Ketahui Ciri-ciri dan Penyebab Tensi Darah Rendah Serta Cara Mengatasinya

Komentar

Tensi darah rendah via hellosehat.com

Apakah Anda salah satu penderita darah rendah? Jika belum tahu yuk simak artikel ini, agar Anda bisa mengetahui penyebab, ciri-ciri dan cara mengatasi darah rendah.

Tekanan/tensi darah rendah dapat menyebabkan Anda mengalami pusing, bahkan pingsan. Apa saja gejala tekanan darah rendah yang perlu Anda waspadai? Yuk, simak bersama ciri-ciri, penyebab serta cara mengatasi tensi darah rendah yang akan kami bahas dalam artikel ini.

Hipotensi adalah keadaan ketika tekanan darah di dalam arteri lebih rendah daripada normal. Tekanan darah dikatakan rendah ketika kurang dari 90 mmHg pada sistolik (bilangan atas), ketahui penyebab tekanan/tensi darah rendah.

Tekanan darah rendah atau hypotention atau lebih sering dikenal postural hypotention (lebih sering terjadi pada orang yang sedang berdiri atau sit-up). Banyak orang mengira anemia dan tekanan darah rendah adalah kondisi yang sama. Akibatnya pengobatannya pun bisa keliru. Tensi darah rendah tidak bisa dianggap sepele. Penderita darah rendah kerap kali tidak sadar, oleh karena itu berikut ciri-ciri darah rendah hingga penyebab dan cara mudah mengatasinya agar tekanan/tensi darah kembali naik.


Tensi darah via youtube.com

Untuk mengetahui apakah Anda memiliki tekanan darah rendah atau tidak, Anda perlu melakukan tes tensi darah. Ketika Anda melakukan tes tekanan darah akan muncul dua angka. Angka yang pertama (angka yang muncul paling atas) menunjukkan tekanan sistolik – tekanan pada arteri di mana jantung berdetak dan diisi oleh darah. Angka yang kedua (angka yang muncul di bawah) menunjukkan tekanan diastolik – tekanan pada arteri saat jeda jantung pada setiap detakan.

Jika hasil tes tersebut  90/60 (90 mm Hg per 60 mm Hg), artinya Anda memiliki tekanan darah rendah. Ada berbagai macam hal yang menyebabkan tensi darah rendah, seperti kehamilan, alergi, faktor psikologi, atau masalah pada jantung. Meskipun tidak semua tekanan darah rendah merupakan kondisi serius, Anda tetap tidak boleh meremehkannya. Dalam kasus yang fatal, tekanan darah rendah bisa saja menyebabkan kematian.

Baca Juga : Anda Sering Sakit Kepala? Hati-hati Mungkin Termasuk Gejala 4 Penyakit Bahaya ini


Tekanan darah via halodoc.com

Penyebab Tensi Darah Rendah

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab tekanan darah rendah, diantaranya yakni :

1.  Cuaca

Cuaca udara yang lebih panas bisa menjadi penyebab tekanan darah rendah pada seseorang. Orang yang sedang dalam kondisi rileks atau rutin berolahraga juga biasanya memiliki tekanan darah yang lebih rendah

2.  Penyakit Saraf

Penyakit Parkinson yang merupakan penyakit saraf  bisa menimbulkan hipotensi saat menjangkiti sistem saraf yang mengatur fungsi tubuh otonom seperti mengendalikan tekanan darah.

3.  Anemia

Penyebab tekanan darah rendah selanjutnya berasal dari penyakit anemia. Anemia adalah kondisi di mana kandungan hemoglobin di dalam darah rendah. Gejala anemia salah satunya adalah tekanan darah rendah.

4.  Dehidrasi

Dehidrasi bisa terjadi karena tubuh kekurangan cairan dan bisa disebabkan karena diare, kurang minum atau bahkan ketika puasa.

5.  Efek Samping dari Pengobatan

Efek samping dari pengobatan juga bisa membuat seseorang mengidap tekanan darah rendah. Beberapa obat yang bisa menurunkan tekanan darah yakni obat anti depresi, obat anti hipertensi seperti alpha-blocker dan beta-blocker, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE Inhibitor), dan juga obat diuretik.

6.  Neurally Mediated Hypotension

Kondisi yang terjadi saat seseorang berdiri terlalu lama, hingga aliran darah berkumpul pada bagian bawah tubuh.

Baca Juga : Anda Sering Pusing? Kenali Penyebab Pusing dan Cara Mengobatinya Berikut Ini

Cara Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Pada umumnya hipotensi bisa diatasi dengan melakukan beberapa hal berikut:
  1. Mengonsumsi makanan yang memiliki banyak kandungan garam. Karena sodium bisa menaikkan tekanan darah. Bagi kamu yang berusia lanjut, bisa diskusikan dulu dengan dokter kamu sebelum memberikan tambahan garam di dalam diet sehari-hari.
  2. Mengubah posisi dengan perlahan atau sebisa mungkin untuk tidak berdiri terlalu lama.
  3. Banyak mengonsumsi air putih guna meningkatkan volume darah dan mencegah dehidrasi yang bisa memicu hipotensi.
  4. Tidur dengan 2-3 bantal agar ketika bangun dan berdiri tidak mengalami penurunan drastis terhadap tekanan darah.
  5. Kurangi minuman beralkohol.
  6. Meminum secangkir kopi di pagi hari juga bisa membantu.


Darah rendah via halodoc.com

Ciri-ciri Tensi Darah Rendah

Tensi darah rendah terkadang diartikan sebagai tanda tidak cukupnya darah yang mengalir pada otak dan organ vital lainnya, sehingga dapat menyebabkan beberapa ciri-ciri seperti:
  1. Pening atau badan terasa ringan
  2. Pingsan
  3. Penglihatan kabur
  4. Detak jantung lebih cepat dari normalnya dan iramanya menjadi tidak teratur
  5. Merasa kebingungan
  6. Mual atau merasa tidak enak badan
  7. Lemah
  8. Merasa kedinginan
  9. Kulit pucat (pucat karena sakit)
  10. Merasa haus atau dehidrasi – dehidrasi bisa menjadi penyebab tekanan darah menurun
  11. Susah fokus atau berkonsentrasi

Baca Juga : Waspadai Penyebab Sakit Kepala Bagian Atas, Efeknya Berbahaya

Nah, itulah ciri-ciri, penyebab serta cara mengatasi tensi darah rendah. Sebaiknya kita selalu menjaga kesehatan tubuh kita, walaupun ditengah aktifitas yang sangat padat. Salah satu cara mudah untuk tetap menjaga kesehatan tubuh kita adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan setiap hari dan istirahat yang cukup, agar tensi darah kita juga tetap normal. Demikian artikel ini kami buat, semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda.
Top