Inilah Keburukan Manusia yang Melebihi Iblis, Bahkan Iblispun Takkan Berani Melakukannya

Komentar


Semua pasti sudah mengenali siapa iblis, sosok yang dikenal sebagai tokoh antagonis dan pembuat fitnah serta kemungkaran di dunia.

Iblis menjadi musuh bagi umat manusia yang membawa dan mengajak pada jalan kesesatan menuju neraka.

Lantas, tahukah kamu ada mahluk yang kebuurukannya melebihi iblis ?

Begitu mengerikan sifat dan kelakuan iblis ini, sehingga manusia diperintahkan untuk menguatkan iman dan taqwaanya.

Lantas, tahukah kamu ada mahluk yang kebuurukannya melebihi iblis ?

Dalam agama Islam, Tuhan itu hanya ada satu dan satu-satunya yang layak disembah adalah Allah. Mungkin sangat mengagetkan kalau seandainya ada orang yang mengaku dirinya Tuhan. 

Pasti orang tersebut dianggap sudah tidak waras.

Inilah mahluk yang paling buruk melebihi buruknya iblis, ia mengaku sebagai tuhan, seperti kisah fir'aun dan iblis ini.

Hal ini tertulis dalam kitab an-Nawâdir karya Syekh Syihabuddin Ahmad ibn Salamah al-Mishri al-Qulyubi asy-Syafi‘i. Dikisahkan, suatu kali Iblis mendatangi Fir’aun dan berkata, 

“Apakah kau mengenaliku?”

“Ya,” sahut Fir’aun.

“Kau telah mengalahkanku dalam satu hal.”

“Apa itu?” Tanya Fir’aun penasaran.

“Kelancanganmu mengaku sebagai tuhan. Sungguh, aku lebih tua darimu, juga lebih berpengetahuan dan lebih kuat ketimbang dirimu. Tapi aku tidak berani melakukannya.”

Selain fir'aun yang mengaku menjadi tuhan pada masa nabi musa, kelak sebelum datangnya kiamat akan muncul satu mahluk yang begitu seram dan terkenal dengan kekuatannya yang menjerumuskan manusia pada kemungkaran. 

Dajjal yang mengaku sebagai tuhan dan menyesatkan umat di akhir zaman.

Dan tahukah kita apa yang akan dinyatakan oleh Ad-Dajjal saat ia keluar ke tengah ummat manusia? Fitnah besar apakah yang akan ditampilkan olehnya? Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم menjelaskan dalam hadits berikut:

يَا عِبَادَ اللَّهِ فَاثْبُتُوا فَإِنِّي سَأَصِفُهُ لَكُمْ صِفَةً لَمْ يَصِفْهَا

إِيَّاهُ نَبِيٌّ قَبْلِي يَقُولُ أَنَا رَبُّكُمْ وَلَا تَرَوْنَ رَبَّكُمْ حَتَّى تَمُوتُوا

“Wahai hamba Allah, wahai para manusia, teguhkanlah diri kalian, karena aku akan menerangkan sifat-sifatnya (Ad-Dajjal) yang belum pernah diterangkan oleh seorang Nabi pun sebelumku. Ia (Ad-Dajjal) akan berkata: ‘Aku adalah Rabb kalian.’ Sedangkan kalian tidak akan bisa melihat Allah kecuali setelah kalian meninggal.” (IBNUMAJAH – 4067)Shahih

Inilah fitnah besar yang akan terjadi saat Ad-Dajjal keluar. Ia akan mengaku dirinya sebagai Rabb…! Persis sebagaimana dahulu kala Fir’aun meng-claim dirinya sebagai Rabb di hadapan masyarakat Mesir yang dipimpinnya.

فَحَشَرَ فَنَادَى فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الأعْلَى

“Maka dia (Fir’aun) mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya. (Seraya) berkata: “Akulah Rabb-mu yang paling tinggi”. (QS An-Naazi’at 23-24)

Keluarnya fitnah Al-Masih Ad-Dajjal menjadi seperti pengulangan sejarah Fir’aun. Sungguh Ad-Dajjal dan Fir’aun memang memiliki kesamaan yaitu dalam hal kedua-duanya sama-sama merupakan penguasa zalim alias thaghut.
Top