Jarang Ganti Pakaian Dalam, Wanita Ini Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Penyakit Mengerikan

Komentar

Akibat malas ganti celana dalam, Gadis Cantik Terpaksa Dilarikan ke Rumah Sakit (foto: tribunnews.com)

Jorok berakibat petaka...

Semua orang tahu bahwa penting mengganti celana dalam secara rutin. Selain jorok, hal tersebut juga untuk kesehatan.

Namun yang dilakukan wanita ini sungguh tak masuk akal, hingga akhirnya membuatnya terkapar dirumah sakit akibat penyakit mengerikan.

Seorang wanita yang disebut sebagai Fang Fang dikabarkan jatuh sakit hingga dilarikan ke rumah sakit untuk alasan unik. Dilansir World of Buzz, penyebabnya adalah karena wanita asal China jarang mengganti pakaian dalam.

Bukan hanya dua atau tiga hari, ia hanya pakai pakaian dalam baru sebulan sekali. 

Awalnya dokter bingung mengapa wanita muda itu memiliki penyakit orang-orang yang sudah menopause.

Setelah melihatnya, dokter pun langsung mengambil tindakan untuk mengambil lesi prekanker itu.

Namun Semuanya pun menjadi masuk akal setelah mendengar kebiasaan kurang bersih Fang Fang.

"Aku sedikit malas dan aku jarang mencuci pakaian dalam. Ketika aku datang bulan aku akan lanjut memakai pakaian dalam yang sama selama sebulan dan membersihkannya dengan tisu," kata Fang Fang, seperti dikutip dari detik.com.

Menurut dokter, kebiasaan jorok itu lah menyebabkan virus dan menimbulkan kanker pada FangFang.

Bahaya Tidak Mengganti Celana Dalam bagi Pria dan Wanita

Kebiasaan sehari-hari yang tidak sehat ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Salah satu kebiasan sepele namun nyatanya berpengaruh besar dalam kehidupan sehari-hari adalah kebiasaan mengganti celana dalam.

Banyak orang yang bersikap tak acuh dan menganggap remeh kebiasaan mengganti celana dalam yang digunakannya.

Namun tahukah anda jika celana dalam yang digunakan sehari-hari merupakan salah satu pakaian pelengkap yang memerlukan perhatian ekstra?

Lahan Subur Bagi Kuman dan Bakteri

Bahaya tidak mengganti celana dalam adalah tumbuh suburnya kuman dan bakteri untuk hidup didalamnya.

Ada begitu banyak fakta jika jarang ganti celana dalam dapat memicu dampak buruk bagi para penggunanya.

Kebersihan celana dalam berkaitan erat dengan organ kelamin serta kesuburan organ kelamin seseorang.

Khususnya bagi pria, banyak dari mereka yang jarang mengganti celana dalam mereka dibandingkan dengan perempuan.

Terlebih saat mereka tengah dalam aktivitas layaknya perjalanan jauh maka intensitas mengganti celana dalam tidak lagi diperhatikan.

Akibatnya kuman serta jamur akan berkembang dengan baik didalamnya.

Penyebab Infeksi dan Bau Tak Sedap

Ada beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur dengan gejala gatal-gatal serta kulit memerah di bagian bawah kulit kelamin.

Penyebab tumbuhnya jamur yang paling banyak terjadi adalah kurangnya seseorang menjaga kebersihan seperti jarang mencuci alat kelamin serta jarang menganti pakaian dalam mereka.

Selain menyebabkan infeksi oleh jamur, jarang mengganti pakaian dalam juga memicu bau yang tidak sedap.

BACA JUGA: Lewat Selembar Kertas, Ini Ungkapan Sedih Ibu yang Dianggap Menista Agama

Celana dalam sebaiknya diganti 2 kali dalam sehari. Di pagi hari saat pakaian diganti maka 12 jam setelahnya, gunakan pakaian dalam yang bersih. Kebiasaan ini dilakukan untuk mengurangi bau serta kuman yang muncul.

Perlu diketahui juga, ada begitu banyak dampak buruk bagi mereka yang tidak rajin mengganti celana  dalam.

Bukan hanya gangguan kesehatan yang ringan namun kebiasaan buruk tersebut juga menjadi penyebab gangguan kesehatan yang buruk sekalipun seperti kanker penis serta kanker serviks yang disebabkan oleh Human Papliloma Virus (HPV).

Mengingat celana dalam merupakan hal yang pribadi tentu meningkatkan kesadaran merupakan cara terbaik untuk menghindari gejala-gejala buruk yang diakibatkan oleh kebiasaan buruk.
Top