengan amalan soleh untuk bekalnya nanti di akhirat.

Tidak semua orang mengalami kematian akibat dari penyakit, kecelakaan maupun kejadi lainnya, orang sehat pun bisa saja meninggal.

Bahkan ada pula orang-orang yang meninggal dengan cara yang mengerikan seperti sedang bermaksiat maupun melakukan perbuatan buruk lainnya.

Namun semua orang berharap jika nanti di datangi malaikat maut dalam keadaan khusnul khotiman.

Untuk itu kita perlu menghafal dan mengamalkan doa-doa agar dijauhkan dari mati su'ul khotimah.

Doa agar dihindarkan mati su'ul khotimah (Mati Mengerikan)


sumber gambar wattpad.com

Yang dimaksud dengan beberapa kalimat dalam doa diatas adalah:

  1. At-taroddi artinya jatuh dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah.
  2. Al-hadm artinya tertimpa bangunan.
  3. Al-ghoroq artinya tenggelam dalam air.
  4. Al-hariq artinya terbakar api.
  5. An-yatakhobbathonisy syaithoonu ‘indal mauti artinya dikuasai oleh setan ketika akan meninggal dunia, sehingga setan menghalanginya untuk bertaubat.
  6. Al-ladhiiga artinya mati dalam keadaan terkena racun dari kalajengking dan ular.

Dan berikut doa agar meninggal dalam keadaan khusnul khotiman.

Sangat banyak doa yang diabadikan Al-Qur’an dan sunnah Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam yang bermakna permintaan agar akhir hayat husnul khatimah;

1. Doa agar diwafatkan di atas Islam,

-  Doa Nabi Yusuf 'alaihis salam:

تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ

“Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang shaleh.” (QS. Yuusuf: 101)

-  Doa tukang sihir Fir’an yang telah bertaubat,

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ

“Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepada-Mu).” (QS. Al-A’raaf: 126)

2. Doa diteguhkan di atas hidayah,

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imran: 8)

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ

“Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu." (HR. Ahmad dan at Tirmidzi)

Ya Allah, jadikanlah amal terbaik kami pada penutupnya, jadikan sebaik-baik umur kami pada saat kami mengakhirinya, dan jadikan hari terbaik kami pada saat kami bertemu dengan-Mu. Ya Allah berilah taufik kepada kami semua untuk senantiasa berbuat kebajikan dan menjauhi kemungkaran-kemungkaran.
Top