Kaki Pria ini Akan Diamputasi Karena Kecelakaan, Tapi Yang Dilakukan Kekasihnya Sungguh Diluar Dugaan

Komentar
Gambar diolah via tribunnews.com

Cinta adalah fitrah setiap manusia, artinya setiap manusia mencintai dan juga dicintai.

Mencintai adalah suatu perasaan yang indah dan didambakan oleh setiap orang. Mencintai dan dicintai sudah merupakan suatu kebutuhan bagi setiap manusia.

Cinta yang tulus, ikhlas dan penuh penerimaan tak pernah memandang kekurangan pasangan. Cinta yang tulus juga tak akan pernah luntur apalagi pupus ketika pasangan mengalami musibah. Seperti kisah cinta wanita asal Taiwan tepatnya New Taipei berikut ini.

Dilansir dari brilio.net, wanita yang tidak disebutkan namanya ini telah melamar kekasihnya yang dipastikan akan melakukan amputasi kakinya karena kecelakaan.

Meski sang kekasih tak sesempurna yang dulu lagi, cinta wanita tersebut tak pernah luntur apalagi pupus kepada sang kekasih.

Dari laporan yang ada, pasangan ini sebelumnya memang merencanakan pernikahan mereka di tahun 2018. Tapi, karena kecelakaan yang terjadi pada si pria, pernikahan tersebut mengalami hambatan yang cukup berat.

Tak ingin wanita yang dicintainya mengalami kesusahan karena kecelakaan yang menimpanya, si pria memutuskan hubungan mereka.

Walau sebenarnya ia sangat mencintai wanita tersebut, pria itu tetap meminta putus demi kebahagiaan kekasihnya tersebut.
Gambar diolah via tribunnews.com

Tapi, bukannya senang diputuskan oleh kekasihnya yang akan kehilangan kakinya, wanita mulia tersebut justru melamar kekasihnya.

Wanita itu mengatakan bahwa ia baik-baik saja jika harus merawat kekasihnya selama sisa hidupnya.

Ia tak apa-apa ketika ia harus menjaga dan memastikan pria di sampingnya tersebut senantiasa baik-baik saja.

Selama 4 tahun pacaran, si wanita merasa sangat beruntung dan bersyukur bisa bersanding dengan pria tersebut. Kini, saat pria itu terpuruk, ia tak ingin membuat hidup dan hatinya makin terpuruk.

“Jika kamu mencintaiku dan menginginkan aku menjadi istrimu, terimalah bunga ini. Aku bahagia telah memilikimu. Aku tidak akan menyesal jika selama sisa hidupku, aku harus merawat dan menjagamu,” ungkap si wanita kepada kekasihnya.

Begitu terharu sekaligus bahagia dengan ketulusan wanita yang dicintainya, pria itu pun menerima bunga dari sang kekasih.

Ia juga memeluk dan mencium kekasihnya dengan penuh cinta.

“Apapun yang terjadi, aku akan melakukan semua yang bisa membuatku untuk menjadi lebih baik. Aku akan tetap menggenggam tanganmu di sepanjang sisa hidupku,” ungkap si pria.

Karena cinta sejati dan cinta yang tulus tak pernah memandang kelebihan maupun kekurangan pasangan, akan selalu tercipta rasa bahagia dan bersyukur di dalamnya.

Salah satu hadits Nabi SAW yang sangat terkenal berkenaan dengan hal ini adalah sebagai berikut.

“Barang siapa yang mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah, dan tidak memberi karena Allah. Maka ia sesungguhnya telah memperoleh kesempurnaan iman.”

Dari hadits tentang cinta di atas, jelas dikatakan bahwa segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia hendaknya diniatkan karena Allah.

Selain menjadikan kebaikan di dalam hidup, orang yang melakukan hal ini akan memperoleh kesempurnaan iman.
Top