Tak Sadar Sering Mengucapkan Ini, Padahal Sangat Dibenci Oleh Allah

Komentar
Kita beribadah setiap hari, bersedekah, shalat tiada henti, itu semua kita lakukan semata-mata demi mendapat ridho Allah SWT. Selain dari ibadah, salah satu yang begitu penting adalah akhlak kita, terutama mulut.



BACA JUGA: Subhanallah! Masjid Unik di Subang Ini Bikin Rindu Akan Tanah Suci...

Seperti halnya perkataan ini yang sebenarnya sangatlah dibenci oleh Allah SWT, tapi kita malah sering mengucapkannya. “Perkataan yang paling dibenci Allah,” kata sahabat mulia Abdullah bin Mas’ud yang dikutip oleh Syeikh Abu Bakar Al-Thurthusyi Al-Andalusi dalam Al-Ma’tsurat, “adalah saat seseorang laki-laki berkata kepada laki-laki (orang) lain, ‘Bertaqwalah kepada Allah’, dan laki-laki (orang) lain tersebut menjawab, ‘Urus saja dirimu sendiri.’”

Perkataan ini sering kita dengar di kehidupan kita, bahkan kita sendiri mungkin juga pernah mengucapkannya, padahal sangat dibenci Allah. Yaitu, tatkala kita menyampaikan ajakan kebaikan kepada orang lain. Sehingga kita dengan mudah menyampaikan ajakan;

“Shalat yuk.”

“Ngaji yuk.”

Dan ajakan-ajakan lain yang bermakna dakwah, mengajak orang lain untuk melakukan kebaikan dan menghindari keburukan setelah menyembah kepada Allah Ta’ala.

Namun respons yang kita terima seringkali bermuatan negatif bahkan penentangan. Tak jarang, orang-orang yang diajak itu justru menyampaikan saran agar kita tak repot-repot mengajak mereka.

“Sudahlah. Tak usah repot-repot. Urus saja dirimu sendiri. Gak usah sok suci. Tidak perlu sok baik.”

Kalimat-kalimat jawaban tersebut sering pula ditambah;

“Memang kamu sudah baik?”

“Memang kamu sudah pasti masuk surga?”

Hendaknya kalimat-kalimat tersebut tidak melemahkan semangat kita dalam berdakwah. Jangan sampai kalimat-kalimat itu terlontar dari lisan kita ketika ada orang yang menyampaikan ajakan kepada diri untuk berbuat lebih baik di jalan iman dan taqwa.
Top