3 Penyebab Kematian Tertinggi Pada Ibu Hamil yang Harus Anda Ketahui Gejala dan Tandanya

Komentar

foto via nakita.grid.id dan pedulisehat.com

Waspadai dan kenali gejalahnya....

Sebab 3 hal ini bisa terkena pada siapapun, terutama kamu yang baru pertama kali hamil. Akibatnya, bisa berujung maut. 

Jangan sampai itu terjadi kepadamu...

Memang sangat senang rasanya saat akan menjadi seorang ibu. Apalagi disaat akan punya anak yang pertama kalinya. 

Tapi jangan terlalu senang, sebab ada hal yang sedang mengancammu saat hamil dan bisa berujung kematian.


Agar kamu tahu, ini 3 hal penyebab kematian tertinggi pada calon ibu yang perlu kamu waspadai sebagaimana dikutip nakita.grid.id

1.Pendarahan


foto via senyumperawat.com

Perdarahan bisa terjadi mulai di masa hamil, melahirkan, hingga setelah melahirkan.

Baca Juga : Kenali Komplikasi 'Preeklamsia-Eklampsia' Penyebab Kematian Ibu Hamil Tiap 12 Menit

Moms juga perlu mewaspadai tanda-tanda perdarahan misalnya keluar darah merah segar lebih dari 1.000 ml secara terus-menerus.

Tanda lainnya seperti sesak napas, pusing, penglihatan kabur dan ada rasa ingin pingsan.

“Ada banyak penyebab perdarahan ini, misalnya usia kurang dari 20 tahun saat hamil, jarak kelahiran dekat, masalah kesehatan ibu atau otot rahim lemah sehingga tidak mampu berkontraksi setelah melahirkan,” ujar Arina Indriany, SpOG.

2.Preeklamsia


foto via caramengobati.com
Preeklamsia terjadi akibat gangguan tekanan darah atau hipertensi.

“Preeklamsia berisiko menghambat arteri yang membawa darah ke plasenta sehingga mengurangi jumlah oksigen dan nutrisi ke janin,” kata Dr. Maurize Druzin, profesor di bidang Obgin di Stanford University School of Medicine.

Jika tidak terkontrol, preeklamsia dapat menjadi eklamsia yang menyebabkan kejang.

Baca Juga : Belajar Dari Kasus Winda Viska, Waspada Preeklamsia Penyebab Kematian Tertinggi Pada Ibu Hamil

Kejang dapat merusak organ vital Moms dan dapat menyebabkan koma, kerusakan otak, hingga kematian.

Faktor risiko preeklamsia yang perlu diwaspadai antara lain usia kehamilan tidak ideal, obesitas, serta memiliki risiko tekanan darah tinggi.

3.Infeksi


foto via infeksisaluranpadawanita.com

Dalam Survei Demografi Kesehatan Indonesia, infeksi memengaruhi 22% kematian saat melahirkan.

Infeksi juga bisa terjadi di masa kehamilan atau saat melahirkan.

Terdapat beberapa infeksi yang sebaiknya Moms waspadai sebagai penyebab kematian saat melahirkan.

Tuberkulosis menjadi infeksi yang perlu segera ditangani karena penyakit ini dapat memengaruhi perkembangan janin dan mengganggu proses persalinan.

Hepatitis akibat infeksi virus yang menyerang organ hati juga harus diwaspadai. Bagi Moms yang akan melahirkan, infeksi virus hepatitis E dinilai paling meningkatkan risiko kematian.

Baca Juga : Wanita Wajib Baca! Kenalilah Penyebab Kekurangan atau Kebocoran Air Ketuban Pada Ibu Hamil

Terkena penyakit tifus juga tak bisa dianggap sepele karena bisa membawa risiko kematian pada Moms. Bahkan bisa meningkatkan risiko keguguran janin dan lahir prematur.

Infeksi yang juga harus diwaspadai adalah erisipleas yang disebabkan kuman Streptococcus hemolyticus yang bisa menyebabkan peradangan di seluruh jaringan organ tubuh.

Hal ini tentunya sangat berisiko mengancam jiwa Moms. Nah, itulah dia Moms 3 penyebab utama kematian setelah melahirkan yang perlu diwaspadai.

Bila Moms merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuh, jangan sungkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan menangani dan memberikan saran yang tepat sesuai kondisi.

Hal ini supaya baik bayi dan Moms sehat setelah melahirkan dan tidak mengalami suatu masalah apapun.
Top