Lafadz Niat Sholat Idul Adha Lengkap Berserta Doa dalam Bahasa Arab dan Latin

Komentar

Niat shalat idul adha lengkap / Pic source : ngaji

Sudah memasuki bulan baru, sebentar lagi akan datang perayaan yang besar bagi umat Islam di seluruh belahan bumi.

Benar sekali, dikarenakan ada 3 hari besar bagi umat Islam, sehingga salah satu yang akan tiba sebentar lagi sangat ditunggu-tunggu oleh setiap orang.

Ketahui bahwa Islam mempunyai 3 hari besar, yakni hari Jum'at, hari Raya Idul Fitri, dan hari Raya Idul Adha yang tinggal hanya menghitung hari.

Artikel pilihan : Doa Menyembelih Hewan Qurban Sesuai Sunnah dalam Bahasa Arab dan Latin

Membahas pasal hari besar Muslim sebentar lagi, tahukah bahwa lebaran idul adha 2017 sangat istimewa adanya?

Ya, karena dewasa kini banyak sekali lembaga-lembaga qurban yang mampu mendistribusikan amalan baik si pengqurban dengan benar.

Maka akan banyak sekali kebaikan di hari Raya Idul Adha tahun ini, sebagaimana perayaan besar yang dinanti sebelumnya yakni Idul Fitri.

Lantas, apa makna sesungguhnya dari Idul Adha dan qurban tersebut?

Sejarah Idul Adha atau Idul Qurban

Melihat kalender dan terpampang tanggal Idul Adha 2017 yang akan jatuh sebentar lagi, pastilah banyak yang telah menyisihkan penghasilan untuk membeli hewan qurban.

Nah, membahas tentang hal tersebut, tahukah sejarah sebenarnya dari Idul Adha yang setiap tahun pasti kita rayakan ini?

Dimulai ketika sejarah qurban dan Idul Adha dijelaskan dalam Al Quran surat As Shoffat ayat 102, dimana saat Nabi Ismail AS berusia remaja, ayahnya Nabi Ibrahim AS memanggilnya untuk sebuah keperluan.

Nabi Ibrahim menceritakan kepada Ismail bahwa Ibrahim telah mendapatkan perintah dari Allah melalui mimpi untuk menyembelih Ismail.

Dari sini, Ibrahim menanyakan kepada Ismail: "Bagaimana menurutmu, wahai Ismail?"

Lantas, Ismail menjawab: "Wahai ayah, laksanakan perintah Allah yang dimandatkan untukmu. Saya akan sabar dan ikhlas atas segala yang diperintahkan Allah," ujar Ismail kepada ayahnya.

Sempat ragu jikalau mimpi tersebut datang dari syetan, namun nyatanya setelah 3 kali Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim dengan perintah yang sama.

Maka Ibrahim dengan ikhlas akan menyembelih puteranya sendiri, yaitu Ismail. Setelah Ibrahim dan Ismail kedua-duanya ikhlas untuk menjalankan perintah Allah, ternyata Allah mengganti Ismail menjadi domba.

Dari peristiwa ini, sudah mulai bisa diketahui arti, makna, dan hakikat idul adha qurban. Peristiwa ini kemudian dijadikan sebagai hari raya umat Islam selain hari raya idul fitri.

MasyaAllah, sungguhlah kisah tersebut mempunyai makna yang sangat dalam lebih dari sekedar mematuhi perintah dan juga berqurban.

Sehingga idul adha artinya bukan hanya perayaan semata, namun juga sebagai sarana untuk beribadah dan mendulang pahala dengan sebaik mungkin.

Selain akan ada banyaknya daging, takbir yang berkumandang, hingga ucapan idul adha 2017 yang beragam. Tentunya sebagai umat Islam kita tak boleh melupakan rutinitas saat datang hari besar bagi kita.

Yakni sebagai umat Islam kita dianjurkan untuk melakukan shalat Idul Adha sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Lafadz Niat Sholat Idul Adha Lengkap dengan Tata Caranya

Niat shalat idul adha lengkap / Pic source : blog act

Sama seperti gerakan shalat sunnah maupun wajib pada umumnya, pun dengan membaca niat cukup diucapkan di dalam hati karena yang terpenting adalah keikhlasan hati untuk menunaikan ibadah kepada Alah SWT.

Di samping itu, niat sholat idul adha bisa dilafalkan seperti pada ulasan berikut ini.

Niat shalat Idul Adha

اُصَلِّى سُنُّةً  عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnata 'iidhil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'aala

Artinya:

Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Ucapan di atas adalah ketika menjadi ma'mum. Karena jika menjadi imam, niat sholat idul adha beserta artinya bisa dipahami dalam poin berikut.

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnata 'iidhil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'aala

Artinya:

Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala

Itulah bacaan doa niat Idul Qurban yang bisa diamalkan nanti ketika hari besar tersebut telah tiba. Sedangkan untuk tata cara Shalat Ied, baik Idul Fitri maupun Idul Adha adalah sebagai berikut.

1. Memulai dengan takbiratul ihrom, sebagaimana shalat-shalat lainnya.

2. Kemudian bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak tujuh kali takbir -selain takbiratul ihrom- sebelum memulai membaca Al Fatihah.

Boleh mengangkat tangan ketika takbir-takbir tersebut sebagaimana yang dicontohkan oleh Ibnu ‘Umar.

Ibnul Qayyim mengatakan, “Ibnu ‘Umar yang dikenal sangat meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mengangkat tangannya dalam setiap takbir.”

3. Di antara takbir-takbir (takbir zawa-id) yang ada tadi tidak ada bacaan dzikir tertentu.

Namun ada sebuah riwayat dari Ibnu Mas’ud, ia mengatakan, “Di antara tiap takbir, hendaklah menyanjung dan memuji Allah.

Syaikhul Islam mengatakan bahwa sebagian salaf di antara tiap takbir membaca bacaan berikut:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ . اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي

Artinya :

Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya, tidak ada sesembahan yang benar untuk disembah selain Allah. Ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku.

Subhanallah wal hamdulillah wa  laa ilaha illallah wallahu akbar. allahummaghfirlii war hamnii

Namun ingat sekali lagi, bacaannya tidak dibatasi dengan bacaan ini saja. Boleh juga membaca bacaan lainnya asalkan di dalamnya berisi pujian pada Allah Ta’ala.

4. Kemudian membaca Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat lainnya.

Surat yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah surat Qaaf pada raka’at pertama dan surat Al Qomar pada raka’at kedua.

Ada riwayat bahwa ‘Umar bin Al Khattab pernah menanyakan pada Waqid Al Laitsiy mengenai surat apa yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘Idul Adha dan ‘Idul Fithri.

Ia pun menjawab,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca “Qaaf, wal qur’anil majiid” (surat Qaaf) dan “Iqtarobatis saa’atu wan syaqqol qomar” (surat Al Qomar).

Boleh juga membaca surat Al A’laa pada raka’at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka’at kedua.

Dan jika hari ‘ied jatuh pada hari Jum’at, dianjurkan pula membaca surat Al A’laa pada raka’at pertama dan surat Al Ghosiyah pada raka’at kedua, pada shalat ‘ied maupun shalat Jum’at.

Dari An Nu’man bin Basyir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca dalam shalat ‘ied maupun shalat Jum’at “Sabbihisma robbikal a’la” (surat Al A’laa) dan “Hal ataka haditsul ghosiyah” (surat Al Ghosiyah).”

An Nu’man bin Basyir mengatakan begitu pula ketika hari ‘ied bertepatan dengan hari Jum’at, beliau membaca kedua surat tersebut di masing-masing shalat.


Niat shalat idul adha lengkap / Pic source : batumedia

Artikel pilihan : Berqurban untuk Orang yang Telah Meninggal, Apa Boleh?

5. Setelah membaca surat, kemudian melakukan gerakan shalat seperti biasa (ruku, i’tidal, sujud, dst).

6. Bertakbir ketika bangkit untuk mengerjakan raka’at kedua.

7. Kemudian bertakbir (takbir zawa-id/tambahan) sebanyak lima kali takbir -selain takbir bangkit dari sujud- sebelum memulai membaca Al Fatihah.

8. Kemudian membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya sebagaimana yang telah disebutkan di atas.

9. Mengerjakan gerakan lainnya hingga salam.

Bagaimana? Sudahkah kita paham akan tata cara dan niat shalat idul Adha tersebut? Semoga bermanfaat dan selamat merayakan hari Raya Idul Qurban sebentar lagi.
Top