Di Balik Kesejukan Tidur di Mobil Saat AC Menyala, Ternyata Menyimpan Bahaya yang Mengancam

Komentar


Pasti kalian pernah tidur dimobil sambil nyalain AC, tanpa kalian tau.

Ternyata tersembunyi bahaya dibaliknya, bisa jadi mengancam nyawa, langsung saja cek apa saja yang membahayakan saat tidur di mobil dalam keadaan AC menyala.

AC nyala memang memberi kesejukan lahir batin bagi setiap penumpangnya.

Apalagi ketika kamu merasa gerah dan benar-benar merasa kantuk.

Namun, apakah kamu yakin bahwa ini aman untuk tubuhmu?

Informasi dari sumber gulfnews tentang tidur di mobil ketika AC nyala.

Ternyata, para ahli medis memperingatkan agar sebaiknya tidak melakukan hal ini.

Baca juga : Calon Ayah Wajib Tau, Begini Cara Tepat Mencuci Ari-Ari yang Benar

Terlepas dari mobil itu sudah tua atau masih baru, seseorang dapat meninggal karena mati lemas akibat hal ini.

Dr Babu Shershad dari First Medical Centre di Dubai mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan dan masalah kesehatan saat tidur di dalam mobil.

“Jika fitur mekanis mobil tidak sejajar, kemungkinan kebocoran knalpot mobil ke kabin kendaraan saat seseorang tidur bisa lebih meningkatkan risiko mati lemas.

“Pasalnya, hal ini akan menurunkan kadar oksigen di dalam mobil,” ungkapnya.

Selain AC yang nyala, kesalah pahaman umum lainnya adalah gagasan bahwa jendela yang terbuka akan menciptakan sistem ventilasi yang memadai di dalam mobil.

"Bahkan dengan jendela yang terbuka, CO akan terakumulasi pada tingkat yang lebih rendah sehingga menurunkan oksigen dalam darah.

Ini menyebabkan orang tersebut kehilangan cairan dan air tubuh setelah beberapa lama," kata Dr Shershad.

Baca juga : Siapa Sangka Kalau Daun ini Bisa Obati Total Penyakit Ayan, Luar Biasa

Sementara banyak yang bertanya-tanya tentang perbedaan antara berkendara berjam-jam dengan AC menyala atau jendela terbuka dan tidur dalam kondisi yang sama.

"Saat kamu mengemudi dalam jangka waktu lama, kamu sadar akan suhu di mobil dan juga kebocoran yang mungkin terjadi," katanya.

Orang biasanya menurunkan jendelanya jika udara di dalam mobil mulai terasa pengap atau jika mereka membutuhkan udara segar, tambahnya.

Namun, dalam kasus tidur di dalam mobil, seseorang tidak menyadari tingkat suhu dan karena itu dapat rentan terhadap penumpukan panas dan akumulasi CO.

Bagikan info penting ini kepada keluarga dan kenalanmu agar mereka juga tahu bahaya dari tindakan ini
Top