"Nak, Kandungmu sudah 4 bulan, jangan minum es"

Komentar

Pernah Dengar Bahwa Berbahaya Minum Es Saat Hamil? Begini Faktanya

Siapa yang tak tergoda dengan segarnya es yang diteguk ditengah terik matahari, namun bagaimana jika yang minum adalah wanita yang sedang hamil?

Saat hamil, Anda sering mendengar banyak nasihat seputar kehamilan yang mungkin belum diketahui pasti kebenarannya, termasuk minum es saat hamil. Sebagian orang percaya bahwa minum es saat hamil dapat menyebabkan ukuran bayi menjadi terlalu besar.

Mengonsumsi cukup air minum sangat penting untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan. Ibu hamil sebaiknya minum 8 hingga 12 gelas air setiap harinya. Terlepas dari meminum air es atau air hangat, sebenarnya tidak ada bedanya.

Ukuran dan berat badan bayi pada umumnya lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut.
  • Genetik. Orang tua yang berbadan besar atau obesitas lebih berpeluang memiliki anak berukuran lebih besar juga.
  • Ibu yang pernah melahirkan bayi berberat badan besar cenderung lebih berpeluang melahirkan bayi selanjutnya dengan berat badan serupa.
  • Bayi lahir melebihi waktu yang diperkirakan.
  • Bayi berjenis kelamin laki-laki cenderung memiliki berat badan lebih tinggi dibandingkan bayi perempuan.

Sebaliknya, minum air es saat hamil justru dapat membantu merangsang pergerakan bayi di dalam kandungan. Jika Anda khawatir karena tidak merasakan pergerakan bayi seperti biasa, minum es saat hamil dapat merangsang bayi untuk bergerak. Dia akan merasakan dinginnya es dan cenderung untuk menghindarinya.

BACA JUGA : Hanya Terjadi pada Wanita, 6 Gejala Berbahaya Serangan Jantung ini Harus Anda Waspadai

Resiko Minum Es Ketika Hamil
Minum es saat hamil dapat membahayakan jika es batu yang dimasukkan ke gelas air minum ternyata dibuat dari air yang belum dimasak atau terkontaminasi. Ini sangat mungkin terjadi saat Anda makan di luar dan memesan minuman dengan es batu yang tidak Anda ketahui pasti mengenai cara pengolahannya. Maka dari itu, bawalah botol minuman Anda sendiri setiap Anda keluar rumah.

Jika ingin minum es saat hamil, daripada mengonsumsi minuman dengan es batu, pilih minuman es di dalam kemasan seperti minuman botol atau kaleng yang sudah didinginkan. Pastikan kemasan dan segel tidak rusak untuk menghindari kemungkinan kontaminasi.

Jika air mineral dirasa membosankan dan Anda ingin menghindari risiko minum es saat hamil, cobalah minuman lain yang menyehatkan, seperti air kelapa, jus buah tanpa gula, atau susu. Namun, hindari minuman bersoda dan berkarbonasi, karena jenis minuman ini mengandung kadar gula yang sangat tinggi. Selain itu, usahakan untuk tidak mengonsumsi kopi maupun teh, karena kedua jenis minuman ini bersifat diuretik, yang akan menyebabkan Anda sering buang air kecil.

Jadi, minum es saat hamil tidaklah berbahaya, asalkan kebersihan es batu terjamin dan Anda memilih jenis minuman yang tepat.
Top