Inilah 9 Sifat Seorang Pria Sejati, Apakah Kamu Sudah Termasuk Pria Sejati?

Semua yang lelaki dengan tampang yang rupawan atau tidak sama-sama memiliki kesempatan untuk disebut atau dianggap sebagai pria sejati.Yang pastinya lelaki sejati itu memiliki satu kesamaan yakni bisa bertanggung jawab dari awal hingga akhir terhadap pasangannya.

Lelaki Sejati itu bukan dia yang ketika sudah menikmati, ada masalah, sudah mengambil kesempatan dan semacamnya lalu pergi. Lelaki yang demikian itu adalah lelaki berengsek. Seharusnya kalau dia lelaki sejati ia akan bertanggung jawan pada segala sesuatu yang telah ditimbulkannya.

Pada zaman sekarang ini, seorang gentleman adalah mahkluk langka yang hampir punah. Dan... kita para lelaki juga sadar akan hal ini. Ada banyak godaan dan cobaan di dunia ini yang tampaknya menghalang-halangi niat dan usaha kita untuk memupuk karakter dari seorang pria sejati.



Bahkan, seiring berlalunya waktu, kata ‘man’ nyaris tidak lagi memiliki arti yang sama dengan ‘man’ di masa lampau. Sepanjang sejarah, secara umum dunia menggunakan kata ‘man’ untuk mewakili manusia, bukan karena lebih meninggikan laki-laki dari perempuan, namun karena sejatinya lelaki itu erat dengan kekuatan (fisik & mental) dan keberanian yang mewakili eksistensi umat manusia sepanjang sejarah.

Akhir-akhir ini banyak orang kurang memahami arti dari seorang gentleman/ pria sejati. Membukakan pintu untuk seorang perempuan tidak serta merta menjadikanmu seorang gentleman, tetapi perilakumu secara keseluruhanlah yang menunjukkan apakah kamu seorang pria sejati, atau tidak.

Kali ini JurnalCowok.com akan membantu kamu untuk bersama-sama membangkitkan kembali sifat-sifat wajib untuk seorang pria sejati.

1. Berjiwa Ksatria



Berjiwa ksatria bukan berarti tukang tawuran. Yang ksatria di sini adalah jiwamu. Pada masa lampau, seorang ksatria adalah orang yang sangat dihormati bukan hanya di medan tempur, tetapi juga di lingkungan masyarakatnya, karena seorang ksatria itu mengayomi, mendengarkan dan melindungi rakyatnya.

Baca juga : Pria Sejati Harusnya Takut Sama Wanita, Takut Buat Nyakitin Apalagi Ngerusak Harga Diri Wanita

Memberi perhatian lebih pada seorang perempuan, berbicara dengan sopan dan halus, serta mendengarkan dengan tulus adalah jiwa ksatria yang sesungguhnya. Bukan hanya sekedar membukakan pintu untuk seorang perempuan namun memperlakukannya dengan serampangan, seorang pria sejati memberikan perhatian yang tulus dan tidak berlebihan. Berjiwa ksatria itu laksana singa yang berwibawa, tidak perlu banyak bicara, mendengarkan dengan baik dan memperhatikan dengan tulus.

2. Santun



Sikap yang santun adalah sesuatu yang sangat diharapkan dari seorang pria. Aku sudah banyak melihat cowok ganteng, rapi, memakai setelan jas mahal, potongan rambut undercut yang apik, janggut dan jambang yang macho, sepatu kulit mengkilap, tapi perilakunya tengik! Dengan angkuhnya mengangkat telepon atau membalas chat pada saat wanita yang di depannya sedang berbicara. Itu adalah sebuah pelecehan yang sangat menjatuhkan harga diri seorang wanita, sangat tidak sopan!

Sifat yang santun perlu kita miliki dan kita terapkan dalam setiap aspek kehidupan kita sebagai seorang lelaki.

3. Terhormat



Terhormat bukan bicara jabatan, harta atau segala macam perkara materi lainnya. Seorang pria terhormat tidak akan pernah menyakiti seorang wanita. Pria terhormat tidak akan mempermainkan wanita mana pun, perasaan seorang wanita bukanlah sebuah permainan. Jadi sudah jelas, kalau kamu sengaja membuat seorang wanita ‘baper’, lalu mempermainkannya, kamu bukan pria sejati!

4. Realistis



Banyak orang sering menutupi kenyataan dan membungkusnya dengan romantika semu. Mereka lebih senang hidup dalam kemunafikan dan menghindari kenyataan.

Seorang pria sejati akan selalu melihat dengan realistis. Bila ban mobil kita bocor, maka kita harus memperbaikinya. Kita tidak bisa terus mengendarainya dan berpura-pura semuanya akan baik-baik saja. Konyol bro! Begitu juga dalam sebuah hubungan. Apabila ada sesuatu yang mengganjal, sebaiknya dibicarakan baik-baik dan diselesaikan. Menyimpan masalah terlalu banyak hanya akan menunggu waktu untuk meledak, cenderung menyebabkan masalah yang lebih parah seperti putusnya sebuah hubungan atau bahkan perceraian.

5. Sopan



Loh, bukannya sopan dan santun itu sama? Tidak bro, meskipun sering digunakan berdampingan, keduanya berbeda. Santun lebih ke arah perilaku, sementara kesopanan lebih ke arah tutur kata.

Sopan artinya kita berbicara dengan memikirkan perasaan orang lain yang menjadi lawan bicara kita itu, bukan seenak jidatnya saja langsung nyerocos dan membuat orang tersinggung. Menjadi sopan bukanlah hal yang mudah, karena merupakan perpaduan dari penggunaan kata yang sopan, tata bahasa, intonasi dan nada berbicara.

Lelaki manapun bisa berpakaian rapi dan berperilaku ramah, namun saat dia berbicara barulah terlihat siapa dia sebenarnya.

6. Tampil rapi



Meski hanya penampilan luar, namun seorang pria juga harus memperhatikan penampilannya. Karena penampilan ibarat sebuah kata pertama yang kamu ucapkan tanpa berbicara, yang turut menjadi penilaian tentang kualitas dirimu.

7. Menghormati



Menghormati atau menaruh respek pada orang lain dengan menghargai usaha dan pencapaian mereka. Respek bukan hanya kepada mereka yang lebih tua darimu, tetapi juga mereka yang seusiamu bahkan mereka yang lebih muda. Sebagai seorang pria, kamu harus menghargai sesama rekanmu, tunjukkan bahwa kamu memahami mereka dan menghargai visi-visi mereka seperti layaknya visi-visi pribadimu.

8. Jujur



Seperti yang kita ketahui, zaman sekarang ini, mencari seseorang yang jujur dan bisa dipercaya seperti mencari harta karun bajak laut! Kejujuran adalah salah satu aspek terpenting yang membuat seorang pria layak disebut pria sejati.

9. Layak



Kata layak mengandung arti yang sangat luas. Namun bila kita membahas tentang pria sejati, kita bisa mengerti apa yang dimaksud dengan pria yang layak atau pantas. Kelayakan seorang pria terlihat dari bagaimana dia tampil, berbicara, bersikap dengan tepat dan pantas sebagaimana layaknya seorang lelaki sejati. Intinya, semua lelaki bisa mempelajari semua karakter-karakter di atas, namun untuk menjadi lelaki sejati yang seutuhnya, pria harus mampu menempatkan semuanya itu dalam porsi yang tepat dan sepatutnya, tidak berlebihan dan tidak janggal.

Demikianlah karakter-karakter yang perlu kita bangkitkan sebagai seorang pria sejati untuk wanita pilihan kita, orang tua kita, teman-teman dan anak-cucu kita kelak. Mari upgrade diri untuk masa depan yang lebih baik!
Top