Viral! Gadis Kecil Suriah Berkaki Kaleng Sarden, Berikut 6 Fakta dan Videonya yang Bikin Nangis

Komentar

Gambar diolah dari facebook.com

Hati siapa yang tak tercabik-cabik melihat kondisi gadis ini....

Rekaman video memilukan seorang gadis kecil menggunakan kaki palsu dari kaleng sarden ini membuat siapa saja akan iba melihatnya....

Baru-baru ini beredar video yang menyayat hati dari gadis yang tinggal di kamp pengungsian di provinsi Idlib, Suriah.

Bagaimana tidak menyayat hati, gadis tersebut tak memiliki kaki, dan menggunakan kaleng bekas sebagai pengganti kakinya.

Berikut video dan 6 fakta memilukan yang dialami gadis tersebut:


1. Gadis tersebut bernama Maya Ali Merhi berusia delapan tahun.


Gambar via facebook.com

Ia merupakan salah satu anak Suriah yang kini tinggal di kamp pengungsian di provinsi Idlib.

Dengan kondisi tubuhnya yang tidak sempurna, ia tengah berjuang menjalani hari-harinya meski harus hidup di bawah penderitaan dan kekurangan.

2. Terusir dari aleppo karena pertempuran


Gambar via facebook.com

Keluarga itu lari dari Aleppo karena pertempuran dan pemboman, mereka ditempatkan di kamp Idlib.

BACA JUGA: Jangan Mungkir! Banyak Suami Istri “berselingkuh" Terang-terangan Bahkan Saat Berdua Diranjang

Idlib berada di bawah Hay'at Tahrir al-Sham dan wilayah itu dijadikan Rusia dan pemerintah Suriah sebagai target, sehingga warga sipil berjuang untuk kesepakatan evaluasi di bagian lain negara itu.

3. Mengalami cacat bawaan dari lahir


Gambar via facebook.com

Gadis yang berusia delapan tahun ini dilahirkan tanpa kedua kaki, suatu kondisi yang disebut amputasi kongenital, yang penyebabnya tidak diketahui.

4. Ayahnya mengalami kondisi yang serupa


Gambar via facebook.com

Ayahnya sendiri lahir tanpa anggota badan bagian bawah, suatu kondisi yang disebut amputasi kongenital sama seperti kondisi yang dialami Maya ali.

5. Tidak mampu membeli kaki prostetik.


Gambar via grid.id

Mohammed, Ayah Maya, hanya mampu membuatkan sepasang kaleng yang berisi kapas dan kain untuk putrinya tersebut. Sebelum hidup di pengungsian yang penuh keterbatasan.

"Saya memasang beberapa plastik pada dua kaleng ikan sarden agar bisa digunakannya untuk pergi ke sekolah.

"Hati saya turut menderita ketika saya melihatnya merangkak di depan teman-temannya, sementara mereka bermain dan berlari."

Mohammed, yang juga membutuhkan kaki prostetik mengatakan, "Sulit tetapi kaki prostetik itu lebih baik daripada tidak sama sekali." seperti dilansi dari grid.id

6. Sang ayah bermimpi putrinya bisa berjalan kembali.


Gambar via grid.id

Mohammed berkata bahwa dia setidaknya dapat menemukan penghiburan bahwa keluarganya dapat hidup tenang di kamp.

Dia juga memiliki mimpi bahwa dia dan putrinya dapat berjalan lagi.

BACA JUGA: Awas! Curhat di Sosmed Itu Bukannya Dapat Solusi, tapi Malah Berbagai Keburukan ini

Perlu di ketahui menurut sumber dari Suriah, sekitar 13,1 juta orang di seluruh Suriah sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan, termasuk lebih dari lima juta anak-anak.

Tiga juta orang tinggal di daerah-daerah yang dikepung dan kamp-kamp pengungsian tanpa akses ke bantuan kemanusiaan.

Jumlah total pengungsi Suriah telah meningkat menjadi 11,5 juta.

Sementara kita umat Islam tidak berdaya, tidak punya kekuatan, namun kita masih punya senjata dahsyat yaitu DOA.

Ingatlah saat Rasulullah dan para sahabat tidak berdaya menghadapi teror kejam sampai banyak pengikut Rasulullah dibunuh kuffar Quraisy, “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk Syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dg bermacam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yg beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat” (Al Baqarah 214).

Mari kita membantu mendoakan semua saudara kita di Suriah yang begitu membutuhkan kekuatan, kesabaran dan dukungan dari kita semua.
Top