Terlihat Jelas Longsoran Tanah, Hingga Tewaskan 5 Orang dan 18 Orang Belum Ditemukan

Komentar

Gambar diolah dari style.tribunnews.com

Innalillahi waa inna lilahi rojiuun


Kamis 22 februari 2018, skitar jam 08.45 WIB tadi pagi telah terjadi longsor di persawahan selatan Gunung Lio sekitar hutan produksi perhutani di Kec.Salem Kab. Brebes. Data terakhir msh ada 11 orang warga yg msh tertimbun.

Pada hari Kamis (22/2/2018) pagi tadi, bencana longsor kembali melanda daerah Pegununan Lio, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Akibat bencana tersebut, ada puluhan warga yang tertimbun longsoran tanah.

Diperkirakan bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih fokus pada upaya pencarian, penyelamatan, dan evakuasi korban.

Berdasarkan data sementara, tercatat 5 orang meninggal dunia, 18 orang hilang, dan 14 orang mengalami luka-luka.

"Semua korban sudah dikenali identitasnya. 18 orang yang hilang diduga tertimbun longsor dan hanyut ke Sungai Cigunung," ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, dalam keterangannya, Seperti yang dikutip dari style.tribunnews.com

Sutopo menambahkan, Tim SAR Gabungan itu terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, PMI, Tagana, relawan, NGO dan masyarakat.

Pihaknya mengaku kewalahan melakukan evakuasi karena medan yang sulit.

"Yang masih dilaksanakan adalah penyisiran sepanjang sungai untuk mencari korban hanyut lainnya," kata Sutopo.

Berdasarkan prosedur, pencarian akan dilakukan selama 7 hari non stop.

"Jika belum ditemukan maka akan dilanjutkan 7 hari berikutnya. Tidak mudah mencari korban tertimbun longsor karena kondisi lapangan," ujar dia.

Sutopo juga menyebut ada potensi longsor susulan.

"Pencarian dilakukan secara manual. Alat berat belum dapat digunakan. Pencarian akan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. Jika gelap, apalagi hujan maka pencarian akan dihentikan sementara," ujar Sutopo.

BACA JUGA Puluhan Siswa SMAN 9 Tasik yang Jadi Korban Pulang Menangis Setelah Disuruh Lepas...


Indentitas korban longsor dari 5 meninggal dunia, 18 orang hilang dan 14 luka-luka adalah berikut:

Lima korban meninggal dunia :

1. Hj. Karsini 56 th, Dk. Cogreg Rt 02 rw 02 Desa. Pasirpanjang.
2. Casto, 48 th, Dk. pabelokan Bentarsari, Salem, dagang.
3. B. Wati, 80 th, petani, Dusun Johogan Desa Pasirpanjang.
4. Radam, 59 th, Cikokol Jipang Bantarkawung.
5. Kiswan, 45 th, Desa Pasirpanjang.

Adapun 14 orang luka-luka dan dirawat :

1. Dadang, 45 th, Desa Pasirpanjang.
2. Wartiah, 50 th, Desa Pasirpanjang.
3. Minarto, 50 th, Desa Pasirpanjang.
4. Anto, 38 th, Desa Bentar.
5. Caski, 50 th, Desa Pasirpanjang.
6. Eri pujiarti, 50 th, Desa Pasirpanjang.
7. Wati, 37 th, Desa Pasirpanjang.
8. Mulyono, 50 th, Ds. Pasirpanjang.
9. Turti, 46 th, Desa Pasirpanjang.
10. Kartoyo, 69 th, Ds. Pasirpanjang.
11. Azam, 45 th, Desa Pasirpanjang.
12. Dasri, 47 th, DesaWanoja.
13. Indi, 19 th, Desa Bentar.
14. Durti, 60 th, Desa Bentar.

Sementara 18 orang hilang adalah :

1. Rasminah, Desa Pasirpanjang.
2. Turkiah, Desa Pasirpanjang.
3. Haryanto, Desa Pasirpanjang.
4.Daswa, Desa Pasirpanjang.
5. Tarsinah, Desa Pasirpanjang.
6. Sujono, Desa Pasirpanjang.
7. Kuswanto, Desa Pasirpanjang.
8. Tewol, Desa Pasirpanjang.
9. Rustam, Desa Bentar.
10. Ajid, Desa Bentar.
11 B. Casti, Desa Pabuaran.
12. Marsui, Desa Ciputih.
13. Wartinah, Desa Ciputih.
14. Wahyu, Desa Salem.
15. Suwiryo, Desa Pasirpanjang
16. B. Sarmah, Desa Pasirpanjang.
17. B. Darsip, Desa Pasirpanjang.
18. Warnoto, Desa Ciputih.

Data sementara ini dapat berubah-ubah disesuakan kondisi di lapangan. Data orang hilang berdasarkan laporan warga sekitar di Kecamatan Salem.

Beberapa saat yang lalu, beredar sebuah video yang merekam detik-detik longsor di tempat tersebut.

Video itu diunggah oleh akun Facebook Yuni Rusmini.

Berikut ini video yang dimaksud.



Top