Tahukah Anda Makna Agung dibalik Kalimat “Labbaikallahumma Labbaik” ?


Rasulullah saw bersabda,

“Jibril mendatangiku kemudian berkata, sesungguhnya Allah memerintahkanmu (wahai Muhammad) agar engkau menyeru sahabat-sahabatmu agar mereka menaik-kan suara dengan talbiyah. Karena talbiyah adalah syiar dari haji.”

Berikut ini adalah betuk kalimat talbiyah,

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْك، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْك، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكُ لَا شَرِيْكَ لَك

Inilah kalimat talbiyah. Sebuah kalimat singkat yang menyimpan keagungan dan makna yang luar biasa. Kalimat ini adalah jawaban dari seruan Nabi Ibrahim ketika Allah memerintahkan beliau agar menyeru umat untuk beribadah haji.

وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ

“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS.Al-Hajj:27)

Kalimat ini mampu memberi pengaruh pada diri dan iman seorang yang mengucapkannya. Talbiyah bukanlah kalimat kosong yang diteriakkan oleh mereka yang berhaji. Karena sebenarnya kalimat ini tumbuh dari hati seorang mukmin yang rindu kepada Tuhannya.

BACA JUGA : Yakinlah Al-Qur’an adalah Sebaik-baik Pembuka Jalan Menuju Kemajuan!

Sayyidina Ali pernah ditanya tentang talbiyah dan sebab keberadaannya, beliau pun menjawab,

Sesungguhnya ketika manusia ber-ihrom, Allah menyeru mereka “Duhai hamba-Ku, aku akan mengharamkan api neraka bagi kalian seperti kalian ber-ihrom (menjaga diri dan tidak melakukan sesuatu yang diharamkan ketika ihrom) untuk-Ku.”

Maka kalimat “Labbaikallahumma Labbaik” adalah adalah jawaban mereka untuk seruan Allah swt tersebut.

Talbiyah adalah pengakuan tentang Ke-Esaan Allah. Dan poin ini adalah poin terpenting yang mencakup semua hal dalam akidah seseorang.

Seorang yang meneriakkan Talbiyah adalah tanda bahwa “Aku siap untuk taat kepada-Mu.”

Karena itu sebelum talbiyah dilantunkan, seseorang harus melakukan ihrom, yang artinya ia telah meninggalkan syahwat duniawi sebelum menjawab seruan Allah dengan kalimat “Labbaik !”

Kalimat talbiyah juga mencakup permintaan izin untuk masuk ke dalam rumah Allah dengan aman dan tenang. Yakni dengan melepas semua baju maksiat dan hanya fokus untuk beribadah dengan baju ketaatan.

Dan pada akhirnya, kalimat Talbiyah adalah kalimat ketegasan sikap. Bahwa diriku, jiwaku serta kesetiaanku hanya untuk Allah semata. Tidak untuk hawa nafsu, tidak untuk setan, tidak untuk syahwat dan selainnya.
Top