Kandungan Berbahaya Dalam Coca Cola, Bisa Akibatkan Kematian?

Komentar

coca cola via mirror.co.uk

Sampai saat ini, coca cola selalu menjadi minuman favorit oleh penikmat soda. Benarkah coca cola produk Yahudi? Adakah efek samping coca cola yang berbahaya seperti yang selama ini beredar hingga timbulkan pengeroposan tulang?

Benarkah coca cola produk Yahudi? Tahun 1997, delegasi misi ekonomi Israel memberikan penghargaan Israel Trade Award pada coca cola atas kesetiaan mereka memberi bantuan kepada negara itu selama 30 tahun. Coca cola juga menolak seruan Liga Arab untuk memboikot Israel.

Pada Februari 2002, coca cola bekerja sama dengan friend of Israel menjadi sponsor ceramah tokoh Zionis, Linda Gradstein, di Universitas Minnesota.

Tahun 2002, coca cola membangun pabrik di atas tanah milik Palestina yang dirampas Israel. Ini hadiah Israel atas sumbangan jutaan dolar coca cola kepada mereka.

NGERI
Coca cola saat ini adalah produk minuman yang paling mendunia dan terkenal. Namun, tersiar kabar mengejutkan dari Weekly World News bahwa bahan rahasia produk coca cola terbuat dari air liur (air ludah). Rahasia ini telah diungkapkan oleh seorang mantan eksekutif dari perusahaan tersebut.

Air liur yang digunakan oleh coca cola tersebut adalah air liur yang sudah difermentasi langsung dari Peru dalam tong besar kemudian dicampur dengan air berkarbonasi serta pewarna makanan.


ilustrasi coca cola via idntimes.com

Benarkah coca cola berbahaya? Sebenarnya, sama dengan soft drink lain, coca cola pada dasarnya cukup aman selama kita tak mengkonsumsinya secara berlebihan. Namun, ada beberapa alasan kenapa coca cola itu dapat merusak kesehatan kita, diantaranya bisa digunakan untuk membersihkan toilet, membersihkan radiator, menghilangkan karat dan korosi, melarutkan daging, tulang, gigi dan kuku, dan lainnya.

Lalu, apa saja kandungan yang terdapat dalam coca cola? Muncul anggapan bahwa soda dalam minuman ini dicampur dengan bahan pewarna makanan yang terbuat dari serangga. Coca cola mengandung gula, asam fosfat, kafein, karamel, asam karbonat, dan beberapa ekstrak.

Ekstrak coca cola terdiri dari  beberapa minyak tumbuhan eksotis, mengandung pewarna alami zat carmine yang diperoleh dari serangga Cochineal yang sudah dikeringkan. Namun konsumen tidak perlu khawatir, Cochineal benar-benar tidak berbahaya dan sudah digunakan sebagai pewarna tekstil sejak zaman Alkitab. Hal ini juga digunakan dalam industri makanan lebih dari 100 tahun.

Apa coca cola mengandung alkohol? Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan soft drink (minuman ringan) coca cola disinyalir mengandung kadar alkohol di dalamnya. Hal ini mengejutkan banyak pihak, mengingat minuman tersebut sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Namun, sebuah studi mencatat bahwa jumlah alkohol di dalam minuman-minuman ringan itu sangatlah rendah, hanya berkisar 10 miligram per liter. Jumlah itu sama dengan 0,0001 persen alkohol di setiap kaleng soft drink.

Baca Juga : Ini Racun Ganas Mengerikan Dalam Rokok yang Menyebabkan Kanker Mulut

Efek Samping Coca Cola 


ilustrasi minum coca cola via suppliersalon.com

Minuman Soda atau sering kita sebut soft drink memang paling enak dinikmati saat matahari terik. Rasanya yang manis dengan sensasi tersendiri membuat banyak orang menyukainya. Namun, tahukah Anda kalau terlalu sering mengkonsumsi minuman bersoda dapat mendatangkan berbagai gangguan kesehatan? Berikut efek samping coca colayang harus Anda ketahui.

1. Kerusakan gigi
Minuman soda mengandung asam yang dapat mengikis enamel. Hal itu akan membuat gigi rawan rusak dan menjadi lebih sensitif.

2. Kerusakan tulang
Asam fosfat yang terkandung dalam minuman bersoda sangat beracun untuk tulang. Hal tersebut bisa menyebabkan tulang menjadi keropos dan akhirnya menimbulkan osteoporosis.

3. Batu ginjal
Asam fosfat yang terkandung dalam minuman bersoda juga menyebabkan masalah pada ginjal. Ginjal sulit mengeluarkan asam fosfat dan memicu munculnya batu ginjal.

4. Kerusakan kulit
Terlalu sering minum minuman bersoda dapat menyebabkan kulit mengendur dan memicu penuaan dini.

5. Obesitas
Banyak studi menunjukkan bahwa mengonsumsi terlalu banyak minuman bersoda bisa menyebabkan obesitas pada anak-anak dan orang dewasa.

6. Malnutrisi
Minuman bersoda mengandung kafein yang bisa memicu kecanduan. Hal itu bisa membuat seseorang mengalami kekurangan gizi karena dia akan tertarik untuk mengonsumsi lebih banyak minuman bersoda.

Baca Juga : 9 Khasiat Konsumsi Teh Hijau, Meningkatkan Metabolisme Tubuh Hingga Cegah Penyakit Kronis

Nah, itulah informasi mengenai kandungan dan efek samping coca cola yang dapat kami sampaikan. Kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi kita semua.
Top