Kisah Naufal Raziq, Enstein-nya Indonesia, Bocah SMP Aceh yang Temukan Energi dari Pohon Kedondong

Komentar

Naufal Rizki, bocah SMP 15 tahun, penemu energi via bombastis.com

Miris memang kita akui meskipun sudah lebih 70 tahun Indonesia merdeka, masih ada saja daerah terpencil yang belum bisa merasakan listrik. Dimana dikota-kota besar ribuan perusahaan besar dan pabrik sudah beroperasi menggunakan berjuta-juta watt listrik, di daerah pelosok di Indonesia sekedar menerangi digelapnya malam saja belum bisa.

Melihat realitas tersebut, beberapa generasi bangsa mencari solusi untuk mencari sumber energi listrik alternatif. Salah satu dari pemuda berbakat itu adalah Naufal Rizki, bocah ajaib ini berhasil bikin sumringah orang-orang di sekitarnya karena berhasil menemukan sumber energi listrik yang sama sekali tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Ya, ia mendapati fakta kalau pohon kedondong ternyata ternyata memiliki aliran listrik yang bisa dimanfaatkan. Mungkin banyak dari anda yang sudah tahu, siapa anak ini!

Tapi misal belum, dikutip dari bombastis.com, ini kisah Naufal yang temukan listrik dan bermanfaat bagi banyak masyarakat didarahnya.

Berawal dari pelajaran IPA

Siapa yang menyangka penemuan tersebut terjadi karena rasa keingintahuan bocah kelas 3 MTSN itu terhadap ilmu pengetahuan alam. Awalnya, saat mendengar pelajaran dari guru mengenai asam yang terkandung dalam buah-buahan, bocah ini tertarik dan ingin membuktikan apakah buah juga dapat menghasilkan listrik. Pasalnya, dari benda yang mengandung asam, listrik dapat tercipta.


Naufal 

Sejak saat itulah Naufal melakukan percobaan terus menerus hingga akhirnya berhasil seperti sekarang. Kadang dia dibantu oleh orang tua, guru dan teman-temannya untuk melakukan eksperimen tersebut. Akhirnya percobaan yang dilakukan Naufal selama ini tidak sia-sia, dan terbuktilah bahwa buah kedondong ternyata juga bisa menghasilkan listrik.

Baca Juga: Pria ini Baru Tahu Teman yang Benar-Benar Baik, Setelah ia Pura-Pura Bangkrut. Kisahnya Sedih!

Kegagalan berkali- kali dan biaya yang tidak sedikit

Menurut kamu berapa kali Naufal gagal dalam percobaanya? Delapan, sepulu atau lima belas? Ternyata Naufal harus mengalami kegagalan dalam eksperimenya hingga 60 kali. Sudah berbagai jenis pohon dia jadikan eksperimen, mulai mangga, jambu  dan buah lainnya hingga akhirnya dia berhasil pada Kedondong. Menurut penemuannya, satu pohon kedondong dapat menghidupkan dua lampu pijar selama seharian.

Siapa sangka untuk mendapatkan penemuan itu dia juga harus merogoh kocek yang tidak sedikit.


sering gagal dan makan banyak biaya

Hingga penemuan listrik dengan pohon kedondong itu berhasil kurang lebih sekitar 15 juta rupiah telah dia keluarkan. Namun pengorbanan dan kegigihan yang dilakukan Naufal tidak sia-sia. Kini dia bisa membantu banyak warga dan sudah banyak mendapatkan banyak penghargaan.

Berkat temuannya, desa bercahaya

Sebelum ditemukan listrik dengan pohon kedondong ini, keadaan desa yang didiami Naufal itu selalu gelap gulita. Namun setelah penemuan itu berhasil, kini banyak warga yang dapat merasakan listrik gratis. Kurang lebih ada 40 desa yang menggunakan pembangkit listrik tenaga nabati untuk kehidupan sehari-harinya. Untuk satu rumahnya, dibutuhkan kurang lebih 10 pohon kedondong untuk dijadikan sebagai sumber dayanya.


Menyinari kampung

Warga lebih memilih beralih pada penemuan Naufal karena dianggap lebih mudah dan murah. Cukup hanya disiram dengan air dan diberi pupuk, maka listrik akan terus menyala. Yang perlu diperhatikan adalah masalah getahnya saja, jangan sampai kering soalnya itulah sumber asam yang dapat menghasilkan energi listrik.

Banyak penghargaan dan diundang Pertamina Science Fair

Mendengar penemuan menghebohkan oleh Naufal ini, bahkan Walikota setempat sampai datang sendiri melihat pembangkit listrik tenaga nabati itu. Sudah banyak yang mengapresiasi hasil penemuan bocah ini, salah satunya adalah pertamina. Akhirnya, Naufal diundang dalam pekan Pertamina Science Fun Fair untuk menunjukkan penemuannya pada orang-orang.


Listrik dari Kedondong

Hasilnya, Naufal dibantu oleh pertamina dalam mengembangkan listrik dengan pohon kedondong itu agar lebih sempurna. Selain itu, penemuan milik Naufal itu kina telah diaplikasikan pada beberapa daerah dan sekolah yang ada di Aceh.

Bangga sekali Indonesia memiliki generasi muda berbakat seperti Naufal ini, dengan usia yang masih 15 tahun dia bisa membuat penemuan hebat. Bakat seperti Naufal ini jangan sampai disia-siakan seperti anak berbakat yang akhirnya harus pindah keluar negeri karena ulah pemerintahnya sendiri.
Top