MasyaAllah, Inilah 4 Janji Allah Pada Hamba Nya yang Bersungguh-Sungguh Beriman Terhadap Nya

Komentar


MasyaAllah, ternyata Allah telah berjanji untuk hambanya 

SUNGGUH jika kita selalu berhusnudzon kepada Sang Pencipta , kita tak akan pernah lelah untuk melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya, berusahalah untuk Lillah .

Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. (QS 35:5)



Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

-Surat Ibrahim ayat 7

Kadang kita merasa kurang, merasa butuh ini, butuh itu, padahal kita seolah-olah sudah memiliki semuanya. Misalnya: pekerjaan tetap; gajinya masya Allah cukup untuk kebutuhan sehari-hari, mobil dan motor untuk kendaraan pribadi; bisa jalan-jalan sama keluarga tanpa harus capek-capek pakai kendaraan umum, smartphone kita juga nggak ketinggalan zaman; bisa untuk live streaming video-video kajian Islam sebenarnya; bisa untuk nge-post informasi-informasi bermanfaat.

Baca juga : Bukan Berarti Lelaki Bisa Leha-Leha Golongan Laki-laki Inilah yang Akan Masuk Neraka Akibat Wanita

Tapi apakah semua itu kita sadari bahwa Allah mencukupkan kita dalam hal rezeki; dalam hal benda yang kita pakai setiap hari; yang kita butuhkan setiap hari? Kalau saja kita bisa renungkan sesaat, kita patut sekali bersyukur kepada Allah setiap harinya. Allah sudah janjikan untuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur maka akan ditambahkan lagi nikmatnya. Dan Allah tidak mengingkari janji.



Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. 

-Surat Al-Baqarah ayat 152

Mulut yang berdzikir dan hati yang senantiasa terus mengingat kebesaran Allah akan mendapatkan keistimewaan yang tentunya berbeda dari mulut orang-orang yang tidak pernah mengagungkan nama-Nya. Mulai dari sekarang, biasakan yuk berdzikir di waktu luang; bahkan di waktu sibuk sekalipun. Sesuai dengan janji-Nya, kalau kita banyak berdzikir mengingat-Nya, Allah pun akan mengingat kita. Kalau Allah mengingat kita, sudah jelas bagaimana pun sulitnya yang sedang kita lewati pasti Allah akan bantu; pasti Allah akan mudahkan; pasti Allah akan lancarkan. Kita nggak perlu ragu lagi dengan janji-Nya yang satu ini.

Baca juga : Ajarkan Anak Untuk Berdoa ini Seperti yang Diajarkan Rasulullah Agar Selalu Dilindungi



Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.

-Surat Ghafir ayat 60

Allah mengabulkan doa-doa baik dari mulut-mulut yang selalu penuh harap kepada-Nya. Allah tidak mungkin membiarkan doa-doa tersebut lewat begitu saja tanpa dikabulkan-Nya. Walaupun terkadang tidak sesuai dengan harapan kita, toh Allah lebih tahu mana yang terbaik buat kita. Yang mungkin awalnya kita tidak sukai, ternyata itu baik untuk kita. Begitu pun sebaliknya, yang kita senangi ternyata tidak baik maka tidak akan Allah tunjukkan. Pokoknya, kita harus yakin bahwa sekecil apapun doa itu, selama tidak melanggar syariat dan bukan diniatkan untuk hal-hal buruk, insyaAllah pasti terkabulkan.

Baca juga : 4 Sunnah Rasulullah ini Kamu Amalkan, Semua Penyakit Tak Akan Berani Mendatangimu



Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.

-Surat Al-Anfal ayat 33

Manusia mana yang tidak pernah berbuat salah, berbuat dosa? Pasti kita pernah melakukan kesalahan, bukan? Dan Allah Maha Pengampun. Mana mungkin Allah membiarkan terus dalma kesengsaraan, kesusahan dan kesulitan sementara hamba-Nya terus bertaubat. Inilah janji Allah yang pasti akan ditepati.

Masya Allah, semoga dengan semakin bertambahnya ilmu agama, kita mampu membuat diri ini sadar bahwa janji Allah tidak akan ingkar; yang tidak akan bisa kita samakan dengan janjinya manusia. Insya Allah.
Top