Cara Memuaskan Syahwat Suami/Istri di Bulan Ramadhan Tanpa Membatalkan Puasa

Komentar

foto via caribagi.id

Banyak suami yang nggak kuat kalau disuruh nahan sampai sebulan...

Siang hari saat puasa, suami sudah bener-bener kebelet nggak tahan... Ini yang bisa dilakukan istri....

Bulan Ramadhan yang penuh berkah akhirnya hadir kembali. Bagi umat Islam, bisa berjumpa lagi di bulan yang suci ini memang menjadi berkah yang luar biasa.

Baca Juga: Dijelaskan Bahwa Syahwat Pria dan Wanita Ialah 1 Banding 9, MasyaAllah

Seperti yang kita ketahui bersama, saat bulan ramadhan, kita diwajibkan untuk menahan segala nafsu termasuk nafsu untuk makan, minum, marah, berhubungan , dan lain sebagainya. Oleh karena itu, kita harus mengetahui bagaimana cara berhubungan suami istri di bulan puasa tanpa membatalkan puasa sebagai suatu kebutuhan yang mendesak.

Hasrat bercinta memang kadang hadir begitu saja, lalu apa yang sebaiknya kita lakukan? mari simak saja selengkapnya berikut ini.

Memang wajib hukumnya sebagai seorang suami untuk memuaskan istri dengan berhubungan seksual. Seorang sahabat nabi, Ibnu Qudamah mengatakan bahwa berhubungan seks hukumnya wajib bagi suami apabila tidak sedang dalam udzur.

Maksud dari tuturan tuturan tersebut adalah bahwa wajib hukumnya seorang suami memuaskan istri karena inilah hak istri atas suami.

Seperti yang kita ketahui bahwa istri akan sangat tersiksa jika hak ini (berhubungan) tidak terpenuhi karena fitrah manusia memang sangat besar nafsunya. Lalu, bagaimana cara berhubungan suami istri di bulan puasa?

Baca Juga : Jangan Ngeres Dulu, Bagi Pengantin Baru Berhubungan Jima' Saat Bulan Puasa Boleh Hukumnya

Tentunya hubungan ini tidak boleh dilakukan pada siang hari. Lalu, kapan waktu terbaik untuk mrelakukan hubungan suami istri?

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ ۗ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۖ فَالْآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

Ayat ini dengan jelas membolehkan hubungan seks di malam hari pada bulan puasa. Ini berarti hanya di siang hari Ramadan, hubungan seks tidak dibenarkan. Karena itu, jangan dijadikan beban. Bukankah hukum agama membolehkan?

Seperti yang kita ketahui bersama, jika kita melakukan hubungan suami istri di bulan puasa ketika siang hari, maka sebagai gantinya kita harus membayarnya dengan berpuasa dua bulan berturut-turut, atau bisa dengan memberi makan 60 orang miskin..

Jika syarat ini tidak bisa dilakukan, maka sebaiknya jangan mencoba untuk melakukan hubungan suami istri pada siang hari.

Baca Juga : Ingatkan Suamimu Jika Tergoda Melihat Wanita Lain, Segera Pulang dan Berikan "Jatah"

Di bulan puasa ini, sebaik-baiknya umat Islam memang ia yang mampu menahan nafsu mereka. Puasa termasuk ke dalam rukun islam yang wajib dijalankan oleh umat islam, apabila seorang umat islam tidak melakukannya, maka ia wajib untuk membayar puasa di hari yang lainnya. cara berhubungan suami istri di bulan puasa yang terbaik adalah ketika malam hari.

Di sela-sela malam, pasangan suami istri boleh melakukan hubungan suami-istri asal segera mandi junub sebelum terbit subuh.

Nah bagaimana jika hasrat untuk berhubungan  hadir ketika siang hari? Apa yang harus pasangan suami istri lakukan?

Apakah ia harus menahan nafsunya tersebut atau melampiaskan nafsu berhubungannya?

Solusi terbaik cara berhubungan suami istri di bulan puasa jika anda dalam posisi ini adalah sebisa mungkin menahan nafsu anda untuk berhubungan, tetapi jika suami atau istri tidak dapat melakukan ini, maka sebaiknya membatalkan puasa dahulu baru melakukan hubungan suami istri. 

Cara seperti ini lebih baik daripada langsung berhubungan tanpa membatalkan puasa terlebih dahulu.

Ketika anda membatalkan puasa dulu baru berhubungan, maka hukumnya adalah anda harus mengganti satu hari puasa di hari lain. Tetapi jika langsung melakukan hubungan suami istri, maka hukumnya adalah memberi makan orang miskin atau berpuasa selama dua bulan berturut-turut.

Seperti yang telah dijelaskan tadi, waktu terbaik untuk melakukan hubungan suami istri di bulan ramadhan adalah ketika malam hari. Setelah melakukan hubungan suami istri, jangan lupa untuk segera melaksanakan mandi besar untuk mensucikan tubuh anda kembali.

Mandi junub atau mandi besar ini juga harus dilakukan sebelum terbit fajar agar anda bisa melaksanakan puasa pada keesokan harinya. Nah, demikian adalah tips atau cara berhubungan suami istri di bulan puasa yang terbaik yang bisa anda dan pasangan anda lakukan.
Top