Miris, Nikahi Adik Kandung, Arman Lalu Mengurungnya Agar Kelakuannya Tak Terbongkar

Komentar

foto via suara.com

Arman dan Siti pasangan suami istri yang ternyata adalah kakak dan adik bersaudara...

diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri... (An-Nisa; 23)
Warga Kampung Bukit Cincin, Sungai Raya, Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mendadak geger setelah mengetahui salah satu pasangan suami istri yang sudah belasan tahun tinggal di antara mereka ternyata adalah saudara sekandung.

Pasutri yang dimaksud adalah Arman dan Siti. Keduanya adalah kakak beradik sekandung, tapi juga sudah melangsungkan pernikahan siri pada tahun 2001 silam.

Melalui pernikahan sedarah tersebut, Arman dan Siti sudah dikaruniai dua orang anak.

Melalui pernikahan sedarah tersebut warga Bukit Cincin menggerebek gubuk yang dihuni oleh Arman dan Siti, Jumat  sebagaimana dikutip suara.com, (9/2) pekan lalu.

Kecurigaan warga berawal dari anak-anak Arman dan Siti yang jarang terlihat di tengah permukiman. Bahkan, jika ada ada orang yang datang, Arman meminta Siti untuk mengunci pintu rumah.

“Dia selalu menutup pintu, kalau ada yang datang, ia minta istrinya dalam rumah dan mengunci pintu,” ucap seorang warga setempat.

Baca Juga : Baru Lagi, Video Viral Pria Nikahi Dua Gadis Bersamaan, Ini Fakta Bukan Sih, Kok?

Setelah warga yang telah sepakat untuk meminta Arman meninggalkan Karimun, kini tinggal adik kandung sekaligus istrinya bersama dua anaknya di Karimun.

“Kesepakatan warga, dia diminta untuk meninggalkan karimun. Dan, anggota sudah mengawal untuk memastikannya berangkat,” kata Kapolsek Meral Ajun Komisaris Syaiful Badawi, Sabtu (10/2).

Kekinian, kedua anak itu dan istrinya dalam pengawasan pihak Polsek Meral. Perangkat RT dan RW juga ikut mengawasi, serta akan mencari solusi yang baik untuk ke depannya.

“Anak dan istri masih di sini, nanti kami akan pantau, baik dari polisi atau perangkat RT/RW dan juga lurah, nanti kami sama-sama mencarikan solusinya,” ucap Badawi

Baca Juga : Pria Ini Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Bahkan Malam Pertamanya Pun Bersamaan..

Sementara untuk Arman sendiri, sengaja diminta untuk meninggalkan Karimun setelah kesepakatan warga, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Kami menjaga Karimun tetap aman, dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolsek Meral.

Keterangan sementara yang didapat pihak kepolian, Arman menikahi adik kandungnya pada tahun 2001 lalu, dan pindah ke Karimun pada tahun 2003. Dia menikahi adik kandungnya secara siri atau di bawah tangan.

“Pengakuannya menikahnya tahun 2001, pindah ke sini 2003, tidak ada ditemukan buku nikahnya,” ucapnya.




Top