Ibu ini Pergoki Putrinya Video Call Sambil Telanjang Dikamar, Faktanya Sungguh Mengerikan

Komentar

Gambar diolah via tribunnews.com

Miris...

Pergaulan besas dan dunia teknologi yang semakin maju. Jika tidak disikapi dengan baik serta pengawasan orang tua yang maksimal, salah-salah membuat anak remaja terjerumus pada tindakan yang melampaui norma.

Hal inilah yang yang dialmi oleh gadis M yang berstatus sebagai pelajar di Sekolah Menengah Pertama Denpasar, Bali.

Gadis berusia 14 tahun itu dipergoki ibunya saat sedang video call, tentunya Ibunya tidak akan murka jika video call yang dilakukan biasa saja.

Gadis M dipergoki ibunya sedang setengah bugi saat melakukan video call dengan seorang pria.

Baca juga: Tragis, Siswi SMP Meregang Nyawa Setelah 2 Kali Melakukan ini Dengan Pacarnya

Video call ini yang dilakukan M dengan seorang pria bernama Andhika Akbar (22) akhirnya berujung ke pihak kepolisian.


Gambar via tribunnews.com

Inilah fakta kejadian ibu pergoki anaknya dipergoki sedang melakukan video call semi bugil.

1. Kondisi saat dipergoki

Ibu kandung M, VT kaget bukan kepalang usai pergoki putrinya bertelanjang dada saat video call dengan Andhika.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra, saat dipergoki korban sudah membuka bajunya, tetapi masih mengenakan bagian bawah.

2. Waktu kejadian

Kejadian bermula saat VT pada hari Rabu (17/1/2018) pukul 01.00 dini hari lalu, melihat putrinya sedang video call dengan seseorang.

Saat dipergoki, VT kaget melihat anaknya sedang melakukan video call dengan pelaku.

3. Permintaan pelaku saat video call

Setelah dipergoki, VT menyita ponsel M dan menanyakan siapa sosok yang sedang ditelpon.

Terungkaplah sosok pria berinisial AA.

Setelah diperiksa lebih jauh, AA yang meminta M membuka pula celana yang belum dilepasnya.

4. Pernah dicabuli

Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra yang dikutip dari Tribun Bali menjelaskan VT membuat laporan setelah putrinya mengaku pernah diajak ke tempat tinggal Andhika.

Setelah ditanya, korban pun mengakui bahwa pernah dirayu hingga berujung pencabulan.

"Korban mengakui ke ibunya bahwa pernah dicabuli di tempat tinggal pelaku," ujarnya. Setelah mendengar itu, VT pun melapor ke polisi.

Polisi juga menjelaskan pelaku mencabuli korban di apartemen milik Andhika di Jalan Gunung Soputan, Denpasar pada Selasa (17/1) tepat sehari sebelum kepergok oleh ibunya.

Saat diintrograsi, pelaku mengaku telah merayu korban untuk ke kos.

Di tempat kos, pelaku menggerayangi seluruh tubuh korban yang dalam keadaan tidak memakai apapun hingga memasukkan tangan ke alat vital.

"Motif pelaku merayu mengajak korban ke kamar kos lanjut melakukan pelecehan se*s*al," ujarnya.

5. Dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat

Tak terima dengan perlakuan pria asal Surabaya kelahiran tahun 1995 tersebut, orangtua M melaporkan kejadian ini ke Polsek Denpasar Barat.

Polisi menindaklanjuti laporan tersebut. AA ditangkap di kos tempat tinggalnya di Jalan Gunung Soputan Baru, Speranza Apartemen pada Kamis 18 Januari pukul 08.00 Wita.

6. Barang bukti

Tim Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan mengecek barang bukti.

Anggota polisi menemukan pelaku di kamar pada Kamis (18/1/2018), sekitar pukul 08.00 wita saat ditangkap pelaku mengakui perbuatannya dan langsung dibawa ke Mapolsek Denpasar Barat untuk dimintai keterangan atas kelakuannya.

Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukri berupa satu buah spray, satu buah bantal, satu buah Hp yang digunakan untuk melakukan video call.
Top