Lebih Baik Mana Sedekah Kepada Orang Tua dengan Sedekah Kepada Istri/ Anak Yatim?

Komentar

sedekah kepada orang tua via gushaironfadli.com

Sudah tepatkah kepada siapa bersedekah? Apakah sedekah kepada orang tua bisa disebut sedekah? Atau hal itu disebut sebagai kewajiban anak kepada orang tua. 

Sedekah dapat dilakukan kapan saja, dalam bentuk harta maupun non harta serta diberikan kepada siapa saja. Namun, kita dianjurkan untuk memberikan sedekah kepada orang tua. Orang yang paling dekat dengan kita.

Alangkah lebih baik baiknya kita bisa sedekah kepada orang tua. Mengingat keadaan orang tua masih banyak sekali tanggungan ataupun tidak. Orang tua disini tidak hanya orang tua kandung namun juga mertua.

Sedekah kepada orang tua ini menjadi sangat utama bagi kita, wujud rasa bakti kita kepadanya. Hal yang perlu diingat jangan sampai kita bersedekah ke berbagai masjid, kepada orang lain tapi kita bahkan terlupakan kepada orangtua kita sendiri.

Baca Juga : Sedekah yang Benar Sesuai Dengan Syariat

Sedekah Kepada Orang Tua Menurut Islam

ilustrasi sedekah kepada orang tua via liputan6.com

Allah berfirman,


يَسْأَلُونَكَ مَاذَا يُنْفِقُونَ قُلْ مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Mereka bertanya tentang apa yang mereka infakkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu infakkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.” (QS. Al-Baqarah: 215).

Dari Salman bin Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الصَّدَقَةَ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ، وَعَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ

“Sedekah untuk orang miskin, nilainya hanya sedekah. Sementara sedekah untuk kerabat, nilainya dua: sedekah dan silaturahim.” (HR. An-Nasai 2582 dan dishahihkan al-Albani).

Ayat dan hadis di atas, menunjukkan dibolehkannya memberikan sedekah kepada orang tua.

Terlepas dari orang tua kita mampu atau tidak mampu, kita wajib mendahulukan mereka ketika bersedekah, karena sedekah tidak selalu harus dengan harta.

Baca Juga : Urutan Sedekah yang Paling Utama yang Harusnya Didahulukan

Ada kisah tentang orang yang pemurah, selalu bersedekah pada siapapun yang membutuhkan pertolongannya, tapi ketika dia terjerat hutang, sedekah tidak menolongnya. Ketika ditanya apakah dia suka memberikan uang pada orang tuanya, ternyata jawabannya "tidak pernah".

Jadi bagi yang sedekahnya belum pernah berbalas, atau hutangnya belum lunas-lunas, atau yang merasa rezekinya terus seret, tanyakanlah pada diri sendiri, apakah kita sudah sedekah kepada orang tua sendiri? Ataukah lebih murah hati pada teman daripada orang tua sendiri? Atau merasa orang tua kita tidak membutuhkan apa-apa lagi karena merasa mereka sudah hidup berkecukupan?

Pastikan orang tua kita tidak kekurangan, barulah kita perluas ruang lingkup sedekah kita pada prioritas berikutnya.


ilustrasi sedekah dengan memberi hadiah untuk orang tua

Dalam salah satu acara tanya jawab di TV, Dr. Muhammad az-Zaghabi ditanya oleh seorang wanita, bolehkah dia memberikan sedekah kepada orang tuanya dari harta suaminya?

Jawaban Beliau,

Ya, tentu saja boleh dan jika sedekah ini diambilkan dari harta suami, maka harus dengan sepengetahuan suami dan dengan izin suami. Anda mengambil harta suami untuk sedekah kepada orang tua. Ketika orang tua fakir, atau termasuk salah satu diantara 8 golongan yang berhak menerima zakat, bolehkah dia menerima sedekah dari anaknya, jawabannya boleh, bahkan lebih diutamakan dari pada yang lainnya dengan izin Allah.

Baca Juga :  Perbedaan Zakat, Infaq, dan Sedekah Dalam Islam

Video tentang sedekah kepada orang tua oleh  Dr Khalid Basalamah MA


Demikian penjelasasan tentang sedekah kepada orang tua. Semoga bakti kita kepada kedua orang tua kita senantiasa dapat kita pertahankan hingga akhir hayat kita, amin.
Top