Jangan Kira Hal Biasa, Bersin Ternyata Bisa Untuk Menambang Pahala Kita

Komentar

Foto via ruangmuslimah.com

Begini cara meraih dan menambang pahala dari setiap bersin

Siapa yang mengira dari hal yang biasa dan sering dianggap penyebar virus ternyata bisa meraih pahala dari seriap bersin, dengan beberapa cara yang dianjurkan Rasulallah.

Ukhti, setiap perkara dalam Islam, bahkan yang sepele sekalipun, bisa mendatang pahala bagi kita. Caranya adalah dengan selalu menerapkan adab dalam keseharian kita.

Adab tidak hanya dimaksudkan agar kita hidup dalam keteraturan, lebih dari itu agar kita bisa mempertebal catatan amal baik sebagai bekal menuju Surga-Nya.

Baca juga : Kemenyan Identik dengan Hal Mistis dan Musyrik, Ternyata itu Sunnah Nabi, ini Hadist dan Manfaatnya

Salah satu perkara sederhana yang mungkin juga sering dianggap sepele adalah bersin.

Secara medis, bersin merupakan reaksi dari sensor di hidung ketika ada partikel alergi atau polutan berbahaya yang masuk lewat hidung.

Saat bersin terjadi, polutan dan partikel-partikel berbahaya ini dikeluarkan dari hidung. Tanpa kita sadari, mengalami bersin adalah salah satu kenikmatan dari Allah SWT.

Allah menciptakan hidung dengan sensor dan penyaring sehingga bisa menjadi pengahalang penyakit untuk memasuki tubuh.

Setelah kita bersin, hidung kita akan terasa lega dan plong. Mengenai perkara bersin ini, Rasulullah SAW telah mengajarkan adabnya kepada kita.

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bersin, hendaklah mengucapkan ‘alhamdulillah,’ dan hendaknya saudaranya mengucapkan untuknya ‘yarhamukallah.’ Apabila ia mengucapkan kepadanya ‘yarhamukallah,’ hendaklah ia (orang yang bersin) mengucapkan ‘yahdil kumullah wa yushlihu baalakum’ (Mudah-mudahan Allah memberikan petunjuk dan memperbaiki hatimu). (HR Bukhari).

Baca juga : Banyak Orang Bilang Bersyukur itu Susah, Tapi 5 Keadaan ini Membuatmu Tersenyum Tanda Syukur

Selain itu, hendaknya saat seseorang bersin, ia mengecilkan suaranya dan menutup mulut beserta hidungnya dengan tangan, kain atau benda lain yang bisa menutupinya, sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits, “Rasulullah SAW apabila bersin, beliau menutup wajahnya dengan tangan atau dengan bajunya dan mengecilkan (merendahkan) suaranya.” (HR Abu Daud dan Tirmidzi).

Dengan bersyukur dan saling mendo’akan saat bersin seperti ini, maka akan semakin banyak amal baik yang dicatat untuk Anda, Insyaa Allah. Allahu A’lam Bisshawab

Top