Jalan Bareng Udah Senang? Satu-satunya Bukti Cinta Itu Pernikahan Bukan Pacaran


Cinta itu bukan mengajaknya berpacaran, apalagi hanya dengan memberi dia coklat dan mengajak kesana kemari tanpa kejelasan. Tapi cinta itu harus dibuktikan, dibuktikan dengan apa?

Setiap manusia di berikan rasa cinta,namun banyak sekali ekspresi cinta yang dapat kita lakukan,namun pembuktian cinta yang sebenarnya adalah dengan Jalan menikah. Menikahi adalah satu-satunya jalan untuk mengekspresikan cintamu pada pasanganmu. Menikah sekaligus menjadi pembuktian bahwa kamu memang benar-benar mencintai dia.

Also read : Umur Sudah Matang Masih Belum Menikah Juga, Yakin Dirimu Tak Dicintai Oleh Jin? Hati-hati Lho

Kalau cinta memang seharusnya dibuktikan dengan menikahi, bukan dengan berlama-lama pacaran tanpa kejelasan atau memberinya coklat serta mengajaknya kesana kemari merasakan bahagia yang sesaat. Oleh karena itulah, tidak heran jika yang datang melamar akan selalu menang dari pada yang setiap hari tapi hanya ngajak jalan.

Karena yang datang untuk melamar itu sudah jelas mengatakan kalau dirinya siap bertanggung jawab lahir dan batin, tidak heran jika yang datang melamar akan dipilih dan rela melepaskan yang setiap hari datang cuma untuk ngajak jalan-jalan ke sana kemari.

Satu hal lagi yang pasti, yakni karena pernikahan adalah tempat bermuaranya cinta sepasang manusia. Jadi kalau hanya berdiam diri pada titik tersebut, misalnya pacaran tanpa adanya kejelasan? Mau dibawa kemana hubungan tersebut?

Bukankah tujuan utama dari membina sebuah hubungan itu adalah pernikahan? Sudah tentu menikah adalah sebuah keharusan untuk menunjukkan kalau seseorang itu benar-benar mencintai. Mencintai seseorang hingga berlebihan setelah menikah itu tidaklah masalah, karena yang kamu cintai adalah milikmu. Berbeda dengan mencintai dia yang hanya setatusnya sebagai pacarmu saja, karena pacarmu sekarang ini masih sangat mungkin untuk dimiliki orang lain.

Oleh karena itulah, pernikahan mampu menjelma menjadi sebuah perjanjian suci dimana Tuhan dan keluargamu menjadi saksi sebagai pemersatu hubunganmu. Sehingga, apa yang diucapkannya saat melakukan janji suci, adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan dan akan menjadi dosa besar jika diingkari. Bukan hanya berdosa pada wanita yang kamu nikahi saja, tapi juga pada Tuhanmu dan juga keluargamu sendiri.


Also read : Sudah Hafal Lebaran Ditanya "Kapan Nikah?", Ini Lho Jawaban Biasa Tapi Semua Pasti Bilang "Iya-ya"

Menikah juga merupakan satu-satunya jalan untuk mengekspresikan cinta kepaada lawan jenis secara halal. Menikah itu menjaga kesucian cinta itu sendiri, karena dengan mengajaknya menikah kamu sudah secara langsung memuliakan pasanganmu. Hanya dalam pernikahanlah kamu akan memuliakan pasangamu, apa yang kamu lakukan pada pasanganmu selama itu baik maka akan dianggap sebagai ibadah.

Ingat selalu bahwa di dalam pernikahan baik dirimu atau pun dia sama-sama dituntut untuk bergaul dengan baik. Jadi, saling memberikan hak satu sama lain, melayani, memberikan cinta, setia, perhatian dan masih banyak hal-hal baik lainnya yang harus dilakukan ketika menjadi pasangan suami istri. Begitulah seharusnya cinta, kamu punya hak penuh pada pasangamu dan meminta apapun pada pasanganmu selagi pasangamu mampu memberikannya.

Bagaimana menurutmu?
Top