6 Hikmah yang Bisa Kita Petik dari Peristiwa "Jagain Jodoh Orang 10 Tahun"

Komentar

Foto via hipwee.com

Memetik hikmah dari viralnya cerita "jagain jodoh orang 10 tahun"

Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya masing-masing, yang positif bisa kita gunakan, yang negatif bisa kita perbaiki, seperti halnya dari peristiwa yang baru-baru ini viral kisah asmara seorang lelaki yang menjaga jodoh orang selama 10 tahun, kita bisa ambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa ini.

Sejak kemarin, sebuah postingan di media sosial menjadi perbincangan hangat warganet. Dalam postingan tersebut terlihat beberapa foto sepasang anak manusia dari tahun ke tahun.

Mulai dari mereka sekolah di tahun 2008 hingga berfoto di pelaminan di tahun 2018. Setiap tahun ada foto kebersamaan mereka yang membuat publik merasa bahagia di awal, tapi sedih di akhir ceritanya.

Baca juga : Tak Terima Disebut Istri "Bau Dapur" Wanita ini Beri Tantangan Super Susah Ke Suami

Ya, waktu 10 tahun tersebut ternyata nggak sesuai yang diharapkan. Foto mereka di pelaminan bukanlah sebagai sepasang suami istri, melainkan antara mempelai dan tamu undangan.

Sontak saja kisah cinta ini menjadi viral. Sebagian merasa bersimpati dengan sang laki-laki. Apalagi ketika tahu bagaimana reaksinya saat ditinggal menikah oleh gadis yang selama 10 tahun ada di frame yang sama dengannya. Dan dari kisah viral ini, ada 6 hal yang bisa kita petik hikmahnya.

1. Jangan gampang percaya spekulasi dunia maya, dia nggak pacaran 10 tahun kok, tapi hanya beberapa tahun saja, meskipun tetap jagain jodoh orang sih


Foto via hipwee.com

Setelah cerita cintanya viral, ternyata ada satu hal yang perlu diketahui. Dilansir dari akun Instagram @makrumpita, sang mantan mengaku bahwa 10 tahun itu adalah lamanya mereka berhubungan baik.

Tapi hubungan percintaan mereka hanya sekitar 5 tahun saja. Meskipun judulnya tetap jagain jodoh orang. :’)

2. Pentingnya menyimpan kenangan bersama pasangan. Ntar kalau putus kayak gini, kan, bisa dibikin kolase


Foto via hipwee.com

Menyimpan kenangan dalam bentuk foto ternyata ada pentingnya. Bukan masalah mengingat bagaimana lamanya hubungan dibangun, tapi bagaimana perubahan masing-masing dari 10 tahun yang lalu.

Masing-masing foto tentu punya kenangan tersendiri. Dan nanti entah itu berakhir sebagai pasangan suami istri di pelaminan atau salah satunya jadi tamu undangan, foto-foto ini bisa dikolase untuk mengenang kembali hubungan baik yang telah terjalin selama itu.

Baca juga : Jika Pacaran Sering Tatap Muka Diharamkan, Bagaimana Jika Pacaran dengan LDR?

3. Jangan kelamaan pacaran, kalau sudah sreg langsung nikahin saja. Daripada diduluin orang lain, kan sakit


Foto via hipwee.com

Hal lain yang bisa kita ambil hikmahnya adalah ketika kamu sudah sreg sama seseorang, maka nggak perlu menunggu lama buat halalin dia.

Masalah rezeki sudah ada yang mengatur. Yang penting ‘selamatkan’ dulu, daripada diselamatkan orang lain kayak gini, tentu lebih sedih, kan? Rencana bersama di masa depan hanya tinggal rencana. Kurang sedih apa coba?

4. Jodoh itu Tuhan yang mengatur, 10 tahun pun dekat, kalau Dia bilang bukan jodoh, kamu bisa apa?


Foto via hipwee.com

Beruntung, sang mantan bisa mengikhlaskan gadis tersebut bersama orang lain. Hal yang patut kita apresiasi bagaimana cara ia menanggapi kenyataan pahit seperti ini.

Baginya, doanya kepada Tuhan bukanlah soal “jadikan dia pendampingku” melainkan “berikan aku yang terbaik”. Dan Tuhan menjawab bahwa gadis itu bukanlah yang terbaik untuknya.

5. Butuh keberanian dan keikhlasan besar buat bisa hadir di nikahan mantan, apalagi foto bertiga kayak gini


Foto via hipwee.com

Hal yang paling menyedihkan tentu saja melihat orang yang kita sayang, yang pernah kita impikan untuk hidup bersama hingga maut memisahkan, malah bersanding dengan yang lain di pelaminan.

Oleh karena itulah kita juga patut mengakui betapa lapang dadanya sang mantan. Nggak cuma hadir, ia juga berfoto bertiga dengan mempelai.

Apalagi dengan senyum lebarnya, sang mantan ini terlihat sudah rela dan ikhlas dengan apa yang telah ditakdirkan.

Baca juga : Kebanyakan Terjadi, Bolehkah Perempuan Menjadi Saksi Dalam Pernikahan?

6. Salut juga sama masnya, bukan patah arang tapi malah menerima kenyataan dengan lapang dada


Foto via hipwee.com

Dan yang terakhir, bagaimana cara Deddy ini mengambil hikmah dari kisah cintanya dengan sang gadis. Meski hanya “mengantarkan” ke pelaminan, ia nggak serta merta patah semangat.

Hidupnya nggak lantas berakhir karena nggak bisa menikah dengan gadis itu. Justru ia malah yakin bahwa suatu hari nanti ia akan mendapatkan pengganti yang lebih baik lagi. Ibarat kata, “Yakinlah, setelah ada hujan, akan ada pelangi”.

Hal ini membuktikan bagaimana ia percaya dengan janji Tuhan-nya. Ia percaya bahwa nanti Tuhan akan mengganti dengan pendamping yang lebih baik lagi.

Tentu saja kisah ini sangat menginspirasi kita semua. Mulai dari bagaimana dunia maya bisa menimbulkan spekulasi sendiri, hingga bagaimana sang mantan memaknai hubungannya yang nggak sampai ke pelaminan itu.

Semoga dia juga mendapatkan jodoh yang terbaik yang sudah dipersiapkan Tuhan, ya. Patut ditiru nih bagi para barisan patah hati ditinggal nikah sang mantan!
Top