Jangan Lakukan 13 Hal Ini Dengan Mulut Anda, Dampaknya Bisa Sangat Mengerikan

Komentar


Karena sumber bencana itu bisa saja berawal dari mulut yang kurang kita jaga.

Banyak yang sering mengatakan bencana itu berasal dari mulut (ucapan).

Kata-kata bisa digunakan untuk memuji juga bisa melukai hati seseorang.

Bahkan jauh lebih menyakitkan daripada serangan fisik.

Jadi sebaiknya pertimbangkan dulu matang-matang sebelum terlanjur mengutarakannya.

Terutama paling pantang membicarakan tentang benar atau salah orang lain. Menjaga mulut masing-masing memang sekilas terlihat mudah.

Tapi sangat sedikit orang yang benar-benar bisa menjaga mulutnya (ucapan).

1. Jangan menilai tentang keluarga orang lain, karena itu tidak ada hubungannya sedikit pun dengan Anda.

2. Jangan menilai pengetahuan orang lain, karena yang tak pernah kurang di dunia adalah pengetahuan.

3. Jangan menilai tentang baik buruknya orang lain, karena mereka tidak mempengaruhi Anda makan.

4. Jangan menilai perilaku orang lain, karena Anda belum tentu lebih mulia darinya.

5. Jangan menilai siapa pun, meski itu adalah orang yang kamu anggap rendah.

6. Jangan menyakiti orang lain, karena akan ada balasannya cepat atau lambat.

7. Jangan membahas akhlak siapa yang baik dan buruk, perilaku tergantung individu masing-masing, orang lain adalah cermin dari diri Anda, yang mencerminan kekurangan diri sendiri, latihlah diri sendiri dalam kekurangan itu.

8. Jangan berlebihan dalam menonjolkan diri, ketahuilah tak ada seorang pun yang lebih lemah dari Anda. Singkatnya, bersikaplah rendah diri/sederhana.

9. Jangan mengandalkan orang lain, karena hidup itu keras, siapa pun ingin hidup dengan nyaman.

10. Gunakanlah uang dengan bijak, karena besok mungkin Anda akan menganggur.

11. Jangan bersikap arogan dan angkuh, karena besok Anda mungkin akan kehilangan power/kekuasaan/pengaruh.

12. Jangan mudah naik darah/marah-marah semaunya, tidak ada yang berutang padamu. Kita sering mengeluh tentang hidup yang tidak adil pada kita, padahal hidup itu tidak tahu siapa kita.

13. Tidak perlu menjelaskan tentang sikap kita, itu adalah pilihan yang bijak.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali ingin mencoba menjelaskan sesuatu.

Namun, begitu dijelaskan, justru ditemukan betapa lemahnya penjelasan apa pun itu bentuknya, bahkan semakin gelap.

Gunung tidak menjelaskan ketinggiannya, tapi tidak mempengaruhi wujudnya yang menjulang tinggi. Laut tidak menjelaskan kedalamannya, tapi tidak mempengaruhinya menampung segalanya.

Bumi tidak menjelaskan ketebalannya, tapi tidak ada yang bisa menggantikan posisinya sebagai pijakan dari segala benda.

Kita tahu tentang prinsip kebenaran dalam bersikap, tapi berapa banyak orang yang bisa melakukannya?

Mungkin setelah menyimak artikel ini, anda bisa merasakan penempaan diri yang tidak memadai.

Sedikit bicara dan lebih banyak bekerja, itu baru menunjukkan tinggi-rendahnya tingkat pencapaian individu masing-masing.

Jadi jagalah baik-baik mulut/ucapan diri masing-masing, ada beberapa hal yang seyogianya tidak perlu kita bicarakan semaunya! Tidak ada yang menganggapmu bisu kalau tidak bicara, dan biarkan saja kalau pun ada. Ingat! Jagalah mulut (kita) masing-masing!
Top