Nggak Salah Istri "Minta Duluan" Kalau Sudah Tak Tahan, Tapi Jangan Lupa 10 Ritual ini Dulu

Komentar

Sumber gambar stafa-band.web.id

Memang tidak ada salahnya kok istri "minta jatah duluan" apalagi jika istri sudah kebelet dan suami nggak ngerti..

Tapi sebelum menuruti hasrat yang sudah bisa ditahan lagi, istri harus ingat 10 etikanya... Kenapa biar tambah nikmat

Wanita merupakan makhluk yang pemalu.

Terlebih lagi dalam hal yang bersifat biologis dan cukup wajar apabila sang istri mengungkapkan keinginan biologisnya tersebut secara kata-kata meski sangat menginginkannya.

Untuk itu wanita harus berinisiatif terlebih dahulu dengan “minta duluan”.

Benarlah nasihat Sayyidina Muhammad Al-Baqir kepada kaum wanita.

“Wanita yang terbaik di antara kamu ialah yang membuang perisai malu ketika ia membuka baju untuk suaminya, dan memasang perisai malu ketika ia berpakaian lagi.”

Seorang suami akan semakin sayang ketika istri mampu membangkitkan semangatnya ketika sama-sama menanggalkan pakaian.

Dan ia merasakan cinta semakin mendalam disertai kebahagiaan dan keinginan untuk memberikan ketenteraman ketika ada rona merah di wajah istri setelah ia menutupi tubuhnya dengan pakaian kembali.

Namun perlu diketahui meski wanita "minta duluan" pada suaminya, jangan sampai etika berhubungan dengan suami dilupakan begitu saja hanya karena tidak sanggup untuk menahan.

BACA JUGA Berita Akhir Zaman! Demi Melampiaskan Hasratnya Wanita Cantik ini Nyamar Jadi Pria

Adapun 10 ritual berhubungan dalam Islam tersebut adalah sebagai berikut:

1. Bersihkan diri terlebih dahulu

Dianjurkan untuk membersihkan tubuh dengan mandi dan gosok gigi terlebih dahulu sebelum berhubungan badan . Kebersihan jasmani akan membawa kenyamanan dan kesehatan tubuh pasangan suami istri. Selain kebersihan fisik dianjurkan juga untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum berhubungan badan. Dengan berwudhu diharapkan dapat membuat hati dan jiwa senantiasa terjaga kesuciannya.

2.Menggunakan wewangian

Salah satu anjuran bagi pasangan suami istri sebelum memulai berhubungan badan adalah menggunakan wewangian. Khusus untuk seorang wanita penggunaan wewangian memang dianjurkan dipakai saat didekat pasangannya dan dilarang ketika tercium oleh pria lain.

Salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW. Hal ini sesuai dengan sabda Beliau yang berbunyi:

“Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu: berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah” (HR. Tirmidzi).

3. Shalat dua rakaat

Menjalankan shalat sunah 2 rakaat terlebih dahulu sebelum berhubungan badan memang dianjurkan untuk setiap pasangan. Anjuran itu terutama untuk pengantin baru. Sebagaimana atsar Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu “anhu yang menasehati pengantin baru agar mengajak istrinya shalat dua raka’at terlebih dahulu ketika memulai malam pertama.

4. Berdandan dan berpakaian yang disukai suami atau istri

Salah kondisi yang akan membuat pria terangsang hebat adalah kondisi dimana pasangannya terlihat lebih cantik dan menarik. Begitu juga dengan wanita akan menyukai pasangannya yang terlihat bersih dan menarik hati.

“Sebaik-baik istri kalian adalah yang pandai menjaga diri lagi pandai membangkitkan syahwat. Yakni keras menjaga kehormatan dirinya lagi pandai membangkitkan syahwat suaminya.” (HR. Ad Dailami).

5. Hubungan badan di tempat tertutup

Dalam Islam pasangan suami istri yang melakukan hubungan badan harus di ruangan tertutup. Ruangan yang tidak terlihat oleh orang lain tanpa terkecuali, termasuk anak dan keluarga terdekat lainnya. Selain untuk menjaga kehormatan anda dan pasangan, juga agar tidak menimbulkan dosa karena terlihat aurat oleh orang lain.

Bila memang harus tetap satu kamar dengan anak karena usianya masih kecil dan perlu perhatian lebih, maka saat akan berhubungan badan carilah ruangan lain.

6. Berdoa

Setiap kali akan berhubungan badan bacalah doa terlebih dahulu. Selain untuk menghindari dari gangguan setan, juga akan membawa dampak yang positif terhadap keturunan bila ternyata hubungan tersebut membuat pasangan anda hamil.

Adapun doa sebelum berhubungan badan adalah sebagai berikut:

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

“Dengan Nama Allah, Ya Allah! Jauhkan kami dari syetan, dan jauhkan syetan agar tidak mengganggu apa (anak) yang Engkau rezekikan kepada kami” (HR. Bukhari dan Muslim)

7. Pemanasan

Jauh sebelum ilmu kedokteran dan para pakar seksologi menganjurkan agar melakukan foreplay, ternyata Rasul sudah mengajarkan agar melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum memulai hubungan badan. Sebagaimana sabda Beliau:

“Janganlah salah seorang di antara kalian menggauli istrinya seperti binatang. Hendaklah ia terlebih dahulu memberikan pendahuluan, yakni ciuman dan cumbu rayu,” (HR. Tirmidzi)

8. Sama-sama memperoleh kepuasan

Memperoleh kepuasan bersama memang merupakan hak bagi suami maupun istri. Dalam Islam juga demikian suami dianjurkan agar memenuhi kebutuhan seksualitas istrinya dan bila memang sudah ejakulasi sebelum pasangan memperolehnya,maka jangan langsung pergi meninggalkannya. Sebagaimana salah hadits yang berbunyi:

“Apabila salah seorang diantara kamu menjima’ istrinya, hendaklah ia menyempurnakan hajat istrinya. Jika ia mendahului istrinya, maka janganlah ia tergesa meninggalkannya.” (HR. Abu Ya’la)

9. Mencuci kemaluan dan berwudhu jika mau mengulangi

Tidak jarang setelah melakukan hubungan badan yang pertama dan sudah ejakulasi, pria kembali bangkit libidonya. Hal ini adalah wajar saja dan tidak ada larangannya. Namun sebelum memulai ronde kedua cucilah kemaluan terlebih dahulu dan berwudhu. Sebagaimana sabda Nabi dalam sebuah hadits yang berbunyi:

“Jika salah seorang di antara kalian mendatangi istrinya, lalu ia ingin mengulanginya, maka hendaklah ia berwudhu.” (HR. Muslim)

10. Mandi besar (janabat)

Bila memang sudah selesai hubungan badan, maka mandi besar adalah sebuah keharusan bagi suami maupun istri. Dengan melakukan mandi besar baru boleh melaksakan ibadah.

Jika dirinci lebih detail, tentu 10 ritual bersetubuh menurut Islam di atas tidaklah lengkap, namun dirasa cukup jika dilihat secara garis besarnya. 

Semoga dengan memperhatikan hal tersebut, kita dikaruniai anak dan keturunan yang baik.
Top