Untuk Suami Temani Istrimu Saat Melahirkan, Jangan Banyak Alasan! Jika Tak Ingin Berakhir Seperti Ini

Komentar



WAHAI SUAMI TEMANI ISTRIMU SAAT MELAHIRKAN, JIKA TAK INGIN MENYESAL

Para wanita tentu akan mengalami beratnya proses persalinan. Mereka harus berjuang melahirkan sang bayi antara hidup dan mati.

Seperti kisah ini..

Para wanita tentu akan mengalami beratnya proses persalinan. Mereka harus berjuang melahirkan sang bayi antara hidup dan mati.

Calon Ibu kerap dibuat tegang dan kesakitan saat akan melahirkan. Untuk itulah dibutuhkan keberadaan seorang suami disampingnya selama persalinan.

Namun, bagaimana jika sang suami tidak dapat menemani istrinya? seperti kejadian ini:



Kisah pilu kini tengah merundung seorang lelaki.

Lelaki yang sudah menjadi suami dan menjadi calon bapak bagi anaknya.

Tapi sayangnya, saat sang istri akan melahirkan, tidak ada satu orang pun yang menolong.

Bahkan suaminya juga tidak ada di rumah karena masih mengurusi pekerjaan.

Sampai di rumah dia mendapati istrinya sudah terbaring dengan bersimpuh darah.

Tak hanya nyawa sang istri, anak yang ada di dalam kandungannya pun tidak dapat diselamatkan.

Padahal sang istri sudah menelepon.

Memberi tahu bahwa perutnya mengalami kontraksi.

Suami ini pun menjawab bahwa dirinya akan segera pulang.

Namun wanita yang sudah kesakitan itu masih harus menunggu suaminya menyelesaikan tugasnya di kantor.

Setelah menunggu beberapa saat, sang istri kembali menelepon.

Dia mengatakan bahwa kondisinya sudah membaik.

BACA: Dimakamkan Dalam Satu Peti Ibu Ini Meninggal Saat Berusaha Melahirkan Bayi, Suami Malah Pentingkan Kerja

Ada banyak alasan suami tak dapat menemani istri melahirkan, entah kesibukan, ada urusan penting, sedang di luar kota, bahkan alasan takut melihat darah.

Mengapa kehadiran suami begitu, penting? Beginlah dampaknya jika suami tak menemani istri saat persalinan:


1. Istri butuh sosok penghibur saat merasakan sakit luar biasa

Keberadaan suami di samping istri sangat berperan besar, salah satunya adalah dapat mengurangi rasa sakit saat persalinan. Menurut penelitian dari The Fatherhood Institute di Inggris mengungkapkan bahwa seorang ibu akan dapat melahirkan dalam waktu yang lebih singkat dan mengurangi rasa sakit karena adanya sang suami di sampingnya.

2. Tidak semangat

Tidak adanya keberadaan suami di samping istri saat melahirkan akan membuatny menjadi tidak semangat. Karena ia merasa tidak ada yang memahami kondisi terburuk saat sedang bersalin dan tetap mengatakan cantik. Karena itulah tak ada yang lebih diinginkan istri selain kehadiran sang pemberi semangat dan dukungan untuk berjuang melahirkan si kecil yakni suaminya sendiri.

3. Dapat membuat sang ibu cemas

Istri akan menjadi cemas dan khawatir saat tidak ada sosok suami ya.g menemani ia di ruang persalinan. Sikap pria yang kurang peka dan logis rupanya sangat berguna untuk membuat sang ibu tidak cemas. Bayangkan jika ibu dan adik perempuan yang menemani, bisa jadi mereka malah ikut panik saat melihatnya kesakitan di tengah kontraksi.

4. Tidak ada sosok yang menenangkan

Keberadaan suami di samping istri saat melahirkan akan membuatnya lebih tenang dan nyaman. Ditambah lagi jika sang suami membisikan kata-kata positiif yang membuat istrinya makin bersemangat. Selain itu, suami juga mampu menenangkan istrinya saat ia mulai cemas akan terjadi sesuatu yang tak terduga saat persalinan.

5. Kadar bahagia ibu akan berkurang

Menurut penelitian, hormon oksitosin yang Ayah miliki akan meningkat saat kelahiran bayi. Hormon oksitosin bisa memicu perasaan bahagia. Bayangkan jika tidak suami saat istri melahirkan, apa yang akan ia rasakan?

Jadi banyak alasan untuk menemani istri tercinta saar melahirkan demi buah hati Anda.
Top