Tertarik Untuk Sukses Berdagang Seperti Rasulullah? Tips Ini Harus Kamu Terapkan

Komentar

Sumber gambar weriau.com

Karena Rasulullah adalah panutan umat muslim dunia, jadi sebagai pengusaha muslim yang ingin sukses seperti beliau, sudah pasti mengikuti cara beliau.

Siapa bilang bisnis butuh modal besar. Buktinya Nabi kita dipercaya menjalankan bisnis dengan modal akhlak. Berkat sifat jujur dan amanah, beliau dipercaya membawa dagangan ke luar negeri.

Di antara sekian banyak perempuan di Makkah, ada seorang perempuan cantik, dewasa dan kaya raya serta berbudi luhur menjadi saudagar (pedagang). Ia seorang yang biasa berdagang ke negara lain. Perempuan itu berhati mulia dan senang membantu siapa saja. "Ratu Khadijah" penduduk Makkah memanggilnya.

Suatu ketika ia sedang membutuhkan orang untuk membawa dan menjualkan barang dagangannya ke Syam. Ia butuh orang yang jujur, suka bekerja keras, dan bisa dipercaya. Sayangnya hingga detik itu ia belum menemukannya.

Baca Juga: Barangkali Gaji Kita Kurang, Mungkin Kita Perlu Melihat Perjuangan Ini

Hingga akhirnya ia di pertemukan dengan seorang pemuda yang menjadi panutan umat islam di dunia, baginda muhammad yang menjadi suami khadijah.

"Aku tahu betapa jujur dan bisa diandalkannya dirimu. Aku membutuhkan orang untuk membawa barang daganganku ke Syam dan menjualnya di sana. Kurasa kaulah orang yang paling tepat untuk melakukan tugas itu. Jadi, aku menawarkan pekerjaan itu kepadamu," kata Khadijah.

Karena kejujuran rasulullah inilah yang menjadikan khadijah tertarik untuk berinvestasi menitipkan barang dagangan untuk dijual oleh beliau seperti yang dikutip dari dalamislam.com.

Tertarik Untuk Sukses Berdagang Seperti Rasulullah? Tips Ini Harus Kamu Terapkan

1. Usaha adalah ladang menjemput syurga

Praktek dagang ala Rasul sangat jauh berbeda dengan praktek kebanyakan pedagang saat ini yang hanya mementingkan keuntungan duniawi. Padahal kita harus ingat bahwa kehidupan dunia hanyalah kesenangan sementara yang akan segera ditingggalkan.

Apa kita rela memperoleh murka Allah yang abadi kelak dikarenakan kita mengejar materi dunia yang sedikit? Apakah kita akan menuruti prinsip usaha “cari yang haram saja susah apalagi cari yang halal”? Sehingga kita berani terang-terangan menghalalkan apa yang diharamkan oleh Allah SWT.

2. Menjual barang berkualitas bagus
Prinsip berikutnya yang dianut oleh Rasulullah SAW dalam berdagang yakni menjaga kualitas barang jualannya. Beliau tidak pernah menjual barang-barang cacat. Sebab itu akan merugikan pembeli dan bisa menjadi dosa bagi si penjual.

3. Bersikap jujur

Dalam menjalani aktivitas kesehariannya, termasuk berdagang, Rasulullah SAW dikenal akan kejujurannya. Beliau tidak pernah mengurangi takaran timbangan, selalu mengatakan apa adanya tentang kondisi barang, baik itu kelebihannya ataupun kekurangan barang tersebut. Bahkan tak jarang Rasul melebihkan timbangan untuk menyenangkan konsumennya. Atas kejujurannya itu, beliau pun dianugerahi julukan Al-Amin (yakni seseorang yang dapat dipercaya).

4. Tidak mudah putus asa
Seorang pedangan tidak akan bisa sukses jika mudah berputus asa. Perlu Anda ketahui bahwa segala seuatu membutuhkan proses. Begitupun dengan berdagang atau berbisnis. Tidak mungkin hanya sebulan, dua bulan, atau tiga bulan Anda berhasil meraih untung berlipat ganda dan mendadak jadi kaya. Its impossible! Kecuali Allah berkehendak.

5. Bersikap ramah dengan pembeli
Bersikap ramah, santun dan selalu tersenyum kepada pembeli juga merupakan cara berdagang Rasulullah SAW. Apabila kita bisa bersikap baik dengan pembeli, maka pembeli pasti juga senang. Sebaliknya jika kita menunjukkan wajah judes dan cemberut tentu pembeli akan malas dan kabur, tidak akan membeli di tempat kita lagi.

Selain dengan 5 sikap diatas, ada doa yang dapat menjadikan usaha berkah dan lancar

Doa Berdagang Rasulullah SAW Agar Laris dan Berkah

رَأَوْاتِجَارَةً أَوْلَهْوَانِ انْفَضُّوْا اِلَيْهَا وَتَرَكُوْكَ قَائِمًا قُلْ ماَعِنْدَاللهِ خَيْرً مِنَ اللهِ وَمِنَ التِّجَارَةِ, وَاللهُ خَيْرُالرَّازِقِيْنَ

Artinya:

“Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat yang mengembalikan, wahai Dzat yang mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga dan sahabat beliau.”

Demikianlah beberapa cara berdagang Rasulullah SAW sebagaimana ajaran agama islam. Semoga dapat bermanfaat dan bisa membantu kita untuk memulai bisnis yang berkah dan sukses. Amin ya Rabbal Alamin.
Top