Begini Jadinya Jika Kalian Masih Sering Minum Minuman Energi, Pria Ini Kehilangan Separuh Otaknya

Komentar


STOP DAN JANGAN LAGI KETERGANTUNGAN DENGAN MINUMAN BERENERGI KARENA  HAL INI BISA TERJADI PADA ANDA.

Selain itu sekaleng minuman itu juga mengandung gula, vitamin, dan stimulan berlebih yang dapat mengubah lemak jadi energi.

Efek buruk minuman berenergi bagi tubuh sangat dirasakan seorang ayah muda ini.

Segala hal yang dilakukan berlebihan memang tidak pernah bagus.

Agar mampu kuat menyelesaikan pekerjaan banyak pekerja memilih meminum minuman kaleng berenergi.

Kendati sesekali tidak berbahaya tetapi mengonsumsi minuman energi lebih dari dua kali sehari sangat beresiko.

Minuman energi jika terlalu banyak dikonsumsi dapat membahayakan tubuh bahkan bisa mengancam nyawa.

Seperti dilansir dari Tribunstyle.com, sebagian besar minuman energi mengandung kafein dalam jumlah besar.

Selain itu sekaleng minuman itu juga mengandung gula, vitamin, dan stimulan berlebih yang dapat mengubah lemak jadi energi.

Efek buruk minuman berenergi bagi tubuh sangat dirasakan seorang ayah muda asal Amerika Serikat bernama Austin.

Kisah kegemaran Austin meminum minuman berenergi diunggah istrinya, Brianna, di Facebook.

Dalam postingan itu menceritakan kebiasaan Austin mengonsumsi minuman energi setiap kali pergi dan pulang kerja.

Hal itu dilakukan Austin untuk menjaga kebugaran tubuhnya agar tetap terjaga.

Tetapi kebiasaan itu yang mmembuat Austin dilarikan ke rumah sakit karena pendarahan di otak.

Austin pun segera menjalani operasi otak.

Setelah dua pekan menjalani operasi, Austin juga tak sadarkan diri.

Padahal saat itu sang istri juga menghadapi minggu-minggu kelahiran buah hatinya.

Benar saja Brianna melahirkan ketika suami masih koma.

Tapi hal mengejutkan terjadi ketika kelahiran putra Brianna.

BACA Bayi Mungil Dapat Siksaan Kejam, Otak Alami Luka Dahsyat, Ternyata Ini Yang Terjadi



"Tapi keajaiban indah terjadi!"

"Sesaat setelah saya melahirkan, Austin terbangun," kata Brianna.

Setelah dua bulan menjalani operasi, Austin untuk pertama kalinya dapat mencium anak laki-lakinya.



"Cinta tau apa yang kamu korbankan bahkan ketika kamu tidak tau sedang berkorban,"

"Cinta itu tanpa pamrih." kata Brianna.



Kata Katherine Zeratsky, ahli diet klinis di Mayo Clinic. di Rochester, Minnesota mengatakan terlalu banyak mengonsumsi minuman energi bisa menyebabkan overdosis kafein dan diabetes tipe 2.



Banyak minum minuman berenergi bisa menyebabkan darah tinggi, kejang, dan bahkan kematian.
Top