Masya Allah, Inilah Keistimewaan Wanita yang Bikin Pria Iri

Komentar

Keistimewaan wanita dalam Islam (foto: pudorefragrance.com)

Sebelum datang Islam, seluruh umat manusia memandang hina kaum wanita. Jangankan memuliakannya, menganggapnya sebagai manusia saja tidak.

Namun inilah indahnya Agama Islam, menjaga dan memuliakan wanita.

Bahkan, berikut ini adalah beberapa keistimewaan wanita dalam islam yang bisa bikin pria iri kepadanya.

Berbekal pengetahuan tentang Islam yang tipis, tak sedikit kalangan yang menganggap islam merendahkan wanita.

Padahal, wanita dalam Islam demikian dimuliakan, terlalu banyak bukti yang menunjukkan kenyataan ini.

Berikut adalah berbagai kemuliaan wanita dalam islam, seperti kami rangkum dari berbagai sumber:

1. Ketika masih anak-anak, ia membuka pintu surga bagi orang tuanya

Rasulullah SAW bersabda,

“مَنِ ابْتُلِيَ مِنْ هَذِهِ الْبَناَتِ بِشَيْءٍ فَأَحْسَنَ إلَيْهِن كُنَّ لَهُ سِتْراً مِنَ النّاَرِ”

Barangsiapa yang diuji dengan mendapatkan anak peremuaan kemudian ia berbuat baik kepada mereka (dengan mendidiknya) maka anak perempuan itu akan menjadi penghalang baginya dari sentuhan api neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mendidik anak perempuan juga dapat mengantarkan masuk ke surga.

Diriwayatkan oleh Aisyah ra. ia berkata:

Seorang wanita miskin datang kepadaku dengan membawa dua anak perempuannya, lalu  aku memberinya tiga buah kurma. Kemudian dia memberi untuk anaknya masing-masing satu buah kurma, dan satu kurma hendak dia masukkan ke mulutnya untuk dimakan sendiri. Namun kedua anaknya meminta kurma tersebut. Maka si ibu pun membagi dua kurma yang semula hendak dia makan untuk diberikan kepada kedua anaknya. Peristiwa itu membuatku takjub sehingga aku ceritakan perbuatan wanita tadi kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, : Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dan membebaskannya dari neraka” (H.R Muslim 2630)

Selain itu, mendidik anak perempuan dapat mengangkat derajat.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa ia berkata: Rasulullah saw. telah bersabda:

“مَنْ عاَلَ جاَرِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغاَ جاَءَ يَوْمَ الْقِياَمَةِ أناَ وَهَوَ”

Barangsiapa mengurus dan mendidik dua anak perempuan hingga mereka dewasa maka ia datang di hari kiamat bersamaku.” Beliau merapatkan jari-jemarinya. (HR. Muslim)

2. Ketika menjadi istri, ia menyempurnakan setengah dari agama suaminya

Hadisnya dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من رزقه الله امرأة صالحة فقد أعانه على شطر دينه فليتق الله في الشطر الباقي

"Siapa yang diberi karnia oleh Allah seorang istri yang solihah, berarti Allah telah menolongnya untuk menyempurnakan setengah agamanya. Karena itu, bertaqwalah kepada Allah setengah sisanya". (HR. Baihaqi 1916).

Dalam riwayat lain, juga dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا تزوج العبد فقد استكمل نصف الدين فليتق الله في النصف الباقي

"Ketika seorang hamba menikah, berarti dia telah menyempurnakan setengah agamanya. Maka bertaqwalah kepada Allah pada setengah sisanya".

3. Ketika menjadi ibu, surga di bawah telapak kakinya

Sering kita mendengar hadis Rasulullah Saw yang menyatakan bahwa; “Surga itu di bawah telapak kaki ibu” yang seolah jika dipahami secara tekstual seperti keindahan surga yang di dalamnya indah menglir sungai itu ada di bawah telapak kaki seorang wanita yang melahirkan kita.

Hadis tersebut adalah kata kiasan yang mengabarkan betapa kita wajib mentaati dan berbakti pada seorang ibu, mendahulukan kepentingannya mengalahkan kepentingan pribadi hingga diibaratkan letak diri kita bagaikan debu yang ada dibawah telapak kakinya bila kita ingin meraih surga.

الْجَنَّة تَحْت أَقْدَام الْأُمَّهَات قَالَ رَوَاهُ أَحْمَد وَالنَّسَائِيّ وَابْن مَاجَهْ وَالْحَاكِم

Surga itu dibawah telapak kaki ibu.” (HR. Ahmad, an-Nasaai, Ibn Maajah dan al-Hakim)

( الجنة تحت أقدام الأمهات ) يعني لزوم طاعتهن سبب قريب لدخول الجنة

Surga itu dibawah telapak kaki ibu; artinya selalu mentaatinya akan menjadikan sebab dekatnya seseorang untuk masuki surga.” (At-Taysiir Bi Syarh al-Jaami’ as-Shaghiir I/996)

4. Jika semua orang tahu kedudukan sesungguhnya wanita dalam Islam, niscaya mereka bersaing untuk menjaga wanita.

Sesungguhnya wanita muslimah memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan pengaruh yang besar dalam kehidupan setiap muslim.

BACA JUGA: Berdasarkan Hadits, Inilah 6 Wanita yang Sulit Masuk Surga Bahkan Sekedar Mencium Baunya

Sungguh telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an betapa pentingnya peran wanita, baik sebagai ibu, istri, saudara perempuan, mapun sebagai anak.

Dalam sebuah hadits bahkan disebutkan bahwa pernah ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan berkata,

Wahai Rasulullah, siapa orang yang paling berhak bagi aku untuk berlaku bajik kepadanya?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi, “Kemudian setelah dia siapa?” Nabi menjawab, “Ayahmu.” (HR. Bukhari, Kitab al-Adab no. 5971 juga Muslim, Kitab al-Birr wa ash-Shilah no. 2548)

Begitulah, Islam adalah rahmat bagi seluruh alam.

Wanita terus mendapatkan pernghargaan dan dihargai serta dimuliakan semenjak pertama kali dia terlahir ke bumi.

Mereka dimuliakan dalam semua fase kehidupan yang mereka lalui, baik ketika ia sebagai seorang anak, ibu, istri.

Maka berbanggalah menjadi seorang wanita!

Demikian, semoga bermanfaat! Wallahu A'lam...
Top