Mau Menikah Ala Rasulullah Dengan Siti Aisyah? Menikahlah di Bulan Syawal

Jaman sekarang, untuk menikah pun harus ada temanya. Ada yang bertemakan warna, benda atau bahkan tema-tema unik maupun aneh. Daripada memilih tema yang bisa dikatakan mainstream bahkan jauh dari keislaman, bagaimana kalau menikah ala Rasulullah dan Siti Aisyah?



BACA JUGA: Istri Tolak Ajakan Suami Untuk Ikut KB, Bagaimana Hukumnya?

Yap, hal utama yang menonjol dari pernikahan beliau adalah waktunya. Yap, Rasulullah SAW menikah setelah Ramadhan dan memasuki bulan Syawal. Memang, Bulan Syawal adalah bulan yang baik untuk menikah. Karena jika tidak, tidak mungkin Rasulullah memilih bulan ini.

Dari Aisyah radiallahu ‘anha istri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menceritakan,

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan syawal pula. Maka isteri-isteri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (Perawi) berkata, “Aisyah Radiyallahu ‘anhaa dahulu suka menikahkan para wanita di bulan Syawal” (HR. Muslim).”

Alasan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kala itu menikahi Aisyah pada bulan Syawal adalah guna menepis anggapan keliru kain Arab Jahiliah bahwa menikah pada bulan Syawal akan mendapatkan kesialan.

Adapun setelah anggapan tersebut berhasil ditepis, maka bukan berarti jika menikah di luar bulan Syawal akan terjadi celaka. Semua hari adalah baik untuk menikah.
Top