Ini Hal yang Lebih Mengerikan dari Hebohnya Video Panas Mirip Aura Kasih, Berikut Videonya

Komentar

Gambar ilustrasi video mirip artis aura kasih diolah via tribunnews.com

Jangan bilang nggak denger kalau beredar video panas mirip artis?

Bahkan banyak orang yang malah penasaran, karena sosok tersebut mirip publik figur cantik yang sering di lihat di TV.

Jangan salah fokus, ada yang lebih heboh dari itu...

Sebelumnya beredar sebuah video syur dengan durasi sekitar lebih dari satu menit, yang diduga mirip penyanyi dan artis peran Aura Kasih (31), di aplikasi chat line baru-baru ini.

Sementara Aura Kasih dengan terang-terangan membantah telah 'membintangi' video tersebut.
Namun hal ini ternyata tak memadamkan kehebohan yang terlanjur telah tersulut.

Saking hebohnya kabar tentang video mesum ini, mojang 31 tahun tersebut lantas ikut penasaran. Ia ingin melihat langsung wajah wanita dalam video ini yang disebut mirip dengan dirinya.

Lalu, bagaimana reaksi Aura Kasih setelah menonton video tersebut?

Dilansir dari liputan6.com Ternyata Aura Kasih merasa tak mirip dengan sosok wanita dalam video panas ini.


Gambar via instagram

Lewat unggahan di Instagram pribadinya pada Sabtu (23/6/2018), ia pun mengungkap uneg-unegnya.

"Yang paling penting muka gw gak se EMBAK2 itu kan? Asli nyesel nonton nya," tulis Aura Kasih, yang dilengkapi dengan emotikon tawa.

"Tong d tonton.... mata aing langsung cileuhan ( yang comment brarti udah banyak yg nonton ) hayooo loh," tulisnya.

Reaksi warganet pun beragam.

"Mbak2 nya enak banget di samain aura kasih, mba2 nya nama nya aura ghoib kale," tutur @jokokj46.

"Beda mbak.. yg ono gemuk ya," tulis @attaliarangkuty.

Sebagian besar justru curhat bahwa mereka masih 'berjuang' mencari tautan video tersebut.

Salah satunya @kiky_ar27 yang menulis, "Ga lagi" gw nyari link nya , udah 3 kali nyoba yg keluar video siksa kubur semua .. taubat dah..."

Dampak Peredaran Video panas mirip artis.

Beredarnya video porno yang dilakukkan oleh artis telah membawa dampak buruk tidak hanya bagi anak-anak dan remaja tapi juga bagi orang tua.

Banyak orang tua yang jadi paranoid serba ketakutan dan dihantui kekhawatiran yang berebih.

Melihat anak pegang hp langsung curiga jangan-jangan ada video panas di dalamnya,melihat anak buka internet langsung takut jangan-jangan yang dibuka situs ngak bener,mengetahui anak pergi ke warnet langsung khawatir jangan-jangan mau download video yang lagi heboh,pokoknya jadi tidak bisa tenang.

Mengapa p0rnografi tumbuh subur di negara kita?

Ya karena banyak peminatnya, terbukti Indonesia menduduki ranking ke 2 pengakses p0rnografi terbesar di dunia.

Lalu mengapa peredaran video panas artis / mirip artis begitu membuat panik kita dibanding video panas lainya?

Karena pelakunya adalah publik figure yang menjadi idola anak-anak remaja.

Biasanya apapun yang dilakukan oleh sang idola akan diikuti oleh para penggemar entah itu baik atau buruk.

Lha kalau perbuatan asusila mereka juga di tiru bagaimana?

Itulah yang membuat orang tua khawatir berlebih.

Rasa penasaran anak yang berlebih semakin memperburuk keadaan.

Anak memiliki naluri penasaran jauh lebih tinggi dan ekspresif dibanding orang dewasa. Dia akan terus mencari berbagai cara untuk menghilangkan rasa penasaran yang timbul di benaknya.

Pakar ahli jiwa anak Naomi Kirana mengatakan bahwa jika anak terlalu dilarang dengan sesuatu yang membuatnya penasaran dan bertanya-tanya, mereka akan mencari sendiri di luar rumah.

“Ini berbahaya, kalau anak sampai penasaran melihat gambar porno di luar rumah. Bisa jadi, dia akan candu melihat hal-hal yang belum pantas dilihat untuk anak seusianya,” tuturnya. dilansir dari okezone

Yang harus dilakukan orangtua.

Naomi menjelaskan untuk mengatasi rasa penasaran anak dengan hal tersebut, orangtua harus mendampingi dengan cara yang baik. Dari sana, mereka akan dapat belajar bagaimana menyikapi hal tersebut.

“Orangtua tidak perlu berlebihan saat anak terpergok melihat gambar panas, tidak perlu menghakimi. Tenangkan diri dahulu, kemudian beri edukasi anak dan jelaskan kepada mereka bahwa gambar yang mereka lihat itu tidak baik untuk perkembangannya,” ujarnya.

Psikolog keluarga dan anak ini juga mengimbau kepada orangtua agar lebih mawas saat memberi anak perangkat elektronik pintar. “Anak sah-sah saja diberikan beraneka macam smartphone, tapi awasi dan pantau, jangan sampai kebablasan,” tutupnya.

Simak video berikut:

Top